TRAINING DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT, 30-31 AGUSTUS 2019

Pada saat ini meskipun perusahaan memiliki pemasaran secara on line, tetapi masih dibutuhkan pemasaran secara off line. Bagaimana memasarkan secara off line? Ternyata membutuhkan berbagai persiapan, mulai dari merekrut Tim penjualan, memetakan wilayah penjualan, mengelola logistik, dan bagaimana mengelola piutang dagang jika perusahaan menjual dengan cara kredit.

Untuk membangun Tim penjualan ternyata tidak mudah karena kendala pencarian SDM yang semakin sulit. Oleh sebab itu perusahaan yang sedang membutuhkan para pemasar off line perlu mencari bibit-bibit yang dapat membantu menjual secara off line. Sedangkan agar penjualan ke channel distribusi bisa dikelola dengan baik, dibutuhkan wilayah penjualan yang mesti dipetakan. Serta jika sudah melakukan penjualan, tentunya membutuhkan cara dan strategi bagaimana mengelola piutang penjualan agar dibayar oleh pelanggan sehingga tidk menjadi piutang bad debt. Serta bagaimana kita bisa menilai para tenaga pemasaran kita tersebut berprestasi dengan baik.

Pada pelatihan Distributorship management kita akan banyak belajar mengenai bagaimana kita mendistribusikan produk ke channel (Toko konvensional, Toko Modern dan Horeka) dengan melakukan perencanaan yang matang mengenai Tim penjualan, pengelolaan wilayah penjualan dan pengelolaan piutang penjualan serta pengelolaan delivery service melalui logistik yang ada di perusahaan. Ikuti pelatihan tersebut diatas yang sangat menarik bagi para manager penjualan, pemilik bisnis start up, pemilik pabrik penghasil produk baru, serta kaum praktisi yang ingin memperdalam Distributorship Management.

Poin-pon yang akan dipelajari pada Distributorship management antara lain :

Bagaimana merekrut Tim penjualan yang handal, menggerakan, mengontrol dan menilainya sehingga Tim penjualan sukses dalam meraih Target.
Bagaimana memetakan wilayah penjualan dengan Sales Territory management dan mengajari sales force agar dapat mengerjakan wilayah penjualan sehingga target penjualan tercapai.
Bagaimana sales force dapat mengelola piutang penjualan dengan baik sehingga perusahaan tidak mengalami kerugian tetapi target penjualan tetap tercapai.
Bagaimana membuat sistem manajemen distribusi yang baik sehingga perusahaan distribusi company yang dibangun pada akhirnya menjadi perusahaan yang langgeng meski persaingan ketat dan berada dalam era digital.
Bagaimana kiat-kiat bekerja sama dengan principal agar tetap bertahan dengan principal dan meraih sukses penjualan dan profit, apabila produk bukan diproduksi sendiri melainkan dari banyak supplier (Principal)
Target peserta : Manager Penjualan, Supervisor penjualan, Pemilik bisnis Start Up, pemilik pabrik dengan hasil produk baru, dan praktisi/akademisi yang tertarik dengan distributorship Management.

Pelatihan 2 hari : Jumat -sabtu, 30 -31 Agustus 2019

Investasi : Rp 2.500.000,- Early Bird : Rp 2.250.000,-

Anda berminat silahkan kontak 081-252982900. Atau isi form di sini.

TRAINING PENJUALAN B TO B DI SURABAYA, KAMIS 18 JULI 2019

Masih banyak tenaga penjual yang mengira bahwa teknik penjualan business to business (B2B) sama dengan teknik penjualan yang sama dengan barang sehari-hari, padahal secara sifatnya sangat berbeda dalam hal proses, karakteristik klien, dan teknik menjualnya. Sehingga seringkali yang terjadi adalah gagalnya penawaran atau tidak terjadi repeat order di kemudian hari. Selain itu para tenaga penjualan juga tidak dilengkapi dengan wawasan dan pengetahuan lebih lanjut mengenai penjualan B2B sehingga kadang memerlukan waktu yang lama untuk mempelajarinya sendiri dengan proses trial and error. Oleh karena itu, modul ini dibuat untuk membantu para tenaga penjualan untuk lebih efektif dalam melakukan penjualan B2B. Dimana harapannya dalam modul ini para tenaga penjualan akan juga memahami bagaimana cara membuat penawaran B2B yang menarik, teknik negosiasi yang baik, juga cara membina hubungan jangka panjang yang baik dengan klien kita.

