Cara Meningkatkan Penjualan Toko Fisik di Era Online

Di dunia di mana pelanggan sering kali diarahkan ke online untuk mencari pilihan termurah, pemilik bisnis offline mungkin merasa sulit untuk bersaing.

Memang menjalankan bisnis offline penuh tantangan, tetapi ada juga beberapa keuntungan fantastis yang mungkin tidak dimiliki bisnis online. Jika Anda memiliki toko fisik, Anda dapat menawarkan kepuasan instan kepada pelanggan karena mereka bisa langsung membawa pulang produk, alih-alih menunggu berhari-hari atau berminggu-minggu untuk pengiriman dan khawatir apakah pakaian atau hadiah tersebut akan tiba tepat waktu.

Berikut adalah beberapa tips singkat untuk membantu Anda bersaing dengan kompetitor online:

1. Ciptakan Kesan Pertama yang Menarik

Etalase toko Anda bisa menjadi kesan pertama pelanggan terhadap brand Anda – dan Anda tahu pepatah lama tentang “tidak ada kesempatan kedua untuk membuat kesan pertama!” Gunakan warna-warna berani dan elemen tak terduga seperti dekorasi, tekstur, dan lapisan untuk menarik perhatian dan membuat orang masuk ke toko Anda. Usahakan tetap simpel – mungkin lebih baik mencoba elemen yang berbeda setiap minggu atau bulan daripada mencoba semuanya sekaligus dan terlihat berantakan.

2. Kenali Pelanggan Anda

Semua orang membicarakan pentingnya data dalam transaksi online. Dengan ruang fisik untuk berinteraksi dengan pelanggan, Anda memiliki keuntungan untuk benar-benar mengenal mereka. Seiring waktu, Anda mungkin belajar nama dan wajah mereka, serta mengetahui apa yang mereka suka dan tidak suka. Anda dapat memberi tahu pelanggan tetap Anda tentang stok baru atau perubahan pada toko sejak kunjungan terakhir mereka. Dan beri tahu semua pelanggan Anda tentang layanan dukungan Anda seperti pengembalian dana, konsultasi, penukaran, dan garansi.

3. Adakan Acara atau Demo

Tidak seperti toko yang hanya beroperasi online, Anda dapat mengundang pelanggan ke acara in-store seperti peluncuran produk khusus, preview, talkshow, atau demonstrasi. Jika Anda menjual produk seperti komputer, kamera, atau drone, Anda bisa mempertimbangkan untuk menawarkan workshop gratis atau berbiaya rendah kepada pelanggan untuk mempelajari cara memanfaatkan pembelian baru mereka. Anda bisa menyediakan refreshments (jamuan ringan) dan menjadikannya acara yang meriah, memberikan pengalaman menyenangkan kepada pelanggan dan lebih banyak alasan untuk membeli dari Anda.

4. Manfaatkan Interaksi Online

Toko online selalu berhubungan dengan pelanggan setelah pembelian – dan Anda juga bisa melakukannya. Tanyakan apakah pelanggan Anda ingin mendaftar ke database Anda, sehingga Anda dapat memberi tahu mereka tentang acara atau promosi mendatang. Penting juga untuk menjalin komunikasi dengan pelanggan melalui media sosial. Misalnya, Anda bisa mengadakan kompetisi dan meminta pelanggan untuk berbagi di mana mereka mengenakan atau menggunakan produk yang dibeli. Dorong mereka untuk menandai bisnis Anda di foto mereka menggunakan produk Anda, dan untuk memberikan ulasan di Google Bisnisku.

5. Jalin Hubungan dengan Tetangga

Bekerja samalah dengan toko di sekitar Anda untuk mencari peluang cross-sell dan saling mendukung. Misalnya, jika Anda menjual pakaian, Anda dapat bermitra dengan salon rambut di dekatnya, menawarkan diskon atau promosi khusus untuk pembelian tertentu. Jika Anda berada di kawasan perbelanjaan, hubungi pemerintah daerah setempat untuk melihat apakah Anda bisa bermitra dalam program aktivasi area atau promosi lokal untuk menarik lebih banyak pelanggan lokal.

Sukses dengan bisnis offline di era online jelas mungkin. Ini hanya membutuhkan sedikit perencanaan yang matang dan sedikit kreativitas. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Oh ya, kami menyediakan layanan konsultasi mengenai bisnis, silakan konsultasikan kebutuhan bisnis Anda kepada kami dengan cara menghubungi kami langsung dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *