05Jul/17

LANGKAH-LANGKAH AGAR PEBISNIS DAN AKUNTAN DAPAT MENGATASI MASALAH GAP PADA CASH FLOW

Dalam menjalankan bisnis terkadang tagihan akan datang sebelum Anda menerima pembayaran maupun pemasukkan dari para pelanggan. Jika tidak diperhitungkan dengan baik, maka tagihan yang tidak dibayar tepat pada waktunya akan menyebabkan segala kegiatan operasional bisnis menjadi semakin terhambat. Kondisi kekurangan kas seperti ini biasanya lebih sering disebut sebagai cash flow gap.

the-saas-business-model-and-metrics-60-638Lalu, bagaimana dan apa yang bisa dilakukan oleh seorang akuntan dan bisnis kecil agar dapat bekerja sama dalam mengatasi hal seperti ini?

Berikut ini adalah hal-hal yang mungkin bisa dijadikan sebagai solusinya.

1. Mencoba untuk Mengatur Ekspetasi.

Sebagai langkah awal, seorang akuntan dan bisnis kecil agar dapat bekerja sama dalam memperkirakan arus kas terhadap bisnis dan membuatnya untuk menjadi sebuah rencana agar dapat memperbaiki permasalahan tersebut. Misalnya saja, apabila Anda memang memiliki tagihan utilitas secara rutin setiap tanggal 10, sedangkan invoice biasanya baru cair di atas tanggal 20, itu berarti bahwa Anda harus menyediakan biaya cadangan Kas Inflow milik Anda sendiri dari periode sebelumnya untuk membayar tagihan saat ini.

Dengan cara seperti itu, tagihan Anda akan tetap terbayarkan dan tidak sampai mengganggu segala kegiatan operasional. Setelah Anda sudah memperkirakan tentang arus kas pada bisnis, sekarang saatnya bagi Anda untuk mempersiapkan dan memproyeksikan cash flow dari bisnis dalam waktu tertentu di masa depan, mulai dari tahunan, bulanan, atau bahkan mungkin adalah mingguan.

2. Menggali dengan lebih mendalam pada angka-angka penting.

Mengutip dari halaman xero.com, seorang akuntan professional bernama Artur Durbanov dari Nexis Accountants and Business Advisors menyatakan bahwa langkah selanjutnya yang mngkin dapat dilakukan oleh seorang akuntan adalah dengan melakukan analisis secara lebih terperinci. Anda bisa juga melakukan analisis yang lebih terperinci ke dalam debitur dan juga krediturnya.

Saat bisnis Anda sedang mengalami masa gap, usahakan untuk tetap memperhatikan dan menyelesaikannya secara perlahan-lahan dan teratur. Anda bisa juga memprioritaskan biaya tagihan yang seharusnya segera dibayarkan oleh perusahaan Anda. Urutkanlah tagihan-tagihan tersebut mulai dari jumlah yang terbesar dan dalam waktu jatuh tempo yang paling dekat. Dengan cara seperti ini, maka analisis penagihan akan dapat berjalan dengan sangat baik sehingga setiap tagihan akan dapat teratasi dengan baik dan sesuai dengan kriterianya.

3. Melaksanakan perencanaan.

Menurut Artur, terdapat tiga area penting yang sangat berpengaruh dengan adanya permasalahan semacam ini, seperti gaji, kepatuhan, dan juga penjualan. Oleh karena itu, setelah membuat perencanaan dan melakukan analisis secara lebih terperinci, maka para pengusaha sebaiknya harus berkomitmen kepada pendekatan yang lebih tersistematis.

Setelah itu, lakukanlah perencanaan yang sudah dibuat sebelumnya dengan data serta pendekatan tersistematis untuk menyelesaikan permasalahan cash flow gap tersebut. Dalam melakukannya, Anda tidak perlu merasa takut untuk melakukan perubahan dan perbaikan-perbaikan terhadap keuangan perusahaan. Atasi permasalahan cash flow tersebut sedini mungkin dengan perlahan-lahan secara menyeluruh sehingga proyeksi cash flow yang telah direncakanan sebelumnya akan dapat berjalan dengan baik dan lebih tepat.

