All posts by admin

01Feb/18

BEBERAPA MANFAAT DAN TUJUAN DARI PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BAGI PERUSAHAAN

System Informasi Akuntansi (SIA) memiliki peran yang sangat penting bagi bisnis. Yang mana SIA merupakan sistem informasi yang berbasis komputerisasi untuk mengolah data-data keuangan yang berhubungan langsung dengan data transaksi dalam suatu siklus akuntansi dan menyajikannya dalam bentuk laporan keuangan terhadap pihak manajemen perusahaan. Yang mana sistem itu sendiri merupakan seperangkat elemen yang saling terhubung satu dengan yang lain yang memiliki saling keterkaitan, integrasi dan tujuan yang memiliki beberapa sub sistem di dalamnya.

Sistem-Informasi-Akuntansi_cetakDengan definisi tersebut maka sangat tidak mengherankan apabila perusahaan yang menjalankan sebuah bisnis pastinya tetap membutuhkan adanya sistem informasi akuntansi sebagai penunjang dari kinerja bisnisnya. Selain itu, tujuan dan manfaat dari sistem informasi akuntansi bagi perusahaan sendiri juga sangat besar.

Pada dasarnya tujuan dari sistem informasi akuntansi adalah untuk mengumpulkan, memproses dan melaporkan berbagai informasi yang berhubungan dengan transaksi keuangan dari berbagai kegiatan bisnis perusahaan.

Berikut adalah beberapa tujuan utama dari penggunaan sistem informasi akuntansi:

1. Mengumpulkan dan memproses lalu menyimpan data tentang berbagai aktivitas dan transaksi.
2. Data yang telah selesai diproses akan digunakan dalam proses pengambilan keputusan terkait dengan perencanaan dan pengendalian bisnis.
3. Melakukan kontrol secara tepat terhadap asset milik perusahaan.
4. Efisiensi biaya dan waktu terhadap kinerja keuangan.
5. Penyajian data keuangan yang sudah tersistematis dan lebih akurat dalam periode akuntansi yang tepat.

Dari beberapa tujuan di atas maka dapat disimpulkan bahwa sistem informasi akuntansi sebenarnya sangat membantu perusahaan dalam mengelola proses transaksi keuangannya dengan lebih baik dan cepat. Selain menghemat waktu dan biaya, sistem informasi inipun juga memberikan dampak yang lebih positif terhadap kinerja dari bisnis untuk selanjutnya dengan sebuah pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat.

Sistem informasi akuntansi memiliki tiga macam sub sistem yang masing-masingnya juga memiliki perannya masing-masing, seperti sistem pemrosesan transaksi, sistem buku besar maupun terhadap pelaporan keuangan, dan sistem penutupan dan pembalikkan. Yang mana sub sistem tersebut juga dapat memproses berbagai jenis transakis keuangan dan transaksi non keuangan yang secara langsung akan memberikan pengaruh yang begitu besar kepada pemrosesan transaksi keuangan. Selanjutnya selain memiliki beberapa tujuan, sistem informasi akuntansi ini juga memiliki beberapa manfaat bagi sebuah perusahaan. Apa saja manfaatnya?

1. Menyajikan berbagai informasi yang lebih akurat dan tepat waktu, sehingga perusahaan dapat melakukan berbagai aktivitas utama pada value chain secara lebih efektif dan efisien.
2. Meningkatkan kualitas dan untuk mengurangi biaya produksi produk maupun terhadap jasa yang dihasilkan.
3. Meningkatkan tingkat efisiensi dari kinerja bisnis, baik itu pada bagian keuangan dan bagian-bagian lainnya.
4. Meningkatkan kecepatan dalam pengambilan keputusan.
5. Meningkatkan sharing knowledge.

Dari beberapa manfaat di atas maka sistem informasi akuntansi memang berperan sangat penting bagi perusahaan. Dengan adanya sistem informasi akuntansi yang lebih baik, maka perusahaan dapat melakukan berbagai proses operasional maupun informasi dengan  lebih efektif dan efisien karena adanya pengendalian yang akan mampu mengendalikan berbagai proses-proses tersebut, sehingga dapat menghasilkan tujuan yang lebih sesuai dengan yang diinginkan oleh perusahaan.

Selain itu, informasi akuntansi yang telah dihasilkan dari sistem tersebut juga dapat dipertanggungjawabkan untuk nantinya digunakan dalam pengambilan keputusan tentang keuangan perusahaan dan digunakan oleh pihak-pihak eksternal perusahaan untuk berhubungan dengan bebagai kegiatan bisnis. Sehingga ketika perusahaan sudah mampu menjalankan sistem informasi akuntansinya dengan baik, maka manfaat dan tujuan di atas akan mulai dapat dirasakan secara langsung dampak positifnya bagi perusahaan. Sebaliknya jika perusahaan tidak dapat menjalankan sistem informasi akuntansinya dengan baik, maka akan menghambat proses bisnis dan semakin mengakibatkan terjadinya kegiatan bisnis tersebut tidak mampu berjalan dengan lancar.

Selain itu, informasi keuangan yang telah dihasilkan juga tidak begitu akurat, dan tujuan dari kegiatan bisnis perusahaanpun akan sulit untuk bisa tercapai. Untuk itulah, maka sebuah perusahaan yang menjalankan bisnis sangat perlu untuk merancang dan menjalankannya dengan lebih baik terkait dengan sistem informasi akuntansi termasuk juga subsistem didalamnya dengan lebih memperhatikan beberapa komponen utama pada sistem informasi akuntansi tersebut.

