Tag Archives: Konsultan trainer pelatihan Surabaya

25May/18

MEMAHAMI MASING-MASING KARAKTER PERSONA PELANGGAN DALAM MEMILIH STRATEGI MARKETING YANG LEBIH TEPAT BAGI MEREKA

Yang di maksud persona pelanggan (customer persona) merupakan reaksi fiksi dari para pembeli dan para pengguna dari produk Anda. reaksi fiksi seperti ini sangat berguna untuk jenis simulasi penerimaan, penggunaan dan evaluasi dari produk Anda. Baik dari yang sudah lama beredar di pasaran atau yang masih belum dilepas (launcing produk baru). Dengan menciptakan persona pelanggan, maka Anda akan dapat mengetahui tentang bagaimana caranya strategi agar dapat berinteraksi dengan mereka dalam berbagai karakteristik dan latar belakang mereka yang berbeda-beda.

ecover-2Interaksi antara Anda dengan pelanggan tidak mungkin akan bisa disamaratakan untuk semua jenis pelanggan, khususnya adalah dalam hal menangani komplain dan evaluasi terhadap produk Anda yang sudah mereka beli. Dengan adanya penanganan yang lebih baik dan berbeda-beda  untuk setiap karakteristik dari para pelanggan tersebut, maka produk dan perusahaan Anda akan mendapatkan image yang juga baik. Menurut Bryan Eisenberg, secara garis besar model persona pelanggan terbagi menjadi empat macam kategori, yaitu:

1. Persona Kompetitif (Competitive Persona).

Sesuai dengan namanya, persona kompetitif (competitive persona) adalah menginginkan produk Anda untuk dapat meningkatkan kemampuannya pada saat “kompetisi” yang mereka jalani. Yang harus Anda lakukan adalah menunjukan bahwa produk Anda masih dapat meningkatkan kemampuan dan kualitasnya apabila dibandingkan dengan produk lain yang tidak menggunakannya. Ketika menjelaskan tentang produk Anda terhadap tipe persona jenis ini, baik secara langsung maupun tidak langsung, hindari untuk lebih berfokus kepada pembicaraan tentang keunggulan dari produk perusahaan Anda.

Yang sangat ingin didengar oleh jenis persona ini adalah apa yang membuat produk Anda dapat meningkatkan nilai kompetitifnya di mata orang lain. Menangani persona jenis ini sedikit lebih merepotkan, karena mereka akan banyak menuntut kualitas dari produk Anda. Tipe customer persona jenis ini adalah sebagai si pengambil keputusan yang cepat dan berpikir dengan secara logis apabila dibandingkan dengan tipe persona jenis lainnya. Meskipun demikian, emosi mereka lah yang sebenarnya berperan untuk menggerakan mereka agar membeli produk Anda. Karena itulah, maka berikanlah penanganan yang akan dapat membuat mereka merasa lebih ekslusif melebihi dari yang lain. Sehingga merek akan merasa bahwa produk Anda adalah sebagai produk pilihan yang paling tepat untuk dirinya.

2. Persona Spontan (Spontaneous Persona).

Tipe customer persona jenis ini adalah tipe persona yang cukup mudah untuk mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang lain. Biasanya, Anda akan bertemu dengan persona jenis ini dari salah satu pelanggan Anda yang setidaknya pernah mencoba produk Anda. Pelanggan Anda tersebut akan menceritakan keunggulan dari produk Anda kepada persona jenis ini. Jika persona jenis ini merasa bahwa produk Anda begitu cocok untuk dirinya, maka mereka akan langsung membelinya secara spontan (tanpa memperhatikan harga dari produk Anda). Anda akan langsung berpikir bahwa persona jenis ini adalah berupa segmen pasar yang cukup menguntungkan bagi produk Anda. Namun untuk mendapatkan persona jenis ini tidaklah mudah. Bagian marketing Anda terlebih dahulu harus memahami bagaimana setiap emosi dari para customer persona jenis ini. Dengan demikian, Pitching yang benar-benar pas dan mengena dengan emosinya akan sangat mempengaruhi keputusannya untuk membeli produk Anda atau tidak.

Anda harus sangat berhati-hati ketika memasarkan produk Anda kepada persona jenis ini. Setelah mereka membeli dan menggunakan produk Anda, persona jenis ini akan sangat jarang sekali untuk berinteraksi dengan Anda. Maka Anda perlu untuk mengawali interaksi terlebih dahulu setelah (after sales) terhadap persona jenis ini. Tanyakan tentang bagaimana kesannya setelah membeli dan menggunakan produk-produk dari Anda. Karena tipe persona jenis ini adalah seorang yang tidak segan-segan untuk menceritakan pengalamannya dalam menggunakan produk Anda apakah itu baik atau buruk baginya.