Materi Pelatihan:

Perbedaan penjualan B2B dan penjualan B2C:
Modul ini akan membahas pengertian penjualan B2B dan perbedaannya dengan penjualan yang biasa atau yang berorientasi pada pelanggan (B2C). Dengan demikian para tenaga penjualan dapat memahami bagaimana menghadapi tantangan dan dinamika yang ada di sistem penjualan B2B.
Memahami karakteristik pelanggan B2B:
Pada modul ini, para tenaga penjualan akan ditunjukkan tentang cara mengenali tipe dan kondisi terupdate dari klien dan organisasi yang sedang dihadapi, termasuk kebutuhan dan keinginan yang paling dalam dari klien yang akan mempengaruhi proses penjualan B2B.
Memahami proses penjualan B2B:
Modul ini akan membahas bagaimana tahapan-tahapan yang dilalui oleh seorang tenaga penjualan B2B, serta peran dan tantangan dari masing-masing bagian yang ada di dalam organisasi klien sehingga proses pendekatan yang dilakukan lebih dapat berhasil.
Menjadi tenaga penjualan B2B yang efektif:
Pada modul ini, para tenaga penjualan akan mengetahui bagaimana sebaiknya sifat dan aspek pribadi yang perlu dimiliki oleh seorang tenaga penjualan B2B yang baik sehingga dapat lebih efektif dalam melakukan negosiasi dan closing terhadap klien.
Membuat penawaran penjualan B2B yang baik:
Modul ini membahas tentang alternatif-alternatif penawaran yang dapat dibuat oleh tenaga penjual B2B sehingga menarik di mata klien dan dipertimbangkan lebih lanjut sehingga memiliki peluang berhasil dari proses negosiasinya lebih besar.
Teknik Negosiasi Penjualan B2B:
Modul ini akan membahas bagaimana cara melakukan teknik negosiasi win-win dalam melakukan penjualan B2B berdasarkan tipe klien yang dihadapi. Para tenaga pejualan juga akan mengenali faktor-faktor yang akan berpengaruh terhadap efektifitas proses negosiasi.
Perserta : Tim penjualan/ Sales person
Daftar : Hubungi 081-8521172, 081-252-982900 (wa), 0813-3309-9915 (wa)
Harga per orang Rp 1.750.000,-
Langsung daftar 3 Orang @ Rp 1.500.000,-
Tempat : Training Room Groedu, Cito Mall, Jl. A. Yani No. 288, Lantai UG, Blok UB 05/03, Surabaya.
Tempat terbatas.

Daftar ? Silakah isi Form ini –>
 https://forms.gle/X249rSQnAn374GJYA

SUCCESSFUL PROBLEM SOLVING & DECISION MAKING DALAM KASUS-KASUS PENJUALAN

Pernah mengalami masalah dalam penjualan? Tapi tidak ada pemecahannya, dan masalah berulang-ulang terjadi. Maka anda membutuhkan seorang mentor, ikuti training ini agar anda smart dalam mengatasi masalah terkait penjualan.

Training ini sangat bagus diiukuti, khususnya untuk mengasah keterampilan dalam pemecahan masalah sehari-hari yang terkait dengan masalah penjualan.

Materi Training ini sangat diperlukan bagi Personal Contributor,Supervisor sampai level Manager. Mengapa penjualan turun,produktivitas tidak meningkat,sistem prosedur yang dibuat tidak berjalan dengan baik, tak habis2nya persoalan dalam proses kerja penjualan sehari2nya. Hal ini tidak bisa dibiarkan atau menunggu ada perbaikan dengan sendirinya.Kebanyakan orang lebih suka menghindari masalah. Materi ini akan mengajar dan melatih peserta training untuk mampu dan bisa berhasil dalam pemecahan masalah dengan beberapa Metode serta bagaimana membuat keputusan dalam penyelesaian yang terbaiknya.
Training Coaching dengan 4 sesi berisi :

  1. Memahami Masalah & Metode Solusi Masalah
  2. Tipe Masalah berdasarkan Level & Target Kualitas yang dicapai
  3. Mengenal Permasalahan Proses Penjualan
  4. Role Play Presentasi Problem Solving & Decision Making

Anda berminat, silahkan hubungi 081-252-982900, untuk pendaftar 5 pertama mendapat potongan hingga Rp 500.000,- saja.

