Metode penyampaian  Pembelajaran jarak jauh

Apa yang dimaksud pembelajaran jarak jauh?

Pembelajaran jarak jauh (juga disebut juga pendidikan jarak jauh) merupakan pelatihan yang diberikan kepada peserta atau siswa yang tidak berkumpul bersama di satu tempat secara rutin untuk menerima pelajaran secara langsung dari instruktur. Bahan-bahan dan instruksi-instruksi detail yang bersifat khusus dikirimkan atau disediakan untuk para peserta yang selanjutnya melaksanakan tugas-tugas yang akan dievaluasi oleh instruktur. Dalam kenyataannya dapat dimungkinkan instruktur dan peserta tersebut terpisah tidak hanya secara geografis namun juga waktu.

Mengapa digunakan pembelajaran jarak jauh?

Pembelajaran jarak jauh memungkinkan para peserta mengambil kelas kapanpun dan dimanapun. Hal ini memungkinkan mereka untuk menyesuaikan pendidikan dan pelatihannya dengan tanggung jawab dan komitmen-komitmen lainnya, seperti keluarga dan pekerjaan. Ini juga memberi kesempatan kepada para peserta yang mungkin tidak dapat  belajar karena keterbatasan waktu, jarak atau dana untuk ikut serta. Dan juga memungkinkan subyek-subyek yang dianggap tidak begitu umum diajarkan tersedia bagi lebih banyak peserta.

Pro dan kontra mengenai pembelajaran jarak jauh

Pembelajaran jarak jauh dapat sangat efektif, khususnya bagi para peserta yang lebih dewasa dan memiliki motivasi kuat untuk mengejar sukses dan senang diberi kepercayaan melakukan proses belajar secara mandiri. Namun demikian, kesuksesan paket Pembelajaran Jarak Jauh, yang meninggalkan ketaatan pada jadwal seperti pada proses pembelajaran tatap muka, bukanlah merupakan suatu pilihan yang mudah baik bagi instruktur maupun peserta didik. Berikut ini beberapa pro dan kontra:

Kelebihan  Kekurangan
  • Logistik yang mudah — yang dibutuhkan adalah komunikasi yang baik
  • Mengurangi pengeluaran tambahan, seperti untuk ruang kelas dan staf pengajar
  • Peserta didik dapat mengontrol kapan mereka belajar dan pada tahapan apa
  • Pembelajaran jarak jauh dapat lebih dimungkinkan karena peserta didik dapat menyesuaikan pelajarannya sambil bekerja
  • Waktu dan pekerjaan yang berkaitan dengan penyampaian proses pembelajaran jarak jauh lebih banyak daripada proses pembelajaran secara tatap muka
  • Dukungan administratif untuk proses pembelajaran jarak jauh dibutuhkan untuk melayani jumlah peserta didik yang mungkin sangat banyak
  • Beberapa peserta merasa terasing karena jarak
  • Kurangnya struktur dan kebutuhan akan motivasi/inisiatif yang tinggi dapat merupakan tantangan (masalah) bagi para peserta

Bagaimana pembelajaran jarak jauh disampaikan?

Proses pembelajaran jarak jauh dapat disampaikan dengan menggunakan berbagai teknik dan teknologi. E-learning mungkin merupakan bentuk pembelajaran jarak jauh yang paling mahal dan paling maju, namun ada cara-cara penyampaian pelatihan lainnya yang telah digunakan dengan berhasil selama bertahun-tahun. Metode penyampaian tersebut antara lain:

  • E-learning: penyampaian dengan komputer dan memanfaatkan teknologi internet serta pemrograman yang memungkinkan para peserta didik untuk berinteraksi dengan bahan-bahan pelajaran melalui chat room (ruang komunikasi), notice board (papan pengumuman), video conferencing, dll. Beberapa contoh mengenai metode ini dapat diperoleh di:http://www.archive-skills.com/links/links10.php
  • Program televisi: merupakan suatu seri program televisi yang dirancang untuk menyampaikan teknik-teknik dan teori. Metode ini dapat berupa penyiaran melalui saluran kabel atau saluran terestrial atau dengan menyediakan video tape atau DVD. Selama beberapa tahun Open University di Inggris menggunakan teknik ini.
  • Bahan-bahan tertulis: kadangkala disebut kursus melalui surat (correspondence courses), dimana bahan-bahan teks ditulis secara khusus untuk kursus dengan proses belajar jarak jauh, misalnya buku kerja (workbook) yang berisikan tugas-tugas dan latihan-latihan, dimana peserta didik dapat mengerjakannya dengan tingkat kecepatan yang ditentukannya sendiri.

