Tag Archives: Workshop pemasaran Jakarta

25Jan/18

BERBAGAI KESALAHAN YANG BISA DIJADIKAN SEBAGAI BAHAN PERTIMBANGAN DALAM BERBISNIS ONLINE

Kesalahan saat berbisnis memang suatu hal yang seringkali terjadi bukan hanya pada satu jenis bisnis saja, namun juga kepada bisnis-bisnis lainnya. Berbisnis merupakan salah satu jenis pilihan dari berbagai jenis pekerjaan lainnya. Bisnis dapat semakin berkembang menjadi lebih besar asalkan memiliki kesanggupan dan keseriusan untuk menjalankannya. Saat ini berbisnis online sudah begitu banyak peminat yang serius melakukan bisnis ini melalui media online. Pada dasarnya berbisnis online sama halnya dengan berbisnis offline, hanya saja yang membedakannya adalah pada jenis tingkatan pemanfaatan teknologi, baik itu untuk proses pemasaran dan juga untuk proses penjualannya.

FailNamun, dari balik segala kemudahan dan keuntungan yang lebih dihasilkan dari berbisnis online seperti ini juga masih tetap ada resikonya. Resiko tersebut juga dapat saja terjadi oleh berbagai macam jenis faktor, mulai dari kesalahan dalam hal pemasaran maupun berbagai kesalahan-kesalahan lainnya. Sehingga sebagai seorang pelaku bisnis online juga harus tetap memperhatikan lagi terkait dengan tindakan-tindakan yang akan dilakukan agar bisa terhindar dari terjadinya kesalahan-kesalahan yang menjadi kendala utama kesuskesan dalam berbisnis online. Cara seperti mempelajari seluruh hal-hal yang berhubungan dengan bisnis online secara mendalam dan melakukan pengamatan langsung terhadap bisnis online yang telah ada akan sangat membantu Anda agar dapat menghindari berbagai kesalahan saat menjalankan bisnis online.

Berikut ini adalah beberapa kesalahan saat berbisnis online yang seringkali terjadi pada kebanyakan para pelaku bisnis:

1. Tidak Mampu Konsisten.

Pada dasarnya saat bersiap untuk menjalankan bisnis, maka terlebih dahulu harus merencanakan sesuatu dengan sangat matang. Akan tetapi hal seperti ini seringkali tidak terlalu diperhatikan oleh para pelaku bisnis online, yang mana kebanyakan dari pelaku bisnis online sering kali tidak konsisten dalam menjalankan rencana bisnisnya. Kesalahan saat berbisnis online seperti ini sangat menganggu, terlebih lagi dalam berbisnis online juga terdapat persaingan yang sangat ketat apabila dibandingkan dengan berbisnis offline. Sehingga apabila kesalahan seperti ini terjadi lagi, maka dapat menjadikan bisnis offline yang sedang dijalankan dapat tertinggal dalam melakukan kompetisi transaksi bisnis online tersebut.

2. Strategi Bisnis yang Tidak Tepat.

Kesalahan berikutnya adalah karena strategi yang tidak tepat, seperti: kesalahan dalam memilih media online untuk melakukan pemasaran, penjualan maupun transaksi lainnya. Yang mana media online yang telah dipilih tersebut tidak mampu untuk memberikan fitur-fitur yang lebih untuk menarik perhatian para konsumen. Selain itu kesalahan dari strategi ini bisa juga terjadi saat sedang melakukan pemasaran, seperti: produk yang ditawarkan tidak memiliki informasi apapun yang jelas, sehingga menyebabkan adanya rasa ketidakpercayaan kepada konsumen terhadap produk tersebut.

3. Kurang Telaten Dalam Mengelola Media Online.

Media online memang bisa dimanfaatkan sebagai salah satu ajang pemasaran, penjualan maupun transaksi lainnya. Dengan begitu media online yang telah digunakan harus dikelola dengan sebaik mungkin, sehingga terjadinya kesalahan saat sedang berbisnis seperti ini dapat dihindari. Jika tidak memiliki banyak waktu dalam mengelola media social, seperti: konten yang tidak terlalu menarik dan up to date yang pada akhirnya akan semakin menyebabkan para konsumen akan lebih memilih untuk berbelanja ditempat-tempat lain yang lebih menarik.

