Tag Archives: Konsultan manajemen bisnis Semarang

13Jun/20

TAHAPAN JUALAN EFEKTIF HANYA DARI RUMAH


Berjualan adalah salah satu cara tepat anda yang kini tengah merasa memiliki waktu lebih dirumah dan ingin mendapat tambahan penhasilan dengan memanfaatkan kondisi ini. Ini bisa menjadi cara yang bagus untuk mendapatkan uang tambahan dengan jadwal yang fleksibel. Penjualan langsung menawarkan banyak keuntungan, seperti kemampuan untuk menyesuaikan bisnis Anda dengan jumlah waktu yang tersedia, investasi awal yang kecil, dan potensi kesenangan dan manfaat sosial, terutama karena pihak rumah adalah outlet penjualan utama Anda. Nah bagaimana cara melakukannya, simak artikel ini hingga akhir ya.

1. Tentukan Tujuan dari Bisnis Penjualan Anda

Ini adalah toggak awal penjualan anda. Setiap hendak melakukan sesuatu, bukan hanya saat ingin melakukan penjualan, pasti akan ada tujuan yang ingin dicapai. Hal ini berfungsi sebagai garis atau arahan untuk anda agar bisa melakukan penjualan dengn benar dan termotivasi.

  • Apakah Anda ingin menikmati ide beraktivitas di rumah Anda sementara pada saat yang sama menghasilkan uang untuk mengimbangi biaya?
  • Apakah Anda hanya ingin mendapat sedikit uang ekstra tanpa komitmen besar waktu dan uang?
  • Apakah Anda mencoba membangun bisnis penuh-waktu dan berharap mendapatkan sebagian besar penghasilan keluarga dari penjualan langsung?
  • Apakah Anda memang tertarik pada penjualan langsung karena Anda menyukai produk tertentu dan ingin membelinya dengan diskon?

Tidak ada jawaban benar atau salah untuk pertanyaan-pertanyaan ini dan semua tujuan anda benar-benar sah untuk anda jadikan sebagai awal memulai penjualan. Ini akan membantu menentukan produk apa yang akan Anda pilih, rencana bisnis Anda, dan tujuan keseluruhan Anda. Apa pun skala yang Anda tentukan untuk usaha penjualan Anda, faktor penentu dalam keberhasilannya adalah Anda.

2. Pilih Produk yang akan Anda Jual

Untuk beberapa penjual baru, memilih produk bukan masalah. Mereka menyukai produk tertentu dan ingin menjualnya dan juga membelinya dengan harga diskon untuk diri mereka sendiri. Meskipun demikian, untuk menjadi sukses, Anda perlu memikirkan pro dan kontra dari pilihan produk Anda. Namun perlu anda pahami bahwa akan jauh lebih sulit untuk menjual sesuatu yang tidak Anda yakini. Kemungkinan besar Anda akan mulai dengan menjual kepada teman dan keluarga Anda, jadi pastikan bahwa Anda bersedia berdiri di belakang produk. Berhati-hatilah dengan produk yang membuat klaim kesehatan.

  • Apakah produk tersebut dapat dikonsumsi? Produk yang habis digunakan memiliki potensi untuk pelanggan tetap dengan cara yang tidak dimiliki barang tahan lama.
  • Apa kualitas produk? Kualitas dan reputasi adalah faktor penting dalam membangun basis pelanggan tetap.
  • Berapa harga produk? Meskipun non-bahan habis pakai seperti perhiasan dan barang-barang rumah mungkin tidak memiliki penjualan berulang, mereka cenderung dihargai lebih tinggi dan karena itu menawarkan peluang untuk pendapatan per penjualan yang lebih besar.
  • Siapa yang akan membeli produk ini? Tampaknya lebih mudah menjual produk yang menarik bagi segmen yang luas, tetapi barang dengan basis pelanggan yang lebih sempit dapat berhasil jika itu sejalan dengan jaringan pertemanan dan kenalan pribadi Anda. Misalnya, jika Anda adalah ibu dari anak-anak prasekolah, maka mainan dan buku untuk anak kecil akan menarik bagi orang yang Anda kenal, setidaknya untuk saat ini.
  • Apakah produk itu barang mewah atau kebutuhan? Barang-barang mewah biasanya memiliki titik harga yang lebih tinggi dan berjalan dengan baik di sekitar hari libur. Namun, di masa ekonomi sulit, penjualan barang-barang mewah menjadi jauh lebih sulit.

3. Buat Rencana Bisnis Anda

Meski seperti memang mudah untuk dilakukan namun anda tetap masih memerlukan rencana bisnis. Menetapkan tujuan, membuat sketsa langkah-langkah, dan menyusun rencana dapat membuat Anda tetap pada jalurnya. Anda bisa memulai proses ini dengan meninjau alasan Anda melakukan penjualan, memikirkan kekuatan dan kelemahan Anda sendiri. Setelah itu tetapkan tujuan penjualan jangka pendek dan jangka panjang serta tujuan rekrutmen. Dalam jangka panjang, Anda mungkin perlu membuat situs web atau memasarkan produk Anda menggunakan media sosial. Apa langkah-langkah untuk melakukan ini? Keterampilan baru apa yang mungkin perlu Anda peroleh? Dalam jangka pendek, bagaimana Anda akan mulai melakukan penjualan? Ketahui berbagai hal ini, dan jika Anda masih sangat pemula, maka dengan banyaknya waktu Anda dirumah, Anda bisa membagi waktu juga untuk belajar banyak hal tentang penjualan.

Demikian, 3 tahapan untuk melakukan penjualan yang bisa anda mulai hanya dari rumah. Jika anda memang masih sangat baru dan ingin mengetahui banyak strategi penjualan efektif dari tumah. Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa menghubungi langsung menggunakan nomor whatsapp 0812-5298-2900 atau 081-8521172. Kami siap membantu anda.

17Aug/19

PENGERTIAN DAN TUJUAN DILAKUKANNYA AUDIT MANAJEMEN TERHADAP FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) ORGANISASI PERUSAHAAN

Pelaksanaan audit manajemen pada fungsi Sumber Daya Manusia (SDM) perusahaan adalah untuk dilakukannya penilaian dan proses analisis yang lebih komprehensif terhadap berbagai program-program SDM yang sudah berjalan atau yang akan dijalankan. Meskipun memang secara khusus audit manajemen pada fungsi ini juga biasanya sudah dilakukan pada departemen SDM, namun tidak terbatas hanya sekedar pada berbagai aktivitas yang sudah terjadi pada departemen ini.

Audit manajemen termasuk dilakukannya studi terhadap fungsi manajemen SDM pada internal organisasi perusahaan secara keseluruhan juga sudah termasuk yang dilaksanakan oleh seorang manajer dan para supervisor. Audit manajemen terhadap fungsi SDM lebih menekankan terhadap penilaian (evaluasi) dari berbagai aktivitas SDM yang sudah terjadi pada perusahaan dalam rangka untuk memastikan apakah aktivitas tersebut memang sudah benar-benar berjalan secara ekonomis, efisien dan efektif atau tidak dalam mencapai tujuannya dan mampu memberikan rekomendasi terhadap bebagai macam perbaikan-perbaikan atas kekurangan yang masih ada pada aktivitas SDM yang sudah diaudit  tersebut agar mampu meningkatkan kinerja dari program-program/aktivitas tersebut.

Audit manajemen sebenarnya bisa dilakukan terhadap hanya satu divisi atau departemen, bahkan mungkin juga bisa dilakukan terhadap keseluruhan dari organisasi internal perusahaan.  Dari hasil audit manajemen tersebut maka akan diketahui apakah kebutuhan potensial dari SDM perusahaan memang sudah terpenuhi atau tidak dan berbagai macam hal dari aktivitas SDM apakah masih ada yang bisa lebih ditingkatkan kembali kinerjanya.