BUKU TERBAIK BAGAIMANA MENDIRIKAN DISTRIBUTOR SECARA EFEKTIF

Di Indonesia lagi-lagi sangat sulit untuk mendapatkan buku terbaik untuk mendirikan distributor. Sayang buku dengan judul “Strategy mendirikan Distributor” ini sudah tidak diterbitkan lagi, sehingga kita kesulitan untuk belajar dari buku tersebut. Pada kesempatan ini, diinfokan bahwa buku terbaik ini secara master masih tersimpan, dan akan tetap digunakan sebagai pembelajaran yang sifatnya untuk lebih banyak lagi buat masyarakat luas dalam mendapatkannya, yakni melalui program e-learning yang didirikan oleh penulis buku ini. Bukan semata-mata untuk mencari keuntungan dari buku ini, tetapi bagaimana semua peminat bidang distribusi ini bisa bersama-sama mengembangkan ilmu kedistributoran termasuk cara mendirikan distributor itu sendiri bisa terpelajari secara luas. Melalui e-learning ini buku ini akan disempurnakan sebagai modul yang akan dibagi secara cuma-cuma untuk pendonasi pembelajaran jarak jauh ini. Apabila anda berminat, silahkan kirim email ke : groedu@gmail.com. Pasti anda akan dipandu.

BUKU TERBAIK BELAJAR MANAJEMEN DISTRIBUSI

Untuk belajar manajemen Distribusi memang tidak banyak buku yang beredar di Indonesia. Ada satu buku yang sangat menarik dan diterbitkan oleh penerbit besar di Jakarta yang berjudul “Distributorship Management”. Buku ini mengulas secara komplit mengenai pemahaman-pemahaman kinerja distributor serta bagaimana Principal (produsen) seharusnya memperlakukan distributor mitra kerja samanya agar produk-produk yang dipasarkan bisa tetap langgeng di pasar. Selain mengulas banyak mengenai kerja sama antara principal dan distributor, buku ini mengulas management distributor secara keseluruhan sangat detail dan mendalam. Dari buku ini kita bisa belajar dan mengevaluasi kembali bagaimana kinerja distributor secara kesuluruhan. Sayang buku ini sudah tidak diterbitkan lagi oleh Penerbit Gramedia yang membesutnya hingga menjadi buku best seller. Pada kesempatan ini bagi pembaca, praktisi, usahawan distribusi, akademisi dan pemerhati distribusi, tentunya sangat membutuhkan buku ini sebagai ilmu pengetahuan dan sebagai refrensi untuk mempertajam kinerja bisnis kedistribusian. Sangat mengungtungkan jika bapak ibu memilikinya. Namun karena tidak diterbitkan lagi, maka pada kesempatan ini Groedu academy akan memberikan buku ini dalam bentuk re-print jika bapak/ibu turut serta dalam membangun groedu academy dalam format e-learning. Selain sebagai modul pembelajaran jarak jauh, dipakai pula untuk menguji pengetahuan bapak/ibu melalui form ujian bersertifikasi melalui pembelajaran jarak jauh ini. Semoga pembaca berminat untuk mengembangkan dan turut serta dalam pembangunan pembelajaran jarak jauh ini.

Metode penyampaian  Pembelajaran jarak jauh

Apa yang dimaksud pembelajaran jarak jauh?

Pembelajaran jarak jauh (juga disebut juga pendidikan jarak jauh) merupakan pelatihan yang diberikan kepada peserta atau siswa yang tidak berkumpul bersama di satu tempat secara rutin untuk menerima pelajaran secara langsung dari instruktur. Bahan-bahan dan instruksi-instruksi detail yang bersifat khusus dikirimkan atau disediakan untuk para peserta yang selanjutnya melaksanakan tugas-tugas yang akan dievaluasi oleh instruktur. Dalam kenyataannya dapat dimungkinkan instruktur dan peserta tersebut terpisah tidak hanya secara geografis namun juga waktu.

Mengapa digunakan pembelajaran jarak jauh?

Pembelajaran jarak jauh memungkinkan para peserta mengambil kelas kapanpun dan dimanapun. Hal ini memungkinkan mereka untuk menyesuaikan pendidikan dan pelatihannya dengan tanggung jawab dan komitmen-komitmen lainnya, seperti keluarga dan pekerjaan. Ini juga memberi kesempatan kepada para peserta yang mungkin tidak dapat  belajar karena keterbatasan waktu, jarak atau dana untuk ikut serta. Dan juga memungkinkan subyek-subyek yang dianggap tidak begitu umum diajarkan tersedia bagi lebih banyak peserta.