Seperti halnya SDM yang mampu memahami proses akuntansi secara umum, prosedur keuangan, formulir data keuangan yang akan digunakan untuk mencatat seluruh aktifitas keuangan, software akuntansi, dan hardware yang didukung dengan jaringan internet yang stabil serta berbagai kelengkapan lainnya.  Sehingga akan mampu membangun proses bisnis perusahaan agar dapat berjalan dengan efektif, efisien, dan membawa dampak yang lebih positif untuk perkembangan perusahaan karena mampu memaksimalkan tujuan dan manfaat dari sistem informasi akuntansinya tersebut.

Demikianlah berbagai penjelasan terkait dengan beberapa manfaat dari sistem informasi akuntansi yang sangat penting untuk diterapkan pada perusahaan dalam mengontrol keuangan dan kinerja dari bisnis untuk kedepannya.

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 0811-3444-910
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com

 

29Jan/18

KETAHUI PERBEDAAN DAN TUGAS-TUGAS ANTARA TELEMARKETING DAN TELESALES

Telemarketing dan telesales merupakan ujung tombak pertama milik perusahaan yang nantinya akan menciptakan penetrasi penjualan yang akan dapat mempertaruhkan nasib perusahaan, apakah mengalami pertumbuhan pendapatan atau malah menghancurkan hidup sebuah perusahaan. Walaupun teknologi komunikasi yang telah banyak berkembang dengan sangat cepat, terlebih lagi dengan hadirnya berbagai media internet dimana komunikasi dapat dilakukan melalui email, chatting, sosial media, akan tetapi lain halnya dengan telemarketing yang masih dianggap sebagai salah satu sarana yang cukup efektif dalam upaya untuk mendongkrak penjualan perusahaan.

4650908Menjalankan operasional dari sebuah usaha tidak bisa terlepas dari yang namanya aktivitas marketing, yang mana kita seringkali mendengar adanya istilah telemarketing dan telesales. Lalu seperti apa perbedaan dari kedua istilah tersebut? Karena kebanyakan dari kita menganggap bahwa telemarketing dan telesales adalah dua hal yang sama, yaitu: sama-sama melakukan kontak pada prospek agar mereka merasa tertarik dan bersedia untuk membeli produk maupun jasa dari Anda.

Perbedaan Mendasar Antara Telesales dengan Telemarketing

Kenyataanya diantara telesales dan telemarketing memiliki dua konsep yang lebih berbeda.:

1. Telemarketing.

Merupakan layanan yang terus mendorong minat dari para pelanggan, membuka peluang, memberikan informasi, mendapatkan masukan dari setiap konsumen, dan membuat appointment. Pada dasarnya tugas utama dari telemarketing ini adalah untuk menemukan prospek, membuat calon konsumen mengetahui produk apa saja yang Anda tawarkan.

Berbagai aktivitas yang dilakukan oleh tim Telemarketing

• Telemarketing membutuhkan waktu dan biaya dalam menemukan calon-calon pelanggan atau untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan minat konsumen pada produk Anda.
• Menyediakan prospek yang benar-benar sesuai dengan target market bagi tim Telesales.
• Menyajikan dan mengenalkan brand, produk, maupun jasa pada potential prospek konsumen atau para buyer.
• Mengumpulkan saran atau feedback dari para pelanggan sebagai bahan masukan yang akan digunakan berbagai perbaikan-perbaikan pada manajemen dan untuk inovasi terbaru pada produk maupun jasa.
• Mampu memenuhi segala kebutuhan pelanggan dan memberikan pelayanan terbaik yang memuaskan mereka.

2. Telesales.

Merupakan segala kegiatan yang dilakukan untuk menjual produk maupun jasa secara langsung terhadap konsumen melalui sarana telepon. Aktivitas yang dilakukan oleh tim Telesales ini adalah untuk mengkonversikan berbagai peluang yang ada dari para calon konsumen untuk jenis usaha Anda.

Berbagai Aktivitas yang Dilakukan Oleh Tim Telesales

1. Mengkonversikan data-data pelanggan agar mereka merasa tertarik untuk bertransaksi dengan perusahaan.
2. Berupaya untuk semakin meningkatkan volume penjualan untuk menyeimbangkan biaya dan pengeluaran usaha.
3. Telesales akan dengan cepat merespon data-data para pelanggan yang diberikan oleh telemarketing untuk segera di follow up.
4. Menekan biaya pemasaran sekecil mungkin, terlebih lagi dalam hal post transportasi karena penjualan yang dilakukan melalui telepon adalah yang paling murah dan cepat.

Apabila Anda sudah memiliki modal skill untuk berkomunikasi dengan konsumen dalam hal menginformasikan produk maupun jasa-jasa Anda, namun masih kurang mampu dalam menggerakkan minat mereka, maka Anda membutuhkan adanya tenaga dari telemarketing. Namun, apabila Anda dapat menarik berbagai potential prospek namun terlalu sulit untuk mengkonversikannya ke dalam bisnis, maka Anda membutuhkan adanya tim telesales. Telemarketing dan telesales adalah saling melengkapi dan dapat ditempatkan sebagai satu kesatuan tim gabungan yang lebih strategis dalam sebuah organisasi perusahaan.

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 0811-3444-910
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com