27May/17

HAL HAL YANG HARUS ANDA KETAHUI TENTANG APA ITU CONTENT MARKETING?

Bagi Anda yang sudah lama belajar tentang keahlian SEO mungkin saja akan mengira bahwa content marketing atau pemasaran konten seperti ini adalah SEO. Sebenarnya tidak seperti itu, content marketing adalah sesuatu yang lebih luas lagi dari SEO. SEO hanya mencakup permasalahan agar sebuah halaman bisa menjadi ranking tertinggi pada mesin pencarian hanya itu saja, sedangkan content marketing lebih banyak berbicara bukan hanya sekedar untuk menjaring lebih banyak banyak calon konsumen, akan tetapi juga bertujuan untuk mendapatkan lebih banyak lagi penjualan.

Jadi bagi Anda yang sudah membuat halaman web dengan tujuan untuk mempromosikan perusahaan atau produk Anda, maka sangat direkomendasikan bagi Anda untuk mempelajari apa saja yang dimaksudkan dengan pemasaran konten seperti ini.

Lalu Apakah Content Marketing itu?

1. Berdasarkan definisi dari content marketing institute, disebutkan bahwa:

Content Marketing adalah sebuah pendekatan marketing yang lebih berfokus kepada pembuatan dan penyebaran konten yang berkualitas, relevan dan konsisten untuk menarik dan mendapatkan perhatian para audiens dan terutama, untuk mengarahkan konsumen agar mendapatkan keuntungan.

2. Seorang pemasar dan blogger yang cukup sukses, Heidi Cohen memberikan definisi:

Content Marketing menyediakan prospek yang menjanjikan, konsumen dan publik dengan informasi yang berguna saat berbelanja maupun setelah pembelian, tanpa meneriakkan pesan-pesan promosinya.

Jadi kesimpulannya adalah content marketing memiliki tujuan untuk mendapatkan perhatian dari konsumen dengan menyediakan apa yang mereka butuhkan, dan bukan semata-mata hanya untuk mengajak untuk membeli saja. Sebuah salah satu usaha yang sangat penting untuk membangun image kepedulian kepada konsumen mereka, apabila ingin mendapatkan trust atau kepercayaan mereka untuk penjualan.

Kata-kata di atas seperti terdengar klise? Bagi kebanyakan orang mungkin akan seperti itu, karenanya yang bisa berhasil di pemasaran hanya sedikit saja. Bagi mereka yang mau memberikan manfaat secara lebih dan mau bekerja untuk lebih keras agar bisa mendapatkan perhatian dari para konsumen.

Kenapa harus Mempelajari Content Marketing?

Content Marketing ini sangat penting bagi Anda yang ingin menaikkan penjualan. Di bawah ini adalah beberapa hasil survey dari dunia internasional tentang penggunaan content marketing:

1. Content Marketing atau pemasaran konten dapat mengubah trafik organik menjadi penjualan sampai sekitar 30% dan ini adalah angka konversi yang bagitu besar. Bayangkan saja apabila 3 dari 10 orang yang berkunjung ke website Anda akan membeli barang Anda. Itu adalah pencapaian penjualan yang sangat besar.
2. Konversi website bisa naik sampai dua kali lipat, bahkan bisa saja lebih dari itu.
3. Besarnya angka konversi dapat menghemat budget promosi Anda.
4. Jadi bagi Anda yang mau memulai bisnis sebaiknya Anda memperhatikan bagaimana cara  Anda dalam membahasakan bisnis Anda kepada konsumen prospek Anda.

Fokus Utama dari Content Marketing

Jadi seharusnya tindakan apa yang akan menjadi fokus utama dari content marketing seperti ini? Di bawah ini adalah beberapa poin-poin utamanya.

• Untuk mewujudkan elemen-elemen brand inti dari organisasi perusahaan.
• Menggunakan beberapa media seperti teks, video, foto, audio, presentasi, ebook, dan juga infographic untuk menceritakan brand Anda.
• Memastikan bahwa media promosi Anda akan bisa dibaca pada banyak alat seperti komputer, tablet, smartphone, dan lain sebagainya.
• Menyebarkan konten Anda pada media yang Anda miliki, media nasional, dan media social.
• Memastikan bahwa konsumen akan mendapatkan penjelasan tentang hasil yang terukur dan ajakan untuk segera mengambil tindakan.

Tentunya poin-poin di atas akan memerlukan adanya sesuatu yang tidak dimiliki oleh banyak orang, yaitu budget promosi. Hanya saja sesuatu yang harus Anda ketahui adalah bahwa membangun bisnis dengan benar memang harus selalu menyediakan budget tersendiri untuk berpromosi. Jika hal ini saja tidak ada, maka Anda harus melakukan pengembangan bisnis Anda dalam cakupan yang sangat terbatas dan berjalan perlahan-lahan yang sangat lambat.

