Category Archives: Artikel

17May/24

Apa itu Peningkatan Mutu Berkelanjutan (PMB)?

Peningkatan Mutu Berkelanjutan (PMB) adalah cara untuk meningkatkan bisnis dari waktu ke waktu. PMB didasarkan pada prinsip-prinsip yang mendorong kemajuan yang terus-menerus dan bertahap.

Konsep ini semakin populer sejak 1990-an, dengan produsen mobil Toyota sebagai salah satu perusahaan yang menerapkan PMB pada proses kerjanya. PMB juga banyak digunakan di bidang layanan kesehatan seperti rumah sakit, untuk mengurangi waktu tunggu dan biaya.

Semua bisnis bisa mendapatkan keuntungan dari program peningkatan mutu. Jika Anda pemilik bisnis kecil, mungkin Anda sudah menerapkan beberapa teorinya. Tim yang kecil dan fleksibel akan sangat diuntungkan dengan PMB.

Mengapa Bisnis Kecil Perlu Menerapkan PMB?

PMB dapat membantu bisnis Anda mengatasi masalah sebelum menjadi besar, sehingga menghemat biaya konsultan dan penasihat mahal. PMB juga dapat membantu Anda membangun produk atau layanan yang lebih baik dengan menangani kekurangan secara berkala dan mempertimbangkan ide atau peluang baru. Secara umum, PMB dapat membantu Anda:

  • Mengembangkan kerangka kerja untuk menerapkan perubahan: PMB memberi Anda, manajer, dan karyawan struktur untuk mengatasi masalah dan membuat perubahan. Ini membuat peningkatan menjadi bagian rutin dari alur kerja Anda sehingga orang tahu persis apa yang harus dilakukan dan kapan melakukannya.
  • Mendorong budaya perbaikan: Ketika PMB menjadi bagian dari budaya perusahaan, manajer dan karyawan di semua tingkatan tahu bahwa mereka dapat berkontribusi untuk membuat bisnis Anda lebih baik dan didorong untuk melakukannya. Jika ada sesuatu yang tidak berjalan dengan baik, mereka akan bekerja untuk memperbaikinya.
  • Membangun perspektif jangka panjang: Dengan PMB, Anda tahu tujuan jangka panjang dan secara teratur menilai cara untuk mencapainya dalam jangka pendek. Dengan mengingat visi perusahaan, para pemimpin dan karyawan Anda akan lebih mudah berada di jalur yang benar.

Prinsip Inti dari Peningkatan Mutu Berkelanjutan

Ada berbagai metode untuk menerapkan PMB di tempat kerja, dengan nama-nama unik seperti Lean, Six Sigma, dan Deming Cycle. Meskipun memiliki nama dan langkah yang berbeda, mereka semua bergantung pada serangkaian prinsip inti. Bahkan, Anda mungkin sudah menerapkan beberapa prinsip ini pada bisnis Anda. Prinsip-prinsip tersebut meliputi:

  • Perspektif sistem: Anda melihat semua bagian bisnis Anda sebagai kesatuan untuk mencapai misi Anda.
  • Kepemimpinan visioner: Anda memiliki visi untuk organisasi dan menetapkan harapan yang tinggi untuk staf Anda. Anda menerima masukan dari semua tingkatan.
  • Fokus pada pelanggan: Anda mempertimbangkan semua aspek pengalaman pelanggan dan bagaimana hal itu pada akhirnya berkontribusi pada kesuksesan bisnis Anda.
  • Menghargai orang: Anda menghargai anggota tim Anda dan bersama-sama Anda mengenali dan merayakan pencapaian.
  • Menggunakan analitik: Anda menilai kinerja dengan metrik dan tolok ukur, yang Anda gunakan untuk mendorong keputusan Anda.
  • Operasi yang fleksibel: Operasi Anda gesit dan mudah beradaptasi terhadap perubahan. Anda dapat mengantisipasi, bersiap untuk, dan pulih dari gangguan.
  • Inovatif: Anda berpikir dalam jangka pendek dan jangka panjang. Anda membuat perubahan yang berarti pada operasi dan model bisnis Anda.
  • Etika dan transparansi: Anda menekankan pentingnya menggunakan, menghasilkan, dan berbagi data yang akurat serta menjaga komunikasi terbuka.