Apa yang berbeda dalam pembelajaran jarak jauh?

Pembelajaran jarak jauh memerlukan suatu pendekatan yang berbeda dalam hal perencanaan, perancangan, penyampaian kursus dan komunikasi. Peserta membutuhkan motivasi diri untuk memulai dan mengembangkan persistensi dan keahlian-keahlian dalam tugas yang bersifat mandiri (self-directing work). Instruktur akan mengembangkan dan menggunakan metodologi-metodologi dan gaya-gaya pembelajaran baru, mulai dari instruksi langsung hingga mengelola strategi-strategi pembelajaran, memberi dukungan terhadap peserta didik, memfasilitasi perdebatan jarak jauh, serta mendiseminasi informasi dan pandangan-pandangan. Beberapa elemen dari proses pembelajaran yang difasilitasi dan yang individual dipresentasikan dalam proses pembelajaran jarak jauh.

Bagaimana menulis bahan-bahan pembelajaran jarak jauh

Saat membuat bahan-bahan tekstual  untuk pembelajaran jarak jauh, penting sekali bahwa bahan-bahan tersebut ditulis sedemikian rupa dengan mengikutsertakan peserta. Beberapa tip diantaranya :

  • Tulisan dibuat sederhana, tidak bertele-tele, dan jelas
  • Berikan definisi untuk kata-kata atau peristilahan yang dipergunakan
  • Gunakan suatu gaya informal dan yang dapat dipahami
  • Berikan hasil (outcome) pembelajaran yang akan dicapai secara jelas untuk setiap unit/modul
  • Petakan langkah-langkah bagi peserta tersebut pada saat anda mengemukakan mengenai hasil-hasil (outcome) proses pembelajaran tersebut sehingga mereka mengetahui dimana mereka berada dan hendak kemana selanjutnya.
  • Jika memungkinkan, ulangi konsep-konsep, ide-ide dan teori-teori beberapa kali
  • Selingi aktivitas-aktivitas dan latihan-latihan untuk penilaian sendiri (self assessment) secara terus-menerus yang nantinya diakhiri dengan sesuatu yang lebih penting
  • Bangun pengetahuan dan pemahaman melalui beberapa latihan
  • Apabila memungkinkan, gunakan contoh-contoh dan studi-studi kasus yang relevan

Faktor-faktor keberhasilan

Terdapat beberapa faktor penting keberhasilan pembelajaran jarak jauh:

  1. Instruktur harus semangat dan konsisten (committed)
  2. Tim harus melibatkan dukungan administratif yang baik, tergantung pada jenis bahan dan metode-metode penyampaian yang dipergunakan, serta staf perancangan dan pembuatan yang baik
  3. Bahan-bahan pengajaran harus direncanakan dengan baik sehingga mereka dapat diuji dan selalu tersedia. Sebagian besar pekerjaan dilakukan sebelum bahan-bahan tersebut diterima oleh para peserta
  4. Harus ada fasilitasi dan dorongan terhadap interaksi peserta baik dengan instruktur maupun dengan para peserta sendiri
  5. Pelatih harus tetap berkomunikasi secara rutin dengan semua peserta didik
  6. Kemampuan untuk menggunakan setiap teknologi yang digunakan merupakan keharusan. Harus diujikan dan dijelaskan kepada para peserta sepenuhnya sehingga mereka mereka mengenali dengan baik dan merasa nyaman dengannya
  7. Masalah-masalah komunikasi dan teknis harus diselesaikan begitu muncul
  8. Instruktur perlu menggunakan berbagai metode interaksi dan feedback (misalnya komunikasi satu per satu conference calls,snail-mails, e-mail, video dan komunikasi tatap muka dengan menggunakan komputer (computer conferencing)
  9. Para peserta dapat menyimpan buku hariannya mengenai pandangan-pandangan mereka terhadap kemajuan dan isi dari kursus tersebut dan selanjutnya mengirimkan atau menyampaikan secara berkala
  10. Sangat penting untuk dapat melakukan kursus langsung tatap muka paling tidak satu kali, yang akan lebih baik bila dilakukan diawal dalam rangka membantu para peserta terbiasa dengan rutinitas pembelajaran jarak jauh dan untuk memberikan beberapa arahan mengenai teknik-teknik belajar

Sumber : http://www.ica-sae.org/trainer/indonesian/p11.htm

Selamat datang di e-learning Managemen Distribusi

Tidak terasa sudah 