05Sep/17

AURA INOVASI SEBAGAI PILAR UTAMA DARI PERKEMBANGAN PEMASARAN BISNIS ANDA

Pada awal tahun 1970-an, proyeksi dari masa hidup perusahaan dalam daftar Fortune 500 adalah sekitar kurang lebih selama 75 tahun. Dan untk saat ini, harapan hidup mereka ternyata hanya sekitar 15 tahun lagi. Dan kemungkinan terbesarnya adalah angka tersebut akan lebih cenderung untuk terus menurun secara drastis. Penyebab utamanya tidak lain adalah karena mereka tidak cukup peka dan memiliki pergerakan yang kurang lincah (agile) dalam mengikuti berbagai tantangan perubahan zaman serta gejolak dari perubahan tatanan pasar yang setiap saat bisa saja bergerak terlalu cepat.

Hanya mereka yang memiliki budaya inovasi tinggi dalam internal organisasinya yang akan mampu untuk bisa tetap bertahan dan kelak akan menjadi pemenang sesungguhnya. Namun sayangnya, banyak diantara karyawan yang begitu enggan untuk melakukan inovasi karena mereka terlalu takut akan kegagalan dan sudah semakin terpenjarakan oleh zona nyamannya masing-masing yang selama ini sudah dinikmatinya.

Apabila perusahaan Anda ingin bisa tetap berada pada jalur kompetisi dan tidak ingin tersingkir begitu saja dari pertarungan persaingan bisnis, maka ciptakanlah aura inovasi tinggi pada lingkungan kerja Anda. Setidaknya terdapat tiga hal penting yang harus Anda lakukan agar aura inovasi tersebut bisa terasa kuat pada perusahaan Anda.

1. Tumbuhkanlah lima keahlian dasar dari inovasi yaitu:

• Associating.
• Observing.
• Experimenting.
• Questioning.
• networking.

Setiap orang harus dibiasakan untuk associating (menghubungkan satu ide dengan ide yang lainnya dalam menghasilkan ide-ide baru yang lebih hebat lagi.

Selain itu, kebiasaan untuk saling mengamati dan melakukan uji coba harus diberikan ruang gerak yang seluas-luasnya. Kebiasaan untuk mengajukan pertanyaan menjadi sebuah hal yang biasa terjadi, tanpa harus diembel-embeli dengan (terlalu kepo), cerewet, dan label-label negatif lainnya. Dorong semua karyawan untuk selalu memiliki dan mampu membangun jaringan yang lebih luas dan selalu aktif dalam berbagai komunitas agar ide-ide yang berbeda, unik, dan juga baru terbiasa selalu ada di dalam pikiran mereka.

2. Selalu berpikir maju ke depan.

Sikap terlalu berbangga diri dengan segala keberhasilan di masa lalu dan hari ini akan sangat mematikan bagi kreativitas diri sendiri dan menyebabkan terlalu sulitnya memunculkan inovasi-inovasi baru. Marshall Goldsmith pernah berpesan, “What got you here, won’t got you there….” Sembari terus-menerus untuk melakukan yang terbaik kita juga harus membiasakan diri untuk senang bertanya, “Apa yang akan terjadi 5 atau 10 tahun yang akan datang ya? Terobosan apa yang harus kita lakukan selanjutnya dalam mengantisipasi kejadian tersebut?”.

3. Mensyukuri dan merayakan.

Setiap inovasi pasti akan selalu ada peluang untuk berhasil dan tidak menutup kemungkinan juga tentang adanya peluang untuk gagal. Rayakan setiap keberhasilan sebagai sebuah bentuk rasa syukur kita. Jangan sampai lupa untuk tetap merayakan pula setiap kegagalan sebagai sebuah bentuk komitmen bahwa kita juga masih tetap bisa bersabar dan akan terus selalu berinovasi dalam memberikan yang terbaik bagi bisnis. Tidak pernah merasa kapok, tidak ingin berhenti, dan akan tetap terus selalu berusaha berinovasi.

Teruslah berusaha untuk berinovasi atau Anda akan terlempar dari kompetisi persaingan pasar. Pastikan juga bahwa lingkungan kerja Anda akan selalu penuh dengan penguatan aura inovasi-inovasi terbaru.

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 0811-3444-910
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com

02Sep/17

YANG HARUS ANDA PAHAMI TENTANG SOCIAL SELLING DAN BETAPA PENTINGNYA BAGI BISNIS ANDA

Media sosial merupakan sebuah wadah berbasis online yang dapat membantu Anda dalam bersosialisasi dengan orang lain dengan media dunia maya sebagai perantara utamanya. Akan tetapi, media sosial tidak hanya tentang untuk sekedar bersosial, banyak sekali aspek lain di dalamnya termasuk social selling, dan lain sebaginya.