Pro dan kontra mengenai pembelajaran jarak jauh

Pembelajaran jarak jauh dapat sangat efektif, khususnya bagi para peserta yang lebih dewasa dan memiliki motivasi kuat untuk mengejar sukses dan senang diberi kepercayaan melakukan proses belajar secara mandiri. Namun demikian, kesuksesan paket Pembelajaran Jarak Jauh, yang meninggalkan ketaatan pada jadwal seperti pada proses pembelajaran tatap muka, bukanlah merupakan suatu pilihan yang mudah baik bagi instruktur maupun peserta didik. Berikut ini beberapa pro dan kontra:

Kelebihan  Kekurangan
  • Logistik yang mudah — yang dibutuhkan adalah komunikasi yang baik
  • Mengurangi pengeluaran tambahan, seperti untuk ruang kelas dan staf pengajar
  • Peserta didik dapat mengontrol kapan mereka belajar dan pada tahapan apa
  • Pembelajaran jarak jauh dapat lebih dimungkinkan karena peserta didik dapat menyesuaikan pelajarannya sambil bekerja
  • Waktu dan pekerjaan yang berkaitan dengan penyampaian proses pembelajaran jarak jauh lebih banyak daripada proses pembelajaran secara tatap muka
  • Dukungan administratif untuk proses pembelajaran jarak jauh dibutuhkan untuk melayani jumlah peserta didik yang mungkin sangat banyak
  • Beberapa peserta merasa terasing karena jarak
  • Kurangnya struktur dan kebutuhan akan motivasi/inisiatif yang tinggi dapat merupakan tantangan (masalah) bagi para peserta

Bagaimana pembelajaran jarak jauh disampaikan?

Proses pembelajaran jarak jauh dapat disampaikan dengan menggunakan berbagai teknik dan teknologi. E-learning mungkin merupakan bentuk pembelajaran jarak jauh yang paling mahal dan paling maju, namun ada cara-cara penyampaian pelatihan lainnya yang telah digunakan dengan berhasil selama bertahun-tahun. Metode penyampaian tersebut antara lain:

  • E-learning: penyampaian dengan komputer dan memanfaatkan teknologi internet serta pemrograman yang memungkinkan para peserta didik untuk berinteraksi dengan bahan-bahan pelajaran melalui chat room (ruang komunikasi), notice board (papan pengumuman), video conferencing, dll. Beberapa contoh mengenai metode ini dapat diperoleh di:http://www.archive-skills.com/links/links10.php
  • Program televisi: merupakan suatu seri program televisi yang dirancang untuk menyampaikan teknik-teknik dan teori. Metode ini dapat berupa penyiaran melalui saluran kabel atau saluran terestrial atau dengan menyediakan video tape atau DVD. Selama beberapa tahun Open University di Inggris menggunakan teknik ini.
  • Bahan-bahan tertulis: kadangkala disebut kursus melalui surat (correspondence courses), dimana bahan-bahan teks ditulis secara khusus untuk kursus dengan proses belajar jarak jauh, misalnya buku kerja (workbook) yang berisikan tugas-tugas dan latihan-latihan, dimana peserta didik dapat mengerjakannya dengan tingkat kecepatan yang ditentukannya sendiri.

Apa yang berbeda dalam pembelajaran jarak jauh?

Pembelajaran jarak jauh memerlukan suatu pendekatan yang berbeda dalam hal perencanaan, perancangan, penyampaian kursus dan komunikasi. Peserta membutuhkan motivasi diri untuk memulai dan mengembangkan persistensi dan keahlian-keahlian dalam tugas yang bersifat mandiri (self-directing work). Instruktur akan mengembangkan dan menggunakan metodologi-metodologi dan gaya-gaya pembelajaran baru, mulai dari instruksi langsung hingga mengelola strategi-strategi pembelajaran, memberi dukungan terhadap peserta didik, memfasilitasi perdebatan jarak jauh, serta mendiseminasi informasi dan pandangan-pandangan. Beberapa elemen dari proses pembelajaran yang difasilitasi dan yang individual dipresentasikan dalam proses pembelajaran jarak jauh.

