16Jul/15

MANAGERIAL SKILL FOR MANAGER

Dalam menyongsong era persaingan yang semakin ketat di era MEA ( Masyarakat Ekonomi Asia), dimana pemasaran produk sudah tidak bisa menggunakan cara-cara lama, maka sangat diperlukan keterampilan managerial yang semakin terasah dengan tajam untuk mengatasi adanya persaingan yang semakin ketat tersebut. Para manager perusahaan membutuhkan pengetahuan managerial skill agar dapat meningkatkan efektifitas kinerja perusahaan, dengan demikian harapan peningkatan atau pertumbuhan organisasi secara keseluruhan akan tercapai. Namun kendala-kendala yang ada dan sering dihadapi oleh perusahaan adalah adanya ketakmampuan managemen dalam memberikan pengetahuan managerial skill ini khususnya pada para menager yunior (Pimpinan Cabang), sehingga pada akhirnya kinerja para manager tidak lagi sesuai dengan apa yang diharapkan oleh perusahaan.

Selain itu adanya perubahan-perubahan lanskap bisnis yang kian tahun sudah berubah mengakibatkan setiap manager dalam perusahaan wajib memiliki kemampuan Super. Oleh sebab itu perusahaan sudah selayaknya mulai memperhatikan para managernya yang berkaitan dengan :

  1. Pentingnya peran Manajemen bagi kegiatan bisnis.
  2. Fungsi fungsi Manajemen yang harus dikuasai oleh Manager /Pimpinan Cabang.
  3. Tingkatan Manajemen dan tanggung jawabnya.
  4. Peran manajer pada setiap area management.
  5. Skill yang dibutuhkan oleh setiap manajer agar sukses memimpin team work.

Pada training ini  diharapkan para manager akan mendapatkan pencerahan dan inspirasi yang menarik dan yang mudah diterapkan di perusahaan.

®Materi Pelatihan

  1. Apa yang harus dilakukan seorang manager?
  2. Keterampilan apa yang diperlukan seorang manager?
  3. Bagaimana menjadi manager yang efektif?
  4. Bagaimana strategi menjadi agen perubahan di perusahaan?
  5. Bagaimana menentukan/membuat tujuan (goal setting)
  6. Bagaimana membuat perencanaan?
  7. Bagaimana menemukan cara efektif dalam pengorganisasian (Organizing)
  8. Bagaimana memimpin yang efektif?
  9. Strategi efektif melakukan pengendalian.
  10. Tips dan trik mananement kinerja yang dibutuhkan manager.
  11. Bagaimana strategi mendelegasikan yang efektif ke bawahan.
  12. Bagaimana menetapkan peta tanggung jawab pada anak buah.
  13. Bagaimana menyusun laporan yang efektif.
  14. Bagimana melakukan meeting yang efektif.
  15. Trik dan tips menegur bawahan yang efektif.
  16. Bagaimana menyelesaikan masalah dan mengelola konflik.

 Tujuan Pelatihan

  1. Untuk meningkatkan managerial skill para Pimpinan cabang atau Management Trainee/salesmanager/marketing manager dan sekelasnya.
  2. Untuk membantu para peserta mengembangkan managerial skill yang selama ini belum dimaksimalkan agar kinerja perusahaan meningkat.
  3. Untuk menciptakan Manager handal yang saat ini amat langkah dalam menduduki pos-pos penting dalam perusahaan.
  4. Untuk membekali para Pimpinan cabang atau Management Trainee/salesmanager/marketing manager dan sekelasnya, agar mampu berkinerja profesional dalam menghadapi era persaingan yang semakin ketat.

 Metode pelatihan

Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan/workshop & contoh kasus.

Fasilitas : File foto training, Sertificate dan hand out .

Durasi : 12 Jam

Peserta : Pemilik Usaha/Sales Manager/Pimpinan Cabang/Management Trainee.

Investasi : Rp 2.750.000,-/Peserta

Call atau sms ke : 0818521172

15Jul/15

MENGELOLA SDM DALAM MENJALANKAN E-LEARNING

Berbicara SDM dalam dunia E-learning, hampir sama dengan membicarakan ikan dalam dunia perikanan, membicarakan pohon dalam dunia kehutanan, membicarakan siswa dalam dunia pendidikan, atau membicarakan kendaraan dalam dunia otomotif.

SDM yang dimaksud di sini bukanlah Share Decision Making, System Design and Management, atau Security Ditribution and Marketing. SDM yang dimaksud di sini adalah Sumber Daya Manusia, atau dikenal juga dengan nama Human Resources.

Semua SDM di manapun dituntut untuk selalu melakukan upgrading (peningkatan) guna memenuhi kebutuhan yang terus berkembang sesuai dengan perkembangan jaman. Untuk itu, setiap pengelolaan SDM di manapun, membutuhkan manajemen yang baik agar semua SDM bisa terarahkan dengan baik pula, sehingga SDM yang ada bisa diberdayakan dengan optimal.

Pemberdayaan SDM dalam manajemen SDM merupakan proses, tindakan dan strategi manajemen yang mendorong setiap individu agar mengalami proses pertumbuhan dan pengembangan kemampuan secara lebih tangguh dan mandiri.

Manajemen SDM -dalam sebuah perusahaan/institusi- bertanggungjawab memfasilitasi pemberdayaan SDM itu melalui penciptaan lingkungan yang kondusif, agar dapat membantu setiap individu untuk dapat bertumbuh-kembang secara maksimal dalam hal profesionalisme dan kompetensi hidup (baca: life skill)nya. Manajemen SDM akan mengatur dan memposisikan setiap SDM sesuai dengan keahliannya, sekaligus mengatur pemberdayaan SDM yang ada.

Dalam dunia e-learning, SDM merupakan faktor yang sangat vital dalam implementasi e-learning. Mengapa demikian? Karena e-learning muncul justru untuk meningkatkan kualitas SDM, baik itu di perusahaan, instansi, institusi/dunia pendidikan, maupun di dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu SDM yang ada perlu dipersiapkan dengan sebaik-baiknya sebelum e-learning dijalankan.

SDM suatu perusahaan/institusi harus mempunyai pola pikir yang menyatakan bahwa e-learning menjadi kebutuhan perusahaan/institusi untuk mencapai visi dan misi perusahaan/institusi itu sendiri, sehingga e-learning harus dilakukan. Cara pandang ini tentunya membawa konsekuensi dan menuntut adanya perubahan, diantaranya adalah perubahan budaya kerja di perusahaan/institusi tersebut. Dalam hal ini manajemen SDM sebagai pengelola SDM yang ada tentunya akan membuat kebijakan-kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan untuk menjalankan e-learning di perusahaan/institusi tersebut.

Sudah cukup jelas bahwa untuk menjalankan e-learning, kompetensi manajemen SDM dan juga para pengelola e-learning perlu dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Kompetensi itu meliputi kompetensi pengelolaan konten, kompetensi untuk pengelolaan pembelajaran, dan kompetensi untuk pengelolaan pelaksanaan e-learning itu sendiri. Dengan dikuasainya semua kompetensi di atas, maka dapat dipastikan e-learning yang dijalankan akan terlaksana dan tersampaikan dengan baik. (Dian Sukmawan)