Tag Archives: Workshop pemasaran Palangkaraya

22May/18

TAHAPAN-TAHAPAN PERENCANAAN SEDERHANA DALAM PROSES PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTURING

Jenis perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur yang cukup banyak kita jumpai saat ini. Gambaran secara lebih jelas tentang jenis perusahaan manufaktur tidak berarti harus melulu melihat sebuah pabrik-pabrik besar dan sangat luas. Namun hanya cukup melihat bagaimana proses produksi yang sudah dilakukannya, yaitu jenis perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan bahan-bahan baku/mentah agar dapat menjadi bahan jadi yang sudah siap untuk digunakan oleh para konsumen.

sop1Perusahaan jenis manufaktur memiliki peran yang begitu besar dalam kehidupan kita. Karena dengan adanya perusahaan manufaktur ini, maka kita bisa memanfaatkan berbagai jenis bahan-bahan mentah yang semula tidak pernah digunakan untuk menjadi barang jadi yang bisa dimanfaatkan lagi.

Dalam terjadinya proses produksi tersebut telah dibutuhkan adanya perencanaan produksi yang lebih matang agar apa yang menjadi fungsi dari proses produksi tersebut dapat dipenuhi dengan baik. Fungsi dari proses produksi adalah untuk membuat barang atau jasa yang telah dibutuhkan oleh masyarakat dengan waktu, jumlah, dan harga yang benar-benar sesuai. Hal seperti ini akan menghindarkan dari terjadinya lambatnya waktu dari produksi, harga yang tidak sesuai, dan dalam jumlah yang tidak tepat.

Misalnya, jika Anda memiliki jenis usaha konveksi baju-baju anak. Anda tidak tahu bagaimana untuk merencanakan proses produksi dari jenis usaha konveksi sehingga fungsi produksi usaha Anda tidak dapat berjalan dengan baik. Anda memproduksi baju anak pada saat sebuah perusahaan baju anak ternama telah mengenalkan produk barunya dengan harga berada di bawah harga produk dari usaha kecil Anda.

Maka produk Anda tidak akan dilirik oleh para konsumen, yang tentunya akan lebih senang untuk memilih brand yang sudah sangat mapan. Belum lagi jikaAnda memproduksinya dalam jumlah yang sangat besar karena Anda merasa yakin bahwa produk Anda akan menjadi laku keras. Memang, baju yang akan Anda hasilkan sangat bagus, baik dari segi kualitas bahan dan desain. Namun karena Anda tidak tahu bagaimana mengatur timing yang lebih tepat untuk memproduksinya, maka stok baju anak yang telah Anda produksi malah semakin menumpuk di gudang. Produk Anda menjadi kalah bersaing. Inilah yang bisa menjadi penyebab dari ambruknya usaha Anda, Untuk menghindari agar tidak sampai terjadi hal yang terburuk seperti diatas, maka Anda sangat membutuhkan adanya perencanaan proses produksi. Metode dari perencanaan produksi perusahaan manufaktur berhubungan erat dengan beberapa hal berikut ini, yaitu:

1. Jenis barang yang akan diproduksi.
2. Prediksi jumlah output barang yang akan diproduksi.
3. Tatacara pengolahan/pembuatan barang jadi.

Keputusan tentang jenis dan jumlah produk yang akan Anda produksi harus berdasarkan atas data-data dari kebutuhan pasar yang telah didapatkan oleh bagian marketing. Setelah Anda berhasil untuk mendapatkan data-data dari bagian marketing, maka Anda dapat menginformasikannya kepada bagian produksi agar segera untuk membuat produk sesuai dengan apa yang telah dibutuhkan oleh pasar.