Bagaimana menulis bahan-bahan pembelajaran jarak jauh

Saat membuat bahan-bahan tekstual  untuk pembelajaran jarak jauh, penting sekali bahwa bahan-bahan tersebut ditulis sedemikian rupa dengan mengikutsertakan peserta. Beberapa tip diantaranya :

  • Tulisan dibuat sederhana, tidak bertele-tele, dan jelas
  • Berikan definisi untuk kata-kata atau peristilahan yang dipergunakan
  • Gunakan suatu gaya informal dan yang dapat dipahami
  • Berikan hasil (outcome) pembelajaran yang akan dicapai secara jelas untuk setiap unit/modul
  • Petakan langkah-langkah bagi peserta tersebut pada saat anda mengemukakan mengenai hasil-hasil (outcome) proses pembelajaran tersebut sehingga mereka mengetahui dimana mereka berada dan hendak kemana selanjutnya.
  • Jika memungkinkan, ulangi konsep-konsep, ide-ide dan teori-teori beberapa kali
  • Selingi aktivitas-aktivitas dan latihan-latihan untuk penilaian sendiri (self assessment) secara terus-menerus yang nantinya diakhiri dengan sesuatu yang lebih penting
  • Bangun pengetahuan dan pemahaman melalui beberapa latihan
  • Apabila memungkinkan, gunakan contoh-contoh dan studi-studi kasus yang relevan

Faktor-faktor keberhasilan

Terdapat beberapa faktor penting keberhasilan pembelajaran jarak jauh:

  1. Instruktur harus semangat dan konsisten (committed)
  2. Tim harus melibatkan dukungan administratif yang baik, tergantung pada jenis bahan dan metode-metode penyampaian yang dipergunakan, serta staf perancangan dan pembuatan yang baik
  3. Bahan-bahan pengajaran harus direncanakan dengan baik sehingga mereka dapat diuji dan selalu tersedia. Sebagian besar pekerjaan dilakukan sebelum bahan-bahan tersebut diterima oleh para peserta
  4. Harus ada fasilitasi dan dorongan terhadap interaksi peserta baik dengan instruktur maupun dengan para peserta sendiri
  5. Pelatih harus tetap berkomunikasi secara rutin dengan semua peserta didik
  6. Kemampuan untuk menggunakan setiap teknologi yang digunakan merupakan keharusan. Harus diujikan dan dijelaskan kepada para peserta sepenuhnya sehingga mereka mereka mengenali dengan baik dan merasa nyaman dengannya
  7. Masalah-masalah komunikasi dan teknis harus diselesaikan begitu muncul
  8. Instruktur perlu menggunakan berbagai metode interaksi dan feedback (misalnya komunikasi satu per satu conference calls,snail-mails, e-mail, video dan komunikasi tatap muka dengan menggunakan komputer (computer conferencing)
  9. Para peserta dapat menyimpan buku hariannya mengenai pandangan-pandangan mereka terhadap kemajuan dan isi dari kursus tersebut dan selanjutnya mengirimkan atau menyampaikan secara berkala
  10. Sangat penting untuk dapat melakukan kursus langsung tatap muka paling tidak satu kali, yang akan lebih baik bila dilakukan diawal dalam rangka membantu para peserta terbiasa dengan rutinitas pembelajaran jarak jauh dan untuk memberikan beberapa arahan mengenai teknik-teknik belajar

Sumber : http://www.ica-sae.org/trainer/indonesian/p11.htm

Selamat datang di e-learning Managemen Distribusi

Tidak terasa sudah 30 tahun kami bergerak di bidang manajemen distribusi dengan segala  rintangan dan tantangan. Pada akhirnya lahirlah Groedu International Consultant pada tahun 2005 dengan para klien yang bergerak sebagai Principal maupun Distributor dalam praktek-praktek pemasaran dan distribusi produk. Groedu mulai menyediakan layanan konsultasi dan training yang sangat terbatas dengan tim yang tidak gemuk, sebab tidak banyak praktisi-akademisi bisa melebur dalam penanganan konsultasi khususnya, sehingga kami mengalami kesulitan yang cukup lama dalam melayani klien yang beragam dengan lokasi semakin meluas.

Kekurangan ini semakin kami rasakan sejak didirikannya perusahaan sekelas dealer yang khusus dalam software accounting, software Distribusi, software manufacturing, software Pay Roll & HRD dan software Komunikasi-promosi yang merupakan group Groedu. Semakin lebarlah cakrawala kami, bahwa dengan dua perusahaan tersebut kami semakin kurang bisa melayani perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi. Sebab ternyata kebutuhan klien tidak sekedar dalam manajemen distribusi atau software, tetapi pada kebutuhan SDM yang cukup mumpuni di bidang distribusi, seperti Manager operasional, Sales manager, Sales supervisor bahkan SDM lini-depan seperti Salesman, collector dan SPG. Sedangkan persediaan tenaga-tenaga tersebut makin terbatas dari hari ke hari, sehingga memunculkan ide pada kami untuk membantu para klien secara lebih luas dalam pengembangan SDM dalam bentuk pembelajaran jarak jauh.