4. Tidak Terlalu Tertarik untuk Mengikuti Perkembangan.

Berbisnis online juga harus siap mengikuti berbagai perkembangan teknologi internet yang terus berkembang. Biasanya para pelaku bisnis online yang terlalu nyaman untuk mengandalkan salah satu media online dan tidak ingin menambahkan lagi media online lainnya dalam rangka untuk memperluas jangkauan dari pemasaran bisnisnya. Sehingga jika pelaku bisnis terlalu kurang dalam mengikuti perkembangan tersebut, maka akan menjadikan bisnis yang sedang dijalankan akan semakin tertinggal dari para pesaingnya.

5. Tidak Mampu Memberikan Pelayanan yang Terbaik.

Pada saat berbisnis online, biasanya melakukan kegiatan pemasaran maupun transaksi lainnya melalui media online. Dimana dalam hal ini banyak yang harus diperhatikan karena berbeda dengan berbisnis offline lainnya yang terikat dengan jam kerja. Pada bisnis online seseorang dapat melakukan komunikasi selama 24 jam, bahkan diluar jam kerja. Sehingga pelaku bisnis juga harus pandai-pandai dalam memberikan pelayanan yang terbaik, seperti: memberikan informasi dengan ramah, memberikan respon yang secepat mungkin dan lain sebagainya. Dengan begitu akan memberikan kenyamanan yang lebih bagi konsumen dan berpeluang besar untuk mendapatkan konsumen yang lebih banyak lagi.

6. Terlalu Mudah Untuk Berputus Asa.

Kesalahan yang terjadi pada saat sedang berbisnis online yang bisa dikatakan menjadi kesalahan yang bisa membahayakan kelangsungan hidup dari bisnisnya yaitu terlalu mudah berputus asa. Padahal dalam menjalankan bisnis, suatu kegagalan bisa saja terjadi. Namun yang perlu diingat adalah dari kegagalan tersebutlah maka pelaku bisnis online harus bisa mengambil pelajaran dan lebih berhati-hati lagi dalam mengambil tindakan untuk kedepannya.

Dari beberapa kesalahan saat berbisnis online tersebut dapat dijadikan sebagai pertimbangan bagi para pelaku bisnis agar bisa lebih berhati-hati lagi dan dapat menghindari terjadinya kesalahan-kesalahan tersebut. Apabila kesalahan tersebut memang pernah terjadi, maka sebaiknya segeralah untuk memperbaikinya agar bisnis online yang Anda jalankan dapat tetap terus berkembang dan akan mampu bersaing dengan lebih baik. Semoga bisa bermanfaat dan salam sukses.

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 0811-3444-910
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com

 

10Jan/18

TIPS PERSIAPAN SEBELUM AKAN MENGAJUKAN PINJAMAN MODAL BAGI PENGEMBANGAN BISNIS

Modal memang bukanlah yang utama dalam bisnis. Namun, tidak dapat disangkal bahwa tanpa adanya modal, sering kali bisnis tidak akan dapat mulai berjalan. Masalahnya adalah, modal juga tidak selamanya bisa didapatkan dengan mudah. Seorang pebisnis bisa saja menabung sampai modalnya terkumpul sangat banyak, namun hal itu pastinya juga akan membutuhkan waktu yang sangat lama. Akhirnya, harus mengajukan pinjaman modalpun akan menjadi pilihan utama.

Tips-Cara-Mendapatkan-Pinjaman-Modal-Usaha-Tanpa-JaminanMeminjam dana untuk modal bisnis juga sebenarnya bukan hal yang mudah. Seringkali pihak peminjam akan menetapkan peraturan yang sangat ketat dan bahkan begitu susah untuk bisa dipenuhi. Pebisnispun lagi-lagi harus gagal untuk bisa mendapatkan pinjaman modal. Nah, bagi Anda tentu saja tidak ingin mengalami hal-hal mengenaskan seperti itu, bukan?

Karena itulah, maka berikut ini adalah beberapa tips sukses yang bisa Anda lakukan agar bisa mendapatkan pinjaman modal untuk kebutuhan bisnis.

1. Melakukan Berbagai Persiapan yang Sangat Matang.

Persiapan awal untuk bisnis memang berupa modal, namun jika ternyata modal itu belum ada, maka apa yang harus Anda persiapkan?

Pada poin ini, persiapan yang dimaksud adalah pada riset terlebih dahulu sebelum akan mengajukan pinjaman modal. Biasanya, pihak pemberi modal akan memeriksa bagaimana rencana bisnis Anda untuk menentukan kelayakannya. Dari rencana bisnis inilah, maka mereka akan bisa memprediksi apakah bisnis yang akan mereka modali memiliki peluang untuk bisa menghasilkan profit. Karena, dengan adanya profit, maka Anda pastinya akan sanggup untuk membayar pinjaman secara lancar. Maka dari itu, ceklah kembali rencana dari bisnis Anda dan lakukan perbaikan jika memang harus dilakukan.