4. Menggunakan Manajemen Cash Flow.

Manajemen cash flow memiliki peran yang sangat penting dalam menjalankan bisnis Anda. Misalnya saja, Anda bisa lebih awal dalam mengenali titik-titik kegiatan yang lebih berpotensi untuk menjadi cash flow gap sehingga dapat sedini mungkin berusaha untuk mencegahnya agar tidak sampai terjadi. Contoh lainnya adalah jika Anda bisa melihat kapan Anda akan mengalami kelebihan kas dan segera mencarikan investasi yang lebih tepat untuk menyalurkannya. Manfaat secara tidak langsungpun akan dapat Anda dapatkan melalui manajemen cash flow. Pada kondisi ekonomi yang masih sulit, Anda masih tetap dapat meyakinkan para pelanggan, investor, kreditur, dan para supplier bahwa bisnis Anda masih berada dalam kondisi yang tetap sehat dan dapat menjalankan segala kegiatan operasionalnya setiap hari.

Itulah beberapa cara yang mungkin dapat Anda lakukan sebagai seorang pebisnis atau seorang akuntan dalam menjalankan bisnis dalam memperbaiki situasi dan kondisi arus kas atau cash flow saat sedang mengalami permasalahan gap. Saat Anda masih merasa kesulitan dalam memastikan kondisi kas Anda untuk segala kegiatan operasional, mungkin sudah saatnya bagi Anda untuk mempertimbangkan mencari pinjaman jangka pendek. Semoga dapat bermanfaat dan terimakasih.

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 081-59417699
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com

03Jul/17

MESKIPUN BISNIS MAKANAN TIDAK PERNAH ADA MATINYA, NAMUN JANGAN SEKALI-KALI MELUPAKAN PEMASARAN

Dalam menjalankan bisnis makanan, bukan cuma modal kemampuan tentang masakan saja yang dibutuhkan seorang pelaku bisnis. Meskipun banyak yang mengatakan bahwa berbisnis makanan tak pernah sepi dari konsumen, namun nyatanya strategi pemasaran dari bisnis makanan masih sangat dibutuhkan agar dapat menghasilkan omset sesuai dengan target. Apalagi jika berada di tengah ketatnya persaingan pasar-pasar bisnis makanan seperti sekarang ini, pemasaran dari bisnis makanan menjadi faktor penentu utama bagi perkembangan bisnis untuk kedepannya.

Inilah-yang-Harus-Diperhatikan-Sebelum-Melakukan-Pemasaran-Restoran-di-Baidu-343x320Berbisnis makanan merupakan salah satu dari jenis bisnis yang memiliki potensi pasar yang sangat besar, sudah banyak dari para pelaku bisnis yang mampu memperoleh keuntungan yang sangat banyak dari bisnis seperti ini. Namun juga tidak sedikit pula dari para pelaku bisnis makanan yang dengan mudahnya bangkrut, karena strategi pemasaran yang digunakan masih kurang tepat.

Untuk menghindari resiko terjadinya bangkrut, karena sepinya para pelanggan. Maka berikut ini adalah beberapa strategi dari pemasaran bisnis makanan yang mungkin saja bisa Anda coba jalankan.

1. Membuat brand dari bisnis makanan yang semenarik mungkin.

Sebelum Anda akan memulai bisnis makanan, sebaiknya Anda sudah harus menyiapkan brand terbaik untuk bisnis Anda nantinya. Pilihlah nama (brand) yang menarik, unik, dan mudah untuk diingat oleh para konsumen. Karena nama usaha menjadi image yang nantinya akan terus tertanam kepada para konsumen, selain itu juga hal yang harus diperhatikan saat mencari nama bisnis adalah harus menyesuaikan nama dengan jenis bisnis  yang sedang Anda jalankan. Misalnya : “Rumah Steak” untuk jenis usaha makanan steak,  ” Ramen” Japanese Noodle untuk bisnis makanan khas Jepang.

Nama usaha harus Anda tempatkan di depan lokasi usaha dengan menggunakan neon box ataupun X–Baner di depan lokasi usaha. Agar konsumen yang kebetulan lewat, tertarik untuk mampir dan membeli produk makanan yang Anda disajikan.

