Tag Archives: Workshop pemasaran Menado

13Dec/18

BEBERAPA KESALAHAN FATAL DALAM MENERAPKAN STRATEGI MARKETING YANG BANYAK DILAKUKAN PEBISNIS STARTUP

Salah satu tanda bahwa Anda memang sedang menjalankan sebuah bisnis kecil-kecilan adalah dari adanya budget yang serba terbatas dalam hal berpromosi dan kegiatan bermarketing bagi brand milik Anda. Anda tentunya berharap akan adanya harapan sebuah perkembangan dari bisnis Anda yang kemudian nanti akan semakin lebih memungkinkan bagi Anda untuk menambah budget marketing Anda, namun untuk hal seperti ini akan menjadi semakin sulit terjadi jika strategi marketing dan budget marketing Anda hanya lebih difokuskan untuk hal-hal yang masih salah.

belajar-bisnis-5-hal-yang-harus-kamu-cermati-jika-ingin-terjun-ke-bisnis-startupBerikut ini merupakan empat kesalahan marketing dalam berbisnis berskala kecil yang harus bisa Anda hindari.

1. Tidak adanya kecenderungan untuk menjaga hubungan dan komunikasi yang baik dengan para customernya.

Sekarang, untuk apa Anda memiliki media sosial jika Anda tidak pernah melakukan update dan menggunakannya sebagai salah satu sarana Anda agar bisa terkoneksi dengan para customer Anda? Jangan hanya meng-update konten-konten dan secara terus-menerus berjualan, bangunlah percakapan yang akan memicu adanya sebuah interaksi dalam bentuk share, like dan comment sehingga jumlah followers Andapun akan menjadi semakin bertambah banyak.

Mintalah opini secara langsung dari para fans Anda yang sehubungan dengan produk, dan ucapkan terima kasih atas berbagai kontribusi dari para customer dan fans Anda, sehingga mereka dapat merasa bahwa sebenarnya brand Anda memang sangat relevan dan menghargai mereka semua.

2. Website yang sama sekali tidak enak dipandang dari sisi visual (tampilan).

Anda yang sudah memiliki situs dan belum membuatnya ke dalam format yang lebih nyaman dan enak dipandang mata ketika dibuka dari PC/Laptop dan smartphone prospek pelanggan Anda? Maka, pada saat itulah Anda sudah benar-benar kehilangan prospek yang terbaik dari bisnis Anda yang sudah berusaha untuk mencoba mengenali brand Anda melalui situs Anda.

Akan tetapi mereka tidak bisa melanjutkan browsingnya karena tampilan yang terlalu sulit dan tidak enak dipandangan secara visal. Desainlah website Anda agar menjadi lebih responsif memang sangat dibutuhkan agar search engine juga dapat memunculkan situs web Anda berdasakan dari kategori pencarian. Sebagian besar pengguna internet yang sudah pernah melakukan browsing dari mobile phone mereka, karenanya, jangan lewatkan audiens yang lebih potensial seperti ini.

3. Tidak mengutamakan strategi SEO dalam menjalankan strategi marketing websitenya.

Seiring dengan semakin bertumbuhnya skala bisnis Anda, Anda juga tidak mungkin bisa terus-menerus mengandalkan teknik jemput bola dengan cara memasang iklan pada media-media atau situs-situs besar, baik cetak maupun digital. Anda juga harus berani untuk mengikutsertakan dan memberikan porsi biaya bagi Search Engine Optimization atau SEO, karena jika tidak, maka bisnis Anda akan semakin kehilangan kesempatan terbesar agar bisa ditemukan oleh prospek pelanggan potensial dan klien baru serta yang lebih parahnya lagi adalah, Anda semakin kehilangan para followers dari media-media sosial secara perlahan-lahan namun pasti.

4. Sama sekali tidak pernah meminta sedikit waktu untuk proses review dari para pelanggannya.

Review dari para customer Anda yang sebelumnya sudah pernah merasa puas dengan layanan dari brand Anda dapat menjadi jembatan bagi brand Anda untuk menjangkau pelanggan prospek lainnya. Sekitar 64% sampai 75% online consumers akan menjadi lebih terdorong untuk mengadakan pembelian secara online jika sebelumnya mereka sudah pernah melihat review yang positif dari pelanggan lain terhadap brand Anda.

Namun sayangnya, banyak diantara para pemilik bisnis kecil yang lebih mengkhawatirkan banyaknya komentar negatif yang sudah diperoleh jika memberikan sedikit ruang untuk customer dalam memberikan feedbacknya. Hal seperti ini dapat menjadi kesalahan terbesar Anda, karena brand yang tidak ingin menampung feedback seperti apapun dari customernya malah justru semakin terlihat tidak memiliki kredibilitas sama sekali.

Lalu, apa yang bisa brand Anda rubah dan segera lakukan sekarang? Demi sebuah skala bisnis Anda yang akan menjadi semakin meningkat dengan reputasi online yang terjaga dengan baik dimata para pelanggannya? Jika Anda merasa lebih tertarik untuk strategi-strategi marketing atau berupa pelatihan marketing lainnya, Anda bisa menghubungi kami via WhatsApp 0812-5298-2900 atau email ke groedu@gmail.com. Kami tunggu kabar baiknya dari Anda semua. Selamat mencoba dan semoga sukses.

10Dec/18

STRATEGI MARKETING UNTUK MEMPEROLEH BANYAK CLOSING DENGAN CUSTOMER DAN CALON CUSTOMER SULIT

Setiap marketer tentunya sudah pernah merasakan bagaimana sulitnya untuk menjualkan suatu produk kepada prospek yang lebih banyak menghindar, terutamanya adalah dalam ranah tehnik B2B atau Business to Business. Namun, terlepas dari berbagai perlakuan target tersebut kepada Anda dan tentang bagaimana perasaan Anda yang mengalami hal-hal semacam ini, pada saat Anda tetap berusaha untuk bertahan sampai benar-benar terjadi closing, kebanyakan dari merekalah hasil penjualan terbaik Anda saat itu. Mereka lebih cenderung tidak ragu lagi untuk mengatakan apa yang berada di pikiran mereka dan tidak akan membuang-buang waktu lagi untuk berbasa-basi.

indexNah, untuk bisa mendekati dan agar sukses dalam melakukan closing dengan target bisnis dan orang-orangnya yang tidak mudah untuk didekati, maka ikutilah beberapa langkah-langkah dari konsultan marketing berikut.

1. Mengupayakan pertemuan agar bisa bertatap muka secara langsung dengan prospek yang terlampau sulit untuk didekati.

Hal ini harus Anda lakukan terutamanya jika produk atau layanan yang ingin Anda tawarkan itu termasuk ke dalam jenis layanan dan produk premium dengan jumlah investasi yang tidak kecil. Jangan menganggap hanya dengan bertelepon saja sudah cukup tanpa perlu adanya pertemuan. Hal seperti ini tentu saja dapat membantu Anda untuk memenangkan hati mereka dan dengan lebih cepat untuk mengadakan closing.

2. Memperjelas nilai yang masih bisa Anda tawarkan bagi calon customer Anda.

Penjualan B2B seringkali menyimpan nilai yang lebih menguntungkan, namun tidak akan terjadi tanpa adanya penjelasan tentang nilai yang bisa diperoleh oleh target customer tersebut. Mereka hanya terlalu fokus dengan keuntungan yang ingin mereka peroleh saja, dan jika Anda tidak mempersiapkannya dengan sangat matang untuk mereka, maka Anda juga akan menemukan jalan buntu.

3. Jangan menurunkan harga premium Anda.

Target customer yang terlampau sulit untuk dibujuk agar bisa melakukan closing juga tidak berarti Anda harus melepaskan harga premium yang sudah Anda tetapkan dan berkompromi dengan harga yang jauh lebih murah. Harga yang masih bisa ditawar malah justru tidak akan menjadikan target customer Anda dengan kualitas terbaik akan terkesan. Yang lebih serius dengan produk Anda malah justru lebih mengerti nilai dari hal yang ingin Anda tawarkan.

4. Giringlah para calon customer untuk lebih terbuka, bersedia untuk membicarakan tantangan dalam bisnis mereka.

Pada saat target B2B Anda sudah terbukti lebih keras dan tidak mudah untuk didekati, maka jangan berbicara terlalu banyak tentang diri Anda dan bisnis Anda secara terus-menerus. Customer sekelas mereka sudah terlalu banyak memikirkan jutaan hal dan waktu untuk mendengarkan Anda tanpa memperoleh sedikitpun keuntungan juga sama sekali tidak akan membantu mereka. Yang masih bisa Anda lakukan adalah dengan menjadikan mereka berbicara tentang goal dan kesulitan yang masih mereka hadapi. Kemudian, demonstrasikanlah tentang bagaimana hal yang ingin Anda tawarkan tersebut dapat menjadi solusi terbaik bagi mereka. Hal ini tentu saja akan menjadikan mereka merasa menjadi seperti bagian dari percakapan yang sedang ingin Anda bangun secara emosional, meruntuhkan dinding pembatas yang sebelumnya sudah mereka bangun dengan sangat tinggi.

5. Tegaslah dalam menyampaikan pesan Anda terhadap para customer Anda.

Prospek yang terlampau sulit untuk ditaklukkan ibaratnya seperti mereka yang senang mengolok-ngolok Anda, dan jika mereka mendeteksi Anda sedang gugup atau malah ketakutan, mereka akan menjadi lebih tanpa ampun kepada Anda dan hal yang sudah Anda tawarkan. Tunjukkanlah bahwa Anda tidak mudah terpengaruh dan tidak akan mundur. Persiapkan apapun yang ingin Anda sampaikan dan tetap bertahanlah dengan pendekatan yang sudah Anda lakukan tersebut. Nilai bagaimana kondisi dan atmosfer disekeliling Anda dan jika Anda berbicara dengan mereka, maka sertakan sedikit ketegasan kepada mereka bahwa mereka juga akan mengalami pertambahan, samakan level intensitas tersebut tanpa bersikap tidak sopan sedikitpun kepada mereka, sehingga Anda akan dapat meredam kemungkinan untuk terjadinya negativitas prospek Anda tersebut dan mengambil alih kondisi dan situasinya agar bisa menjadi lebih stabil.

6. Tawarkanlah kepada merek beberapa alternatif pilihan.

Beberapa alternatif pilihan yang dimaksud disini adalah dari adanya pilihan yang dapat mensolusikan permasalahan prospek Anda tersebut, pilihan “jalan tengah” serta pilihan premium yang sudah ada di luar budget mereka. Metode seperti ini akan semakin menaikkan nilai yang sudah Anda tawarkan dan akan mampu memberikan konteks di mana customer tidak hanya sekedar memperhatikan harga saja.

Lakukan langkah-langkah seperti di atas untuk lebih memperbanyak terjadinya closing sales Anda yang bergerak dalam bidang penjualan B2B. Jika Anda merasa lebih tertarik untuk strategi-strategi pelatihan marketing lainnya, Anda bisa menghubungi kami via WhatsApp 0812-5298-2900 atau email ke groedu@gmail.com. Kami tunggu kabar baiknya dari Anda semua. Selamat mencoba dan semoga sukses.