Penutup

Peningkatan Mutu Berkelanjutan (PMB) adalah alat yang ampuh yang dapat membantu bisnis kecil meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Dengan menerapkan prinsip-prinsip PMB dan mengikuti panduan yang dijelaskan dalam artikel ini, Anda dapat menciptakan budaya perbaikan yang berkelanjutan di perusahaan Anda.

Ingatlah bahwa PMB adalah proses yang sedang berlangsung. Anda perlu secara konsisten memantau kemajuan Anda, membuat penyesuaian sesuai kebutuhan, dan melibatkan semua karyawan Anda dalam proses tersebut. Dengan kerja keras dan dedikasi, Anda dapat menggunakan PMB untuk mencapai tujuan bisnis Anda dan menciptakan bisnis kecil yang sukses dan tangguh.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Kami membuka layanan konsultasi mengenai manajemen bisnis, silakan konsultasikan kebutuhan bisnis Anda kepada kami dengan cara menghubungi kami langsung dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

16May/24

Membangun Kepercayaan Sebagai Pemimpin Baru di Tempat Kerja

Menjadi pemimpin baru di tempat kerja bisa menyenangkan sekaligus menantang. Anda mungkin bersemangat untuk memimpin tim, tapi bagaimana Anda mengelolanya akan sangat memengaruhi karier Anda. Kepercayaan adalah hal yang penting untuk membangun tim yang solid. Artikel ini memberikan 6 langkah untuk membangun kepercayaan dengan tim Anda:

1. Kesan Pertama Menentukan

Pertama kali bertemu tim, buatlah kesan yang positif. Hindari membual tentang pencapaian Anda, tapi tunjukkan bahwa Anda bisa didekati dan dihormati.

2. Tujuan Bersama

Temukan tujuan bersama dengan tim Anda, misalnya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Tunjukkan komitmen Anda untuk membantu mereka mencapai tujuan tersebut. Ini membuat Anda terlihat sebagai pemimpin yang mau bekerja sama dan mau mendengarkan masukan.

3. Hormati Keadaan yang Ada

Jangan langsung membuat perubahan besar saat Anda menjadi pemimpin baru. Serah terima tim harus berjalan lancar tanpa perubahan mendadak yang bisa membuat tim bingung dan tidak percaya diri.

4. Perhatikan dan Konsisten

Luangkan waktu untuk bicara dengan anggota tim Anda secara individu. Dengarkan baik-baik masukan mereka. Gunakan kata-kata dan tindakan yang konsisten agar tim percaya Anda sebagai pemimpin yang berintegritas.

5. Jaring Pengaman dan Kemenangan Kecil

Sebagai pemimpin baru, wajar jika tim Anda merasa waspada. Tunjukkan bahwa Anda ada untuk mendukung mereka. Raihlah beberapa pencapaian kecil yang bisa diraih bersama untuk menjaga semangat tim. Ini akan membuat mereka percaya Anda ada di pihak mereka.

6. Bekerja Keras dan Jangan Bicara Buruk

Jangan menjelek-jelekkan pemimpin sebelumnya atau rekan kerja Anda di depan tim. Ini bisa membuat Anda dinilai negatif. Tunjukkan dengan sikap Anda bahwa Anda pemain tim yang mau berbagi tugas. Bekerja keras untuk menunjukkan dedikasi Anda pada kesuksesan tim.

Membangun kepercayaan dengan tim membutuhkan waktu dan usaha. Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat membangun tim yang solid dan mencapai tujuan bersama. Ingatlah untuk selalu terbuka, jujur, dan konsisten dalam tindakan Anda. Dengan menjadi pemimpin yang dapat dipercaya, Anda dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif dan produktif.
Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Kami membuka layanan konsultasi mengenai manajemen bisnis, silakan konsultasikan kebutuhan bisnis Anda kepada kami dengan cara menghubungi kami langsung dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu.