Agustus

TRAINING PENJUALAN UNTUK PEMEGANG KARTU PRA KERJA DAN UMUM

“MENYUSUN DAN MENGEMBANGKAN TIM PENJUALAN BAGI MANAJER PENJUALAN”

Perkembangan dunia usaha dan teknologi mengharuskan para pelaku usaha mengembangkan dan mengasah tenaga penjualan (sales force) untuk lebih efektif dan inovatif. Sebagai seorang Manajer Penjualan, Anda perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam membangun tim penjualan (sales force) yang efektif. Hal ini berguna untuk meningkatkan produktivitas perusahaan atau organisasi Anda.

Tujuan pembelajaran dari program ini adalah:

1. Peserta dapat memahami pengertian, cara dan teknik dari sales force efektif; penyusunan dan pengembangan sales force; implementasi sales force; pengendalian sales force; serta evaluasi kinerja sales force

2. Peserta dapat mengolah cara penyusunan dan pengembangan sales force; teknik implementasi sales force; cara pengendalian sales force; sistem evaluasi kinerja sales force

3. Peserta dapat menangani tim penjualan dengan proaktif, observatif, tekun, penuh pertimbangan dan berani mengambil resiko atas sebuah keputusan

Aktivitas apa saja yang akan Anda kerjakan dalam program ini?

1. Asesmen Awal (3 Aktivitas – 00:43:00)

2. Fenomena dalam Penjualan (5 Aktivitas – 01:07:00)

3. Sales Force Efektif (6 Aktivitas – 01:22:00)

4. Penyusunan Sales Force (10 Aktivitas – 02:39:00)

5. Teknik Implementasi Sales Force (4 Aktivitas – 00:56:00)

6. Pengendalian Sales Force (4 Aktivitas – 01:00:00)

7. Evaluasi Kinerja Sales Force (9 Aktivitas – 02:53:00)

8. Asesmen Akhir (3 Aktivitas – 01:40:00)

#BONUS KONSULTASI “TIPS MENDAPAT PEKERJAAN DI BIDANG PENJUALAN”

#Setiap JUMAT, 19.00 WIB – SELESAI

Bagaimana? Banyak ilmu yang bisa Anda dapat melalui program ini bukan?

Selain itu, juga sudah banyak peserta yang merasakan manfaatnya.

#Per tanggal 28 Agustus 2021, peserta sudah 350 orang dan terus bertambah.

Yuk! Jangan mau ketinggalan dengan yang lain. Gunakan KARTU PRAKERJA ANDA….

Silahkan segara daftar sekarang juga.

KLIK DI DINI

TRAINING SERVICE EXCELLENCE , 10 AGUSTUS 2019

Pelayanan yang prima (Service excellence) merupakan pilar utama dalam membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan para customer. Para customer yang puas dengan pelayanan yang diberikan oleh tim penjualan dan layanan perusahaan akan selalu datang dan melakukan pembelian ulang di masa mendatang.
Terlebih sekarang ini di dunia yang semakin “flat”, dimana akses informasi tentang barang dan jasa menjadi semakin mudah untuk diakses dari seluruh dunia, sehingga persaingan dengan perusahaan lainnya tidak hanya berasal dari aspek kualitas dan harga saja namun juga bagaimana layanan yang diberikan selalu mengutamakan pelanggan yang selalu ingin dianggap sebagai raja oleh penyedia barang dan jasa. Sehingga hal ini harus menjadi fokus utama dari perusahaan untuk selalu memberikan pelayanan yang prima kepada semua pelanggannya tanpa terkecuali.
Pelayanan prima bukan hanya menjadi syarat utama untuk memenangi persaingan di pasar, namun juga dapat dibangun untuk menjadi budaya yang baik dan berkelanjutan bagi perusahaan sehingga dapat menjadi fokus prioritas dalam pekerjaan yang dilakukan oleh para karyawan. Selain itu dengan terciptanya budaya service excellence akan menciptakan perusahaan menjadi tempat kerja yang nyaman sehingga dapat mempertahankan para anggotanya dalam jangka waktu yang lama.
Ikuti training service excellence diatas untuk memaksimalkan bagian front office untuk menyongsong perubahan yang semakin cepat di era digital ini.
Segera daftarkan ke 081-252982900/ 081-333099915. Atau klik isi form ini.

TRAINING AR (PIUTANG PENJUALAN) MANAGEMENT, 24 AGUSTUS 2019

Memberikan kredit pada customer seringkali menimbulkan dampak yang tidak diinginkan jika sales force tidak bisa mengelola piutang dagang customer tersebut dengan baik. Seringkali terjadi, karena tidak rutinnya sales force/collector untuk menagih, membuat customer kurang persiapan jika ditagih diluar jadwal. Selain itu kekurangtelitian verificator dalam men-survey customer juga merupakan peluang terjadinya kredit macet pada konsumen. Begitu pula kurangnya fokus dalam pengelolaan piutang dagang customer ini, juga bisa memicu kantor cabang/Distributor merugi yang disebabkan kurang dilakukan audit piutang dagang di lapangan, skedule kerja collector yang kurang memadai dan kurangnya kontrol pihak atasan secara kesinambungan. Problem piutang dagang bad debt akan menjadi bom waktu jika tidak segera dikelola dengan baik, khususnya dalam pemantauannya.
Pada pelatihan ini para peserta akan diberikan banyak pengetahuan bagaimana mengelola piutang dengan baik dan benar, melakukan berbagai pencegahan terhadap piutang bad debt, melakukan tindakan apabila terdapat piutang bermasalah, mengatur proporsi yang harus ditanggung jika terjadi piutang bad debt, serta hal lainnya dalam pengelolaan piutang yang akan menjadi bekal Manager Distributor/pimpinan cabang/ Sales upervisor Distributor/ salesman Distributor maupun collector itu sendiri agar terhindar dari kerugian akibat customer tidak membayar.
MATERI PELATIHAN
1. Peran piutang penjualan bagi perusahaan dan bagaimana memperlakukannya ( Kenapa AR (Piutang Customer) harus dikelola, Financial cyrcle, Alur sales dan alur kredit, status piutang penjualan, bagaimana memperlakukan piutang penjualan over due dan bad debt, mencatat transaksi penjualan, kesalahan pencatatan dan dampaknya)
2. Strategi mengelola Piutang penjualan (Survey dan check list sebelum memberikan kredit, Track record, matrix prilaku debitur, gunakan route plan tagihan, lakukan negosiasi, melihat isyarat kebohongan customer, gunakan managemen persediaan, gunakan strategi pola kerja, Strategi mengelola piutang penjualan melalui audit lapangan, langkah-langkah audit lapangan, problem yang terjadi setelah audit lapangan, kendala audit lapangan, manfaat audit lapangan)
3. Strategi mengelola piutang bermasalah dan mencegah piutang bad debt (Mengelola piutang penjualan bermasalah, penyebab piutang bermasalah, dampak piutang penjualan bermasalah, gejala awal piutang penjualan bermasalah, reaksi penerima kredit dan reaksi pemberi kredit, Langkah-langkah selamatkan piutang bermasalah, mencegah piutang bad debt)
4. Performance sales force, aturan main dan tanggung jawab Sales force (Performance sales force Vs piutang penjualan, Tujuan memasukan AR (Piutang Customer) dalam performance, Grafik AR (Piutang Customer) untuk memantau kinerja pengelolaan piutang, rapatkan pengelolaan piutang penjualan, aturan main dan tanggung jawab sales force, Prosedur pelaporan piutang penjualan hilang, Shock terapi dalam pengelolaan piutang penjualan)
TUJUAN PELATIHAN
1. Memberikan pengetahuan cukup baik pada Manager Distributor/pimpinan cabang/ Sales supervisor Distributor/ salesman Distributor dalam mengelola piutang dagang ke customer.
2. Memberikan pengetahuan cukup baik pada Manager Distributor/pimpinan cabang/ Sales supervisor Distributor/ salesman Distributor dan collector arti pentingnya pengelolaan piutang penjualan terhadap keberlangsungan usaha di kantor cabang/Distributor/Dealer.
3. Memberikan pemahaman mengenai managemen piutang dagang secara keseluruhan untuk Manager Distributor/pimpinan cabang/ Sales supervisor Distributor/ salesman Distributor dan collector agar kantor cabang/Distributor/dealer terus meningkat secara penjualan meskipun penjualan tetap dilakukan secara kredit.
Metode pelatihan : Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan/workshop & contoh
Fasilitas : File Foto training, Sertificate, dan Hand out.
urasi : 6 Jam
Peserta : Manager Distributor/pimpinan cabang/ Sales upervisor Distributor/ salesman Distributor/Collector.
Venue : Training Room Groedu, Cito Mall Surabaya/Tentatif.
Investasi : Awal Rp 2.500.000,-  jadi  Rp 1.250.000,-/Peserta Earlybird : Rp 750.000,-
Anda berminat silahkan kontak 081-252982900. Atau isi form di sini.

DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT (CARA MEMBANGUN TIM PENJUALAN HANDAL LEWAT TEKNIK SALES & DISTRIBUSI) 30 -31 AGUSTUS 2019

Pada saat ini meskipun perusahaan memiliki pemasaran secara on line, tetapi masih dibutuhkan pemasaran secara off line. Bagaimana memasarkan secara off line? Ternyata membutuhkan berbagai persiapan, mulai dari merekrut Tim penjualan, memetakan wilayah penjualan, mengelola logistik, dan bagaimana mengelola piutang dagang jika perusahaan menjual dengan cara kredit.
Untuk membangun Tim penjualan ternyata tidak mudah karena kendala pencarian SDM yang semakin sulit. Oleh sebab itu perusahaan yang sedang membutuhkan para pemasar off line perlu mencari bibit-bibit yang dapat membantu menjual secara off line. Sedangkan agar penjualan ke channel distribusi bisa dikelola dengan baik, dibutuhkan wilayah penjualan yang mesti dipetakan. Serta jika sudah melakukan penjualan, tentunya membutuhkan cara dan strategi bagaimana mengelola piutang penjualan agar dibayar oleh pelanggan sehingga tidk menjadi piutang bad debt. Serta bagaimana kita bisa menilai para tenaga pemasaran kita tersebut berprestasi dengan baik.
Pada pelatihan Distributorship management kita akan banyak belajar mengenai bagaimana kita mendistribusikan produk ke channel (Toko konvensional, Toko Modern dan Horeka) dengan melakukan perencanaan yang matang mengenai Tim penjualan, pengelolaan wilayah penjualan dan pengelolaan piutang penjualan serta pengelolaan delivery service melalui logistik yang ada di perusahaan. Ikuti pelatihan tersebut diatas yang sangat menarik bagi para manager penjualan, pemilik bisnis start up, pemilik pabrik penghasil produk baru, serta kaum praktisi yang ingin memperdalam Distributorship Management.
Poin-pon yang akan dipelajari pada Distributorship management antara lain :
1. Bagaimana merekrut Tim penjualan yang handal, menggerakan, mengontrol dan menilainya sehingga Tim penjualan sukses dalam meraih Target.
2. Bagaimana memetakan wilayah penjualan dengan sales Territory management dan mengajari sales force agar dapat mengerjakan wilayah penjualan sehingga target penjualan tercapai.
3. Bagaimana sales force dapat mengelola piutang penjualan dengan baik sehingga perusahaan tidak mengalami kerugian tetapi target penjualan tetap tercapai.
4. Bagaimana membuat sistem manajemen distribusi yang baik sehingga perusahaan distribusi company yang dibangun pada akhirnya menjadi perusahaan yang langgeng meski persaingan ketat dan berada dalam era digital.
5. Bagaimana kiat-kiat bekerja sama dengan principal agar tetap bertahan dengan principal dan meraih sukses penjualan dan profit, apabila produk bukan diproduksi sendiri melainkan dari banyak supplier (Principal)
Target peserta : Manager Penjualan, Supervisor penjualan, Pemilik bisnis Start Up, pemilik pabrik dengan hasil produk baru, dan praktisi/akademisi yang tertarik dengan distributorship Management.
Pelatihan 2 hari : 30 -31 Agustus.
Venue : Training Room Groedu Cito Mall surabaya./ Tentantif.
Investasi : Rp 2.500.000,- Early Bird : Rp 2.250.000,-
Anda berminat silahkan kontak 081-252982900. Atau isi form di sini.