Ide kami sebenarnya sangat sederhana yakni, untuk pengembangan SDM di bidang distribusi tidak hanya kami yang akan memberikan. Tetapi kami mengharapkan peran serta para praktisi, akademisi, pemilik perusahaan dan pemilik distributor dalam pengembangan keilmuan manajemen distribusi ini. Dengan begini diharapkan ilmu distribusi semakin berkembang melalui kajian dan pemecahan kasus-kasus riil yang terjadi di lapangan tanpa meninggalkan teori-teori yang sudah ada.

Presiden Joko Widodo telah mencanangkan untuk fokus memperbaiki transportasi laut dan potensi kemaritiman Indonesia. Kondisi geografis Indonesia yang 2/3 wilayahnya adalah laut, ditambah dengan kurangnya perhatian terhadap pembangunan infrastruktur perhubungan laut menyebabkan pembangunan ekonomi dan perkembangan perdagangan di wilayah-wilayah Timur Indonesia relatif lebih lambat dibandingkan di Pulau Jawa dan Sumatra. Akibat umumnya adalah harga-harga komoditas dan produk fisik di wilayah-wilayah tersebut lebih tinggi.

Apabila rencana Presiden Jokowi jadi diwujudkan, tidak tertutup kemungkinan ilmu manajemen distribusi semakin dibutuhkan di seluruh Tanah Air. Saat itu berlaku, sistem pembelajaran paling efektif untuk diterapkan dalam rangka penyebarluasan ilmu manajemen distribusi adalah pembelajaran elektronik jarak jauh memanfaatkan Internet dan teknologi informasi (e-learning). Tantangan terbesar kami saat ini dalam memanfaatkan peluang ini adalah membangun organisasi dari orang-orang yang cakap sekaligus memiliki passion untuk mengelola sistem pendidikan online  yang menyampaikan manfaat-manfaat TERBAIK dalam bidangnya.

Oleh karena itu kami menawarkan peluang kepada para praktisi, pengusaha dan akademisi untuk bergabung bersama kami mengembangkan e-learning ini.

Visi e-learning -> “Menjadi e-learning bidang manajemen distribusi, serta keilmuan pelengkap lainnya yang pertama dan terbesar di Indonesia dengan menjadi tolok ukur atau acuan industri-industri bidang produk dan jasa di Indonesia maupun mancanegara”

Misi e-learning -> “Menjadikan sumberdaya khususnya kaum praktisi, pengusaha dan akademisi bisa terlibat dalam aktivitas ini, sehingga mendapatkan manfaat untuk perkembangan bisnis maupun karir pribadi secara berkesinambungan.”

Untuk itu bapak/ibu dapat mendaftarkan diri segera di situs ini www.groeduacademy.com untuk segera terlibat dalam membesarkan e-learning ini yang merupakan milik kita secara bersama demi perkembangan manajemen distribusi di Indonesia.

Apa yang bisa kita lakukan ketika join di situs www.groeduacademy.com ?

Bapak/ ibu bisa menjadi pengelola situs ini sesuai kemampuan di bidang masing-masing layaknya mengelola sebuah universitas, seperti pengelola perpustakaan, admission, dosen, fotografer, desainer, serta lain-lain kebutuhan universitas on line. Atau bapak/ibu bisa sebagai konsultan, trainer/tutor, penulis, pencetak kasus-kasus distribusi yang cukup berbobot, maupun sebagai mahasiswa yang ber-sertificate, yang nantinya bisa digunakan sebagai refrensi di dunia kerja. Manfaat ini akan sangat terasa apabila bapak/ibu, saudara-i memposisikan sebagai mahasiswa sehingga sertificate yang didapat bisa menjadi refrensi pada perusahaan dimana kita bekerja, baik di perusahaan FMCG (Fast Moving consumenr good) atau perusahaan sejenis lainnya yang bergerak dalam bidang distribusi.