Tahapan-Tahapan Untuk Perencanaan Sederhana Proses Produksi Perusahaan Manufaktur

Perencanaan produksi perusahaan manufaktur ini bukanlah metode yang sangat rumit yang hanya bisa diterapkan pada perusahaan-perusahaan manufaktur yang berskala sangat besar. Namun dapat sedikit lebih disederhanakan melalui beberapa tahapan berikut, yaitu:

1. Desain awal proses.

Desain dan spesifikasi serta persyaratan yang harus dipenuhi. Misalnya menggunakan 5 unit mesin jahit listrik Treasure BS 101, 2 unit mesin press kaos dan lain sebagainya.

2. Desain produk.

Menentukan bagaimana desain dari barang/produk yang nantinya akan diproduksi dengan tepat. Anda dapat membuat desain baju berdasarkan bahan (kain atau kaos), usia anak, ukuran dan warna dengan lebih mendetail. Dalam membuat desain seperti ini Anda bisa meminta bantuan dari orang yang lebih ahli dalam bidang desain baju anak dan penjahit. Desain baju tersebut pada awalnya harus dibuat dalam bentuk gambar yang sudah dilengkapi dengan informasi bahan, ukuran, detail jahitan atau aksesorisnya.

3. Cara pembuatan (produksi).

Pada tahap ini Anda harus menentukan urutan-urutan dari proses produksi, tempat kerja, dan peralatan yang nantinya akan digunakan. Misalnya, untuk membuat pola, memotong kain, menjahit dan melakukan pengecekan akhir. Sedangkan alat-alat yang nantinya akan digunakan untuk masing-masing proses adalah berupa gunting, benang, dan lain sebagainya yang sudah disiapkan sebelumnya.

4. Memulai proses pembuatannya.

Pada tahap terakhir ini Anda dapat melakukan proses modifikasi dari langkah-langkah diatas (poin 3), akan tetapi harus disesuaikan dengan desain serta tuntutan dari kualitas. Terkadang hasil yang nantinya akan Anda peroleh pada tahap ini memang akan sedikit berbeda dengan perencanaan dari awal. Ini merupakan hal yang sangat wajar selama tidak sampai menyimpang jauh dari berbagai ketentuan yang sudah Anda tetapkan sebelumnya, mulai dari langkah 1-3.

Yang harus selalu Anda ingat adalah dalam menentukan jumlah barang-barang yang akan diproduksi memang sangat dipengaruhi oleh bagaimana pola permintaan atau forecast dari para pelanggan. Jangan sampai Anda meremehkan metode perencanaan produksi dari usaha manufaktur, karena hal yang kelihatannya seperti proses produksi yang sangat sepele akan menjadi sangat menentukan bagi keberlangsungan dari proses produksi dan penjualan Anda.

 

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 0811-3444-910
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com

15May/18

STRATEGI GAYA MARKETING KLASIK DENGAN SEDIKIT SENTUHAN MODERN DALAM UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN

Setiap pengusaha pastinya berharap untuk penjualannya dapat semakin meningkat dari waktu ke waktu. Karena sebenarnya penjualan merupakan urat nadi utama dari berkembang atau semakin surutnya sebuah usaha. Perputaran roda usaha akan menjadi macet, bahkan beresiko besar untuk terhenti jika perusahaan tersebut tidak mampu menghasilkan pemasukan yang sebagian besar adalah berasal dari penjualan. Karena inilah setiap pengusaha harus lebih memeras pikiran dan terus memutar otak agar bisa terus meningkatkan penjualannya.

Seiring dengan begitu cepatnya perkembangan dunia teknologi, maka dunia bisnispun juga ikut mengalami pergeseran. Hubungan diantara setiap perusahaan dengan para konsumen tidak hanya sebatas pada tenaga pemasar dari lapangan dengan para konsumen saja, namun juga melalui adanya marketing representative (perwakilan pemasaran) dengan para konsumen melalui website atau dari media sosial.

Cara seperti ini tentunya harus memotong jalur pemasaran untuk menjadi semakin lebih pendek. Para pengusaha akan dapat langsung berinteraksi dengan para konsumen untuk berpromosi, menerima keluhan atau bahkan saran, sampai dengan menginformasikan apa saja manfaat dari produk Anda dengan lebih efisien.