Melalui media sosial, rekan, karyawan, klien, pelanggan maupun calon investor, secara tidak langsung sudah tepat berada dalam jangkauan Anda. Membangun hubungan baik serta membangun kepercayaan dengan mereka itulah yang disebut dengan social selling.

Saat ini, social selling tidak lagi menjadi pilihan utama dalam menjalankan bisnis, akan tetapi sudah menjadi sebuah keharusan. Karena hal ini merupakan adalah strategi yang cukup kuat yang bisa dilakukan, yang dapat membantu Anda untuk bisa menjual ide-ide kreatif milik Anda, membangun kredibilitas, dan mendapatkan pelanggan baru.

Lalu, apa yang harus Anda lakukan untuk memanfaatkan social selling ini? Inilah hal-hal yang dapat membantu Anda dalam memanfaatkan kekuatan dari social selling.

1, Mulailah dengan membangun jaringan milik Anda sendiri.

Dasar dari setiap hubungan yang baik adalah untuk memahami. Luangkanlah waktu untuk memahami para calon pelanggan Anda, investor, calon mitra bisnis Anda maupun para klien. Bangunlah hubungan baik dengan mereka, dimulai dengan mengetahui siapa darimana mereka berasal.

Situs media sosial seperti Facebook, Twitter, Linkedin maupun situs sosial media lainnya memberi Anda banyak sekali akses untuk bisa masuk ke informasi penting antara satu sama lain. Jaman sekarang, orang menjadi semakin lebih cepat terbuka pada ranah dunia online. Anda dapat memilih siapa saja orang yang paling tepat untuk bisa Anda hubungi, menggali informasi berharga tentang mereka, mulai dari apa pekerjaan mereka, pendidikan sampai dengan kebiasaan-kebiasaan mereka.

2. Menjadi diri Anda sendiri.

Pada saat Anda sudah mendapatkan target yang Anda inginkan agar bisa bergabung ke dalam jaringan Anda, maka mulailah untuk berinteraksi secara langsung dengan mereka. Carilah hal-hal umum yang mungin masih bisa Anda gunakan sebagai bahan pembicaraan awal dan bangunlah hubungan baik dengan mereka.

Mulai berteman dan membangun hubungan baik dengan orang lain, sebenarnya sangatlah mudah selama Anda menjadi diri sendiri. Apabila Anda dapat membaca bagaimana kondisi dan situasinya, maka Anda akan dapat memulai pembicaraan dan mengarahkan mereka untuk menemukan orang yang tepat bagi kebutuhan bisnis Anda.

Pada ranah online seperti media sosial, hal tersebut dapat tetap Anda lakukan. Jadilah diri Anda sendiri jika ingin berinteraksi pada blog maupun forum yang Anda suka dan berikanlah suara Anda pada setiap mereka yang sekiranya memiliki potensi besar untuk masuk ke dalam jaringan milik Anda.

3. Kembangkan jaringan Anda mulai dari sekarang.

Langkah selanjutnya dan ini adalah yang paling penting, yaitu dengan memperdalam hubungan baik Anda, hal ini adalah yang paling penting dalam bisnis apapun, termasuk juga dengan menunjukkan kredibilitas Anda sendiri. Orang akan bersedia untuk menanamkan investasi, bekerja dan memiliki partner bisnis dengan orang yang telah mereka kenal dan mereka percayai dengan sangat baik. Bangunlah hubungan yang baik dengan mengesampingkan hal-hal yang berhubungan dengan transaksi bisins. Karena social selling adalah tentang bagaimana berinteraksi dengan orang melalui cara yang lebih santun. Membina hubungan baik akan membutuhkan waktu dan usaha timbal balik yang akan dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan.

Strategi ini telah menghasilkan sekitar 40% potensi jaringan yang lebih luas lagi jika dibandingkan dengan cara konservatif seperti cold call. Perusahaan yang memiliki kemampuan dalam membina hubungan, akan menghasilkan sekitar 50% jaringan potensial yang siap untuk diprospek dengan rata-rata 33% biaya yang jauh lebih murah. Walaupun hasil dari statistik tersebut merujuk kepada proses penjualan tradisional, para pengusaha sebaiknya harus memperhatikannya dengan baik dan lebih teliti lagi.

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 0811-3444-910
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com