Aktivitas-aktivitas yang sangat beragam di bidang manajemen distribusi serta ilmu pelengkapnya dapat didokumentasikan dalam bentuk video, foto, tulisan/artikel, tulisan buku, ceramah-ceramah yang terekam serta lainnya, sehingga kepakaran bapak/ibu dalam bidang manajemen distribusi benar-benar ternyatakan dalam dokumen-dokumen tersebut, yang nantinya bisa menjadi bahan ajar mengajar yang sangat luar biasa.

Dari aktivitas tersebut di atas tentunya bapak ibu layaknya sebagai seorang author (apabila bapak ibu sebagai kontributor) yang setiap semester akan mendapatkan Royalty fee yang besarnya tidak terbatas tergantung dari besar kecilnya peserta di situs ini. Sedangkan untuk pengembangan percobaan situs ini kami membutuhkan donasi awal sebesar Rp 1.000.000,- (Satu juta rupiah) per mahasiswa dengan kompensasi bagi mahasiswa akan mendapatkan buku ajar Manajemen Distribusi dalam bentuk e-book sebanyak 15 materi yang bisa di-down load di situs ini. Kemudian submmit form ujian dengan bebas dipilih oleh seorang mahasiswa dan sertificate setelah lulus ujian.

100 Mahasiswa awal yang mendaftar, selain mendapatkan materi e-book sebanyak 15, akan mendapatkan e-book free berikutnya yang berkaitan dengan  :  Negotiation, Market Intelligence, Lounching New Product, Basic Distributorship Management, Sales Force Territory Management, Management Account Receivable, Management data base customer, Management kantor cabang, Supervisory Management, Managerial skill, yang bisa di-download secara berkala sampai dengan penyempurnaan situs ini. Serta soal-soal ujian, yang membuat mahasiswa mahir secara keterampilan dan knowledge dibidang manajemen penjualan dan distribusi.

Mahasiswa yang mengikuti tidak kami batasi dari lulusan apa, minimal SLTA, dan yang penting pada saat ini sedang menggeluti bidang distribusi di perusahaan, di usaha masing-masing, atau belum ada usaha sama sekali, setatus sebagai mahasiswa, dosen, atau lain-lain. Pada tahap awal percobaan ini kami membutuhkan 100 orang yang bisa membantu pengembangan situs ini.

Setelah menjadi mahasiswa bapak/ibu memperoleh kesempatan untuk berkontribusi lebih lanjut di situs ini seperti penawaran kami di muka, baik sebagai trainer/tutor, konsultan, dosen maupun pencipta artikel dan kasus-kasus distribusi di situs ini. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi groedu@gmail.com

 

 

12Sep/19

STRATEGI AGAR PRODUK KITA TERDISTRIBUSI LEBIH CEPAT DAN EFISIEN

Kembali lagi bersama kami Groedu Academy. Masih ingat kan pembaca mengenai artikel sebelumnya dengan judul yang sama, yakni cara agar Produk kita terdistribusi labih cepat dan efisien. klik di sini sebelumnya dan berikut dibawah penjelasan selanjutnya.

Menentukan komisi untuk sales
Cara ini lebih menekankan pada pemberian komisi kepada sales yang mampu menjual produk. Sebagai contoh sebuah produsen memiliki sepuluh orang sales, dan kita tentukan komisi bagi mereka misal 2% – 5% dari penjualan.
Beberapa benefit yang diperoleh ketika kita meluangkan biaya untuk komisi penjualan

  • Menstimulus tim sales untuk menjual barang sebanyak mungkin. Sebab motovasi mereka menjual ialah agar mendapatkan imbalan komisi sebanyak mungkin.
  • Membangun relasi dengan konsumen.
  • Memetakan pasar.
  • Memetakan kekuatan dan kelemhan tim sales.
  • Sebagai alat untuk menentukan strategi dan kebijakan penjualan selanjutnya.
    Dalam menentukan komisi sales tentunya ada teknik khusus. Berikut poin-poin yang harus diperhatikan dalam menentukan komisi tim sales.
  • Komisi harus bersifat Transparan, diketahui dan dapat dengan mudah dihitung oleh siapapun. Hal ini bermanfaat agar tim penjualan mampu mendapatkan gambaran seberapa besar komisi dan penjualan yang akan mereka dapat. Tentunya plan dan realisasi harus seimbang, dan ketika setiap anggota sales menetapkan target harus direview terlebih dahulu oleh spv marketing untuk menentukan kewajarannya.
  • Tentukan target untuk jenjang karir tertentu. Hal ini penting sebab target yang telah ditetapkan dan dirumuskan secara bersama akan menumbuhkan tantangan bagi tim sales. Target penjualan dapat diartikan sebagai target untuk melompat ke posisi yang lebih tinggi. Sementara penetapan target penjualan yang terlalu rendah akan menjadi bumerang tersendiri bagi perusahaan anda.
  • Target yang ditetapkan mesti searah dengan target perusahaan. sebagai contoh perusahaan sedang berusaha menciptakan channel baru, sehingga dibutuhkan pendapatan yang lebih tinggi. Jadi skema penjualan harus sesuai dengan rencana bisnis perusahaan.
  • Berikan remunerasi materiil dan non materiil. Pujian, penghargaan, apresiasi merupakan bagian dari remunerasi non materiil. Penghargaan Salesman of the year, Best Performance Sales dapat diberikan kepada salesman yang berprestasi. Model remunerasi yang seperti ini akan menjadi pelengkap skema remunerasi yang ada.