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 081-59417699
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com

24May/17

FAKTOR-FAKTOR DALAM MEMBANGUN SISTEM MANAJEMEN DISTRIBUSI PENJUALAN

Manajemen distribusi dalam organisasi internal perusahaan merupakan upaya sebagai pengaturan pengaturan yang telah menyangkut adanya perencaan aspek tentang ketersediaan dan penyaluran barang terhadap para konsumen. Manajemen bentuk distribusi juga merupakan kegiatan yang sangat penting untuk dapat membantu proses pemasaran yang telah dijalankan oleh sebuah perusahaan.

sistem-informasi-manajemen-4-638

Tanpa adanya manajemen distribusi yang terkelola dengan baik, maka tentunya proses marketing dan penjualan juga akan semakin terhambat. Di dalam menjalankan proses distribusi, manajemen distribusi memang lebih memperhatikan berbagai faktor-faktor penting dan diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Faktor Fasilitas.

Faktor fasilitas sudah menjadi faktor yang sangat dipertimbangkan dalam sebuah proses distribusi. Kelengkapan dari fasilitas yang memang dibutuhkan untuk sebuah proses distribusi tentunya akan semakin mendukung upaya dari distribusi secara lebih maksimal.

2. Faktor Transportasi.

Transportasi juga menjadi hal yang tidak kalah pentingnya yang harus diperhatikan dalam kegiatan dari manajemen distribusi. Pertimbangan tentang ketersediaan sarana transportasi akan sangat berpengaruh besar terhadap berbagai kebijakan distribusi yang nanti akan diambil, semakin bagus ketersediaan transportasinya, maka akan semakin mempermudah proses pendistribusian.

3. Faktor Ketersediaan Produk Distribusi.

Ketersediaan yang menyangkut barang jadi, bahan baku, serta bahan setengah jadi dan lain sebagainya. proses distribusi juga sangat mempertimbangkan tentang ketersediaan dari produk dan bahan dasar dari produknya.

4. Faktor Modal yang ditanamkan pada perusahaan.

Jumlah modal yang masih ada pada perusahaan akan sangat mempengaruhi luas tidaknya proses distribusi yang nanti akan dijalankan. Semakin besar modal tentunya juga akan semakin memberikan peluang tentang perluasan upaya distrbusi untuk menjangkau kepada area pasar yang lebih luas lagi. Keterbatasan modal akan sangat menghambat proses distribusi terutama yang nantinya pada saat pemasaran sudah benar-benar dilakukan.

5. Tingkat kehilangan penjualan produk.

Di dalam menjalankan proses distribusi untuk strategi manajemen distribusi adalah sangat penting untuk memperhatikan frekuensi atau tingkat kehilangan dari proses penjualan. Semakin tinggi tingkat kehilangan penjualan, maka akan semakin menjadikan semakin sulit proses distribusi, angka distribusi harus bisa diturunkan untuk dapat mengurangi kerugian yang lebih besar lagi.

6. Faktor Komunikasi.

Di dalam sebuah proses distribusi, untuk dapat menjalin komunikasi dengan pihak-pihak yang bersangkutan sangat dibutuhkan karena akan semakin dapat memperlancar proses distribusi itu sendiri, memperjelas dan membantu Anda untuk mendapatkan angka yang pasti apakah angka distribusi tersebut sangat perlu untuk ditambah atau tidak.

Secara umum manajemen distribusi meliputi beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan, penting, yaitu:

1. Adanya perancangan tentang perencanaan kebutuhan distribusi.

Perancangan dari pencanaan kebutuhan distribusi di dalam sebuah manajemen distribusi meliputi segenap rangkaian-rangkaian kegiatan dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan pelanggan serta kegiatan menerima dan menyimpan barang dengan jumlah biaya yang diusahakan serendah mungkin.

Jumlah biaya yang dikeluarkan pada proses distribusi terhitung sebagai biaya yang harus ditutupi pada harga jual yang telah diberikan kepada para pelanggan. Proses pengiriman, peletakan dan sebagainya dari barang-barang produksi merupakan hal yang menjadi pertimbangan utama dalam manajemen distribusi yang baik.

2. Perencanaan sumber daya distribusi.

Perencanaan sumber daya distribusi merupakan kelanjutan dari adanya upaya untuk perencanaan terhadap kebutuhan distribusi. Di dalam manajemen distribusi sangat penting untuk diperhatikan bahwa sumber daya manusia yang mengerjakannya, ruang gudang, jumlah biaya angkutan dan sebagainya. Perencanaan yang dilakukan memang harus matang agar tidak berefek kepada kerugian modal milik perusahaan.

3. Persediaan distribusi.

Persediaan distribusi dalam hal ini merupakan persediaan yang menyangkut segala kebutuhan di dalam proses distribusi. Baik dari sisi barang-barang produksi, SDM, fasilitas, transportasi, modal dan lain sebagainya. Ketersediaan tersebut sangat penting untuk menjamin kelancaran proses distribusi yang akan terjadi.

Demikianlah proses manajemen distribusi tersebut dijalankan dengan memperhatikan berbagai pertimbangan, perencanaan dan hal-hal yang penting untuk disediakan dalam proses distribusi.
Tanpa adanya manajemen distribusi yang baik, maka penyebaran produk di pasar tidak akan merata dan malah akan terhambat. Hal tersebut juga akan berdampak kepada kerugian perusahaan yang sedang Anda kelola saat ini.

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 081-59417699
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com