Pendekatan yan dilakukan untuk Pelaksanaan Audit Manajemen SDM

Terdapat tiga (3) macam jenis pendekatan utama dalam proses audit SDM, yang biasanya paling banyak digunakan, yaitu:

1. Agar dapat menentukan ketaatan pada hukum dan juga terhadap berbagai peraturan yang masih berlaku diperusahaan.

2. Untuk mengukur kesesuaian antara program dengan tujuan dari organisasi perusahaan.

3. Untuk menilai bagaimana kinerja dari semua program-program SDM yang selama ini sudah dilakukan.

Audit manajemen SDM akan sangat membantu perusahaan dalam upaya untuk lebih meningkatkan kinerja atas berbagai pengelolaan SDM dengan cara-cara sebagai berikut:

1. Menyediakan sebuah umpan balik terhadap nilai kontribusi dari fungsi manajemen SDM terhadap strategi bisnis dan tujuan perusahaan.

2. Menilai bagaimana kualitas praktek, kebijakan dan pengelolaan SDM yan selama ini sudah berjalan.

3. Melaporkan keberadaan manajemen SDM saat ini dan apa saja langkah-langkah yang harus dilakukan untuk tujuan perbaikan yang dibutuhkan oleh perusahaan.

4. Menilai biaya dan manfaat dari praktek-praktek manajemen SDM yang sudah dilakukan.

5. Menilai bagaimana hubungan manajemen SDM dengan menajemen tingkat atas dan bagaimana cara-cara agar bisa semakin meningkatkannya.

6. Merancang sebuah panduan untuk menentukan standar kinerja dari SDM perusahaan.

7. Mengidentifikasikan area-area mana saja yang harus diubah dan lebih ditingkatkan lagi dengan adanya rekomendasi khusus.

Tujuan dari dilakukannya Audit Manajemen SDM

Sebenarnya terdapat beberapa hal yang ingin dicapai dengan dilakukannya audit manajemen SDM, yaitu sebagai berikut:

• Untuk menilai tentang bagaimana efektivitas dari sebuah fungsi SDM tersebut.

• Menilai apakah program atau berbagai aktivitas dari SDM tersebut apakah sudah berjalan dengan lebih ekonomis, efektif, dan efisien.

• Memastikan tentang ketaatan dari berbagai jenis program-program/aktivitas SDM terhadap setiap ketentuan hukum, peraturan dan juga dari berbagai kebijakan yang masih berlaku di perusahaan.

• Untuk mengidentifikasikan berbagai macam hal yang masih bisa ditingkatkan terhadap berbagai aktivitas manajemen SDM dalam hal menunjang kontribusinya terhadap perusahaan.

• Untuk merumuskan beberapa langkah-langkah perbaikan yang lebih tepat untuk semakin meningkatkan ekonomisasi, efisien dan juga efektivitas dari berbagai jenis program/aktivitas manajemen SDM.

Manfaat dilakukannya Audit Manajemen SDM Perusahaan

Salah satu pakar SDM, yaitu Wiliam B Wertther, Jr. dan Keith Davis telah menyebutkan beberapa manfaat penting dari dilakukannya proses audit manajemen SDM antara lain adalah sebagai berikut:

1. Untuk mengidentifikasikan kontribusi terbesar dari Departemen SDM terhadap organisasi perusahaan.

2. Untuk semakin meningkatkan citra profesional dari Departemen SDM.

3. Untuk mendorong tanggungjawab dan profesionalisme yang lebih tinggi dari para karyawan Departemen SDM perusahaan.

4. Memperjelas berbagai tugas-tugas dan tanggungjawab dari Departemen SDM.

5. Untuk mendorong terjadinya keragaman kebijakan dan berbagai praktek-praktek SDM yang sudah berjalan.

6. Menemukan permasalahan-permasalahan yang lebih kritis dalam bidang SDM.

7. Memastikan adanya ketaatan terhadap hukum dan peraturan, dalam praktek SDM yang sebenarnya.

8. Menurunkan biaya SDM melalui beberapa prosedur SDM yang lebih efektif.

9. Untuk meningkatkan keinginan agar bisa berubah dalam Departemen SDM.

10. Memberikan evaluasi yang lebih cermat terhadap setiap sistem informasi SDM.

Nah, itulah sedikit penjelasan seputar pengertian dan beberapa tujuan dari dilakukannya proses audit manajemen terhadap fungsi Sumber Daya Manusia (SDM) pada internal organisasi perusahaan. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian, apabila pembaca membutuhkan pembimbingan dalam assesment SDM untuk pemetaan karyawan, dan training mengenai SDM silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252982900. Kami siap membantu.