Membuat website
Strategi menggunakan website ada dua cara. Pertama kita menjual produk-produk kita melalui website yang kita miliki. Di website tersebut dapat kita pasang nomor kontak yang dapat dihubungi. Sehingga nantinya calon pembeli yang tertarik akan terhubung dengan kita melalui nomor kontak yang terpasang. Kedua kita memasang produk kita pada web site milik orang lain. Kita beriklan pada web site orang lain.
Tentunya web yang dimiliki oleh perusahaan memiliki keuntungan. Beberapa keuntungan yang diperoleh perusahaan yang memiliki website yakni :
Aspek keunggulan Informasi
• Perusahaan dapat memberikan informasi mengenai produk / layanan lengkap pada website milik mereka.
• Perusahaan tidak perlu membuat / mencetak brosur yang di sebar ke jalan atau tempat ramai untuk menjaring konsumen.
• Perusahaan tidak perlu lagi mencetak poster yang kemudian ditempel di dinding untuk dapat mengenalkan produknya.
• Perusahaan juga tidak perlu membuat katalog produk lebih sering yang hanya untuk mempromosikan produk mereka.

Aspek kredibilitas
• Perusahaan akannampak lebih profesional ketika memiliki website.
• Informasi yang detail, faktual akan membuat pelanggan lebih percaya pada keandalan produk kita.
• Fungsi web hampir sama dengan media lainnya dalam memberikan informasi, sehingga kredibilitas produk akan tergantung pada kredibilitas web yang kita bangun.

Aspek pasar
• Dengan memiliki website, jangkauan pelayanan produk / jasa ke konsumen akan lebih luas.
• Memudahkan pelanggan menemukan produk kita lebih mudah ketika mereka lupa saat tim sales melakukan presentasi, promo, menebarkan brosur dsb.

Aspek Profit
• Dengan jangkauan market lebih luas, jumlah konsumen yang banyak tentunya potensi untuk mendapatkan profit lebih besar akan terbuka lebih lebar.

Aspek fleksibilitas
• Produk-produk anda dapat di lihat oleh pelanggan kapan pun dan dimanapun.
• Perusahaan akan lebih mampu memberikan daya banding ke pelanggan baik perbandingan spesifikasi, model, harga dan sebagainya.
• Saran dan komentar pembeli juga akan bermanfaat bagi perusahaan, feed back akan menentukan keputusan membeli pengunjung web.

Meningkatkan loyalitas
• Melalui relationship management hubungan antara pelanggan dengan managemen akan lebih dekat
• Ketika web menyediakan layanan customer service melalui chat, perusahaan akan mendapatkan feedback pengembangan produk kedepannya.

Mengantarkan barang
Cara ini merupakan cara yang paling sederhana yang bisa dilakukan oleh perusahaan start up. Cara mengantarkan dapat dengan langsung bisa melalui Cash On Delivery (COD) atau menggunakan jasa ekspedisi pengiriman. Saran kami agar pembaca bekerja sama dengan jasa pengiriman yang mampu memberikan layanan tepat waktu dan tingkat kredibilitasnya tinggi.

Terima kasih telah berkunjung ke website kami, itulah sedikit penjelasan mengenai strategi agar produk kita terdistribusi labih cepat dan efisien. Apabila pembaca membutuhkan konsultasi manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) perusahaan, training pemasaran dan penjualan dan butuh Accounting Software untuk penjualan pembaca dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 / 081-8521172. Kami siap membantu anda.