3. Persona Metodis (Methodical Persona).

Seperti namanya, jenis customer persona seperti ini akan lebih teliti sebelum membeli produk dari Anda. Ia bahkan akan mengkomparasikan produk dari Anda dengan produk dari kompetitor Anda. Berbeda dengan persona jenis lainnya, tipe customer persona jenis ini akan berpikir lebih logis dalam mengambil keputusan untuk membeli atau tidak menggunakan produk dari Anda.

Yang harus Anda lakukan dalam kegiatan pemasarannya adalah tunjukan saja bahwa produk Anda memang jauh lebih baik jika dilihat dari berbagai aspek apabila dibandingkan dengan produk keluaran dari para kompetitor Anda. Namun perlu diingat, bahwa pesan yang akan Anda sampaikan jangan sampai terlalu menjatuhkan kompetitor Anda. Sampaikan dengan data-data dan fakta yang cukup jelas tentang apa saja keunggulan dari produk Anda. Jangan pernah mencoba untuk memanipulasi data-data dan testimonial dari produk Anda ketika memasarkan produk terhadap persona jenis ini.

4. Persona Humanistik (Humanistic Persona).

Seperti halnya dua customer persona teratas, persona humanis jauh lebih mengedepankan emosinya ketika akan memutuskan untuk membeli atau akan menggunakan sesuatu. Meskipun demikian, tipe persona jenis ini jauh lebih lambat dalam mengambil keputusan apabila dibandingkan dengan competitive persona dan spontaneous persona. Anda membutuhkan kesabaran ekstra dalam memasarkan produk Anda terhadap tipe persona jenis ini.

Persona humanis sangat menyukai berinteraksi. Semakin Anda lebih dikenal baik oleh persona jenis ini, maka semakin besar pula peluang bagi Anda untuk menjual produk Anda kepada persona jenis ini. Persona ini adalah gabungan antara Persona Spontan (Spontaneous Persona) dan Persona Metodis (Methodical Persona). Anda harus menceritakan bagaimana pengalaman dari orang-orang terdekatnya yang sudah memakai produk Anda kepada tipe persona jenis ini. Oleh karena itulah, maka dalam memasarkan produk Anda kepada tipe persona jenis ini, Anda harus mengumpulkan berbagai testimonial-testimonial dari para pengguna produk-produk Anda.

 

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 0811-3444-910
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com

22May/18

TAHAPAN-TAHAPAN PERENCANAAN SEDERHANA DALAM PROSES PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTURING

Jenis perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur yang cukup banyak kita jumpai saat ini. Gambaran secara lebih jelas tentang jenis perusahaan manufaktur tidak berarti harus melulu melihat sebuah pabrik-pabrik besar dan sangat luas. Namun hanya cukup melihat bagaimana proses produksi yang sudah dilakukannya, yaitu jenis perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan bahan-bahan baku/mentah agar dapat menjadi bahan jadi yang sudah siap untuk digunakan oleh para konsumen.

sop1Perusahaan jenis manufaktur memiliki peran yang begitu besar dalam kehidupan kita. Karena dengan adanya perusahaan manufaktur ini, maka kita bisa memanfaatkan berbagai jenis bahan-bahan mentah yang semula tidak pernah digunakan untuk menjadi barang jadi yang bisa dimanfaatkan lagi.

Dalam terjadinya proses produksi tersebut telah dibutuhkan adanya perencanaan produksi yang lebih matang agar apa yang menjadi fungsi dari proses produksi tersebut dapat dipenuhi dengan baik. Fungsi dari proses produksi adalah untuk membuat barang atau jasa yang telah dibutuhkan oleh masyarakat dengan waktu, jumlah, dan harga yang benar-benar sesuai. Hal seperti ini akan menghindarkan dari terjadinya lambatnya waktu dari produksi, harga yang tidak sesuai, dan dalam jumlah yang tidak tepat.

Misalnya, jika Anda memiliki jenis usaha konveksi baju-baju anak. Anda tidak tahu bagaimana untuk merencanakan proses produksi dari jenis usaha konveksi sehingga fungsi produksi usaha Anda tidak dapat berjalan dengan baik. Anda memproduksi baju anak pada saat sebuah perusahaan baju anak ternama telah mengenalkan produk barunya dengan harga berada di bawah harga produk dari usaha kecil Anda.