Namun dari balik pendekatan yang harus dilakukan secara modern dengan penggunaan media teknologi internet seperti ini, masih terdapat beberapa teknik lain. Yaitu berupa gaya marketing klasik dalam rangka untuk semakin meningkatkan penjualan yang begitu signifikan agar dapat diterapkan pada era yang sudah serba modern seperti saat ini.

47132798_3498ba52-f2a7-4bec-95ed-b0ca43c0a9bfBeberapa dari teknik gaya marketing klasik tersebut adalah sebagai berikut:

1. Melakukan pendekatan terhadap kebutuhan para konsumen.

Cara terbaik dalam upaya untuk memenangkan hati dari para konsumen adalah dengan cara mengetahui apa yang saja yang menjadi kebutuhan dasar atau yang keinginan sebenarnya dari mereka. Dengan cara demikian maka tanpa mereka sadari bahwa Anda sudah dapat memotivasi para konsumen agar selalu menggunakan produk dari Anda.

2. Melayani dengan sepenuh hati.

Pada saat konsumen sudah mengajukan keluhan atau complain terhadap Anda, maka dengarkan dengan sepenuh hati dan berikan penjelasan yang lebih logis. Dan jika mereka mengajukan banyak sekali pertanyaan yang lebih mendetail, maka usahakan agar Anda memberikan jawaban yang cukup memuaskan mereka. Para konsumen akan dapat menilai sendiri tentang bagaimana pelayanan yang hanya asal-asalan saja dan yang sudah dilakukan dengan ketulusan dan sepenuh hati.

3. Memperhatikan tampilan produk dimata para konsumen.

Kemasan produk yang berperan sangat penting dalam menarik minat dari para konsumen. Sekalipun untuk saat ini Anda sudah mulai menekuni berbisnis secara online, dimana para konsumen tidak secara langsung menyentuh dan melihat dari produk Anda, maka bukan berarti Anda malah sudah mengabaikan permasalahan kemasan dari produk Anda. Justru dengan cara memberikan kemasan produk yang lebih menarik, maka Anda akan dapat semakin menarik minat dan perhatian dari para konsumen.

4. Melakukan branding produk.

Mungkin saja Anda pernah beberapa kali menyaksikan adanya seminar tentang bagaimana tumbuh kembang anak dari sebuah produk susu formula. Acara seperti ini memiliki tujuan untuk membentuk branding kepada para konsumennya tentang bagaimana peran pentingnya penggunaan susu dalam tumbuh kembang anak. Cara seperti ini juga sebenarnya masih dapat diterapakan pada jenis pemasaran secara virtual dengan jalan membagi tips seputar gizi dan tumbuh kembang dari anak.

5. Melakukan pendekatan secara lebih personal.

Pada jenis penjualan-penjualan konvensional, pendekatan kepada para konsumen secara lebih personal seringkali dilakukan. Misalnya saja, dengan melakukan pendataan para konsumen, memberikan kartu keanggotaan, sehingga para marketer akan merasa memiliki hubungan yang lebih dekat dengan para konsumen. Pada saat seperti inipendekatan dapat lebih Anda terapkan dengan cara memberikan quiz kepada mereka yang mampu memberikan like pada fanpage Anda.

Anda dapat memberikan hadiah berupa merchandize untuk memotivasi para konsumen agar bersedia untuk memberikan likenya. Meskipun perkembangan teknologi telah mengalami berbagai perubahan dengan sangat pesat, namun bukan berarti penggunaan cara-cara lama harus ditinggalkan sama sekali. Dengan adanya sedikit kemampuan kreatifitas, maka Anda justru akan dapat menggabungkannya mencampurkan cara-cara marketing klasik tersebut dengan sedikit sentuhan yang lebih moderen.

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 0811-3444-910
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com