2. Publikasikan kepada masyarakat sekitar Anda.

Mulailah sebuah pemasaran dengan cara mengenalkan bisnis Anda kepada masyarakat sekitar. Dengan adanya pengenalan produk, maka masyarakat mengetahui apa kelebihan dari produk bisnis makanan Anda, harga makanan yang akan ditawarkan, serta pelayanan yang ditawarkan dari bisnis makanan tersebut kepada para konsumen.

Untuk mengenalkan bisnis makanan Anda kepada masyarakat sekitar, dapat dilakukan dengan cara membuat event dan mengundang masyarakat luas untuk berkunjung ke bisnis makanan yang sedang Anda jalankan. Selain itu pemasaran juga bisa dilakukan dengan mengambil beberapa karyawan lokal yang ada di sekitar lokasi usaha Anda, dengan begitu secara tidak langsung karyawan Anda akan mempromosikan tempat kerja mereka terhadap para kerabat serta rekan-rekannya.

3. Memberikan potongan harga dalam event – event tertentu.

Dengan cara memberikan potongan harga saat menjelang event – event tertentu seperti pada saat grand opening bisnis, atau pada saat ulang tahun dari bisnis Anda, bisa menjadi pilihan yang sangat tepat untuk mempromosikan bisnis Anda. Selain itu Anda juga akan dapat memberikan paket harga khusus pada saat hari – hari tertentu, misalnya memberikan harga paket keluarga pada hari – hari liburan, maupun hari raya seperti lebaran, atau tahun baru.

4. Membangun jaringan yang mampu mendukung bisnis Anda.

Untuk membangun jaringan bisnis memang tidak mudah, namun jaringan merupakan pemasaran terbaik yang sangat efektif. Mulailah dengan cara membuat jaringan usaha dengan rekan-rekan maupun kerabat dekat Anda yang memang dapat membantu Anda dalam mengembangkan bisnis.

Cara untuk membangun jaringan bisa dilakukan dengan lan memberikan test product kepada rekan-rekan atau kerabat dekat Anda. Misalnya bagi yang memiliki bisnis warung bakso, Anda akan dapat mengajak rekan dan kerabat untuk berkunjung mencicipi bakso buatan Anda. Jika rekan dan kerabat Anda sudah tertarik dengan produk bakso tersebut, maka mereka akan senang apabila diajak untuk bekerjasama dengan bisnis bakso tersebut.

5. Membuat inovasi pada menu yang akan ditawarkan.

Agar dapat menghindari terjadinya kejenuhan kepada para konsumen, maka buatlah inovasi pada menu-menu yang akan ditawarkan oleh bisnis restoran Anda. Minimal adalah 6 bulan sekali ciptakanlah menu baru pada bisnis makanan Anda. Banyaknya variasi menu yang akan ditawarkan, akan semakin menjadikan daya tarik tersendiri bagi setiap konsumen.

6. Meningkatkan kualitas pelayanan produk.

Dalam usaha untuk memberikan pelayanan bagi para konsumen, maka sebaiknya perhatikanlah waktu penyajian dari makanan, kualitas cita rasa makanan serta kebersihan dan keamanan dari tempat bisnis Anda. Konsumen akan merasa tidak nyaman apabila menunggu penyajian makanan yang terlalu lama, maka untuk itulah usahakan agar selalu on time dalam memberikan pelayanan Anda. Dan selanjutnya jagalah kebersihan serta keamanan dari tempat makan tersebut, sehingga konsumen yang makan di restoran Anda akan merasa nyaman dan merasa senang untuk berkunjung kembali di lain waktu.

Pada dasarnya pemasaran bisnis makanan sangatlah penting, untuk itu lakukanlah promosi bisnis secara total agar bisnis Anda tidak sampai kalah bersaing dengan pemain bisnis lainnya. Baik itu di mulai dari grand opening sampai bisnis makanan Anda sudah dapat berjalan dengan baik, lakukanlah promosi dan pemasaran secara terus menerus. Jika memang perlu sisihkan 5 – 10 % dari omset usaha Anda untuk biaya berpromosi dan pemasaran dari usaha Anda. Salam sukses dan terimakasih.

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 081-59417699
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com