Maka produk Anda tidak akan dilirik oleh para konsumen, yang tentunya akan lebih senang untuk memilih brand yang sudah sangat mapan. Belum lagi jikaAnda memproduksinya dalam jumlah yang sangat besar karena Anda merasa yakin bahwa produk Anda akan menjadi laku keras. Memang, baju yang akan Anda hasilkan sangat bagus, baik dari segi kualitas bahan dan desain. Namun karena Anda tidak tahu bagaimana mengatur timing yang lebih tepat untuk memproduksinya, maka stok baju anak yang telah Anda produksi malah semakin menumpuk di gudang. Produk Anda menjadi kalah bersaing. Inilah yang bisa menjadi penyebab dari ambruknya usaha Anda, Untuk menghindari agar tidak sampai terjadi hal yang terburuk seperti diatas, maka Anda sangat membutuhkan adanya perencanaan proses produksi. Metode dari perencanaan produksi perusahaan manufaktur berhubungan erat dengan beberapa hal berikut ini, yaitu:

1. Jenis barang yang akan diproduksi.
2. Prediksi jumlah output barang yang akan diproduksi.
3. Tatacara pengolahan/pembuatan barang jadi.

Keputusan tentang jenis dan jumlah produk yang akan Anda produksi harus berdasarkan atas data-data dari kebutuhan pasar yang telah didapatkan oleh bagian marketing. Setelah Anda berhasil untuk mendapatkan data-data dari bagian marketing, maka Anda dapat menginformasikannya kepada bagian produksi agar segera untuk membuat produk sesuai dengan apa yang telah dibutuhkan oleh pasar.

Tahapan-Tahapan Untuk Perencanaan Sederhana Proses Produksi Perusahaan Manufaktur

Perencanaan produksi perusahaan manufaktur ini bukanlah metode yang sangat rumit yang hanya bisa diterapkan pada perusahaan-perusahaan manufaktur yang berskala sangat besar. Namun dapat sedikit lebih disederhanakan melalui beberapa tahapan berikut, yaitu:

1. Desain awal proses.

Desain dan spesifikasi serta persyaratan yang harus dipenuhi. Misalnya menggunakan 5 unit mesin jahit listrik Treasure BS 101, 2 unit mesin press kaos dan lain sebagainya.

2. Desain produk.

Menentukan bagaimana desain dari barang/produk yang nantinya akan diproduksi dengan tepat. Anda dapat membuat desain baju berdasarkan bahan (kain atau kaos), usia anak, ukuran dan warna dengan lebih mendetail. Dalam membuat desain seperti ini Anda bisa meminta bantuan dari orang yang lebih ahli dalam bidang desain baju anak dan penjahit. Desain baju tersebut pada awalnya harus dibuat dalam bentuk gambar yang sudah dilengkapi dengan informasi bahan, ukuran, detail jahitan atau aksesorisnya.

3. Cara pembuatan (produksi).

Pada tahap ini Anda harus menentukan urutan-urutan dari proses produksi, tempat kerja, dan peralatan yang nantinya akan digunakan. Misalnya, untuk membuat pola, memotong kain, menjahit dan melakukan pengecekan akhir. Sedangkan alat-alat yang nantinya akan digunakan untuk masing-masing proses adalah berupa gunting, benang, dan lain sebagainya yang sudah disiapkan sebelumnya.

4. Memulai proses pembuatannya.

Pada tahap terakhir ini Anda dapat melakukan proses modifikasi dari langkah-langkah diatas (poin 3), akan tetapi harus disesuaikan dengan desain serta tuntutan dari kualitas. Terkadang hasil yang nantinya akan Anda peroleh pada tahap ini memang akan sedikit berbeda dengan perencanaan dari awal. Ini merupakan hal yang sangat wajar selama tidak sampai menyimpang jauh dari berbagai ketentuan yang sudah Anda tetapkan sebelumnya, mulai dari langkah 1-3.

Yang harus selalu Anda ingat adalah dalam menentukan jumlah barang-barang yang akan diproduksi memang sangat dipengaruhi oleh bagaimana pola permintaan atau forecast dari para pelanggan. Jangan sampai Anda meremehkan metode perencanaan produksi dari usaha manufaktur, karena hal yang kelihatannya seperti proses produksi yang sangat sepele akan menjadi sangat menentukan bagi keberlangsungan dari proses produksi dan penjualan Anda.

 

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 0811-3444-910
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com