Yang harus diingat adalah bahwa Anda tidak akan bisa mengajukan pinjaman dana kepada sembarang orang. Pelajari persyaratan dan berbagai ketentuan yang berlaku. Carilah bank atau pihak peminjam lain yang menawarkan bunga cicilan paling rendah serta tenor yang lebih fleksibel. Jangan sampai gara-gara masih kurang riset, maka pembayaran modal ini justru akan semakin memberatkan Anda di tengah jalan dan malah menghalangi perkembangan dari bisnis Anda.

2. Memiliki Tujuan Pinjaman Dengan Modal yang Pasti.

Sebelum Anda akan mengajukan pinjaman modal, maka tanyakan kembali pada diri sendiri: modal tersebut akan Anda gunakan untuk keperluan apa? Ya, Anda akan menggunakan modal tersebut untuk mengembangkan bisnis, tetapi akan dialokasikan ke mana saja? Pemberi pinjaman pastinya juga ingin tahu ke mana uang mereka akan pergi. Anda bisa menuliskan secara lebih detail tentang rencana ini pada rencana bisnis, misalnya untuk menyewa kantor, membeli alat-alat produksi, dan lain sebagainya. Tanpa adanya tujuan yang pasti, maka akan menjadi lebih mudah bagi Anda untuk menggunakan modal tersebut bagi hal-hal yang sifatnya masih kurang penting.

3. Sudah Menentukan Nominal (Jumlah) Pinjaman Secara Pasti.

Membicarakan tentang uang memang merupakan salah satu topik yang terlalu sensitif. Rasa sungkan pastinya akan selalu muncul pada saat Anda diminta untuk menyebutkan jumlah pinjaman modal yang dibutuhkan untuk pengembangan bisnis. Namun, mau tidak mau Anda tetap harus bisa menentukan jumlah pinjaman pasti dalam angka yang jelas terhadap pihak pemberi pinjaman. Itulah mengapa riset sangat penting untuk dilakukan. Melalui risetlah maka Anda akan bisa tahu tentang apa saja yang harus dilakukan, apa yang masih diperlukan untuk melakukan hal tersebut, dan berapa banyak sumber daya yang dibutuhkan oleh bisnis.

Dengan begitu, Anda tidak akan sampai mendapatkan jumlah pinjaman modal yang terlalu kecil atau terlalu besar. Pinjaman yang terlalu kecil hanya akan membuat Anda semakin kekurangan modal, sedangkan jika terlalu besar bisa menjadikan Anda merasa kesulitan pada saat nanti akan mengembalikan pinjaman tersebut. Hal ini tentu saja akan bisa menambah masalah baru yang tidak sama sekali tidak perlu.

4. Memilih Sumber Pinjaman yang Tepat.

Bank mungkin menjadi yang pertama muncul dalam pikiran Anda sebagai sumber pinjaman modal terbaik. Tentu saja tidak ada yang salah dengan pemikiran tersebut. Namun, yang harus diingat adalah bahwa bank biasanya akan menerapkan persyaratan dan ketentuan yang sangat ketat, sehingga Anda juga harus benar-benar melakukan persiapan yang benar-benar matang.

Jika tidak ingin berurusan dengan pihak bank, maka Anda selalu bisa meminjam dana kepada kerabat terdekat. Namun untuk hal ini cukup rawan, karena jika terjadi masalah sedikit saja, maka bisa jadi akan sangat berdampak buruk pada hubungan kekerabatan Anda.

Nah, sebagai opsi lain, saat ini terdapat pula yang disebut dengan peer-to-peer (P2P) lending. Idealnya, adalah praktek P2P lending yang dilakukan melalui sebuah platform online yang nantinya mempertemukan pihak pemberi pinjaman (investor) dan pihak penerima pinjaman (pebisnis). P2P lending bukanlah lembaga keuangan. Apabila dibandingkan dengan bank, P2P lending tidak hanya memiliki persyaratan yang relatif lebih mudah, namun juga akan memberikan tarif bunga yang jauh lebih rendah.

Itulah beberapa tips sukses yang mungkin bisa Anda coba untuk bisa mendapatkan pinjaman modal bagi bisnis. Berhati-hatilah pada saat akan meminjam modal, karena jika sampai salah sedikit saja, maka akan berakibat buruk pada pengembangan bisnis Anda untuk kedepannya. Good luck/selamat mencoba!

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 0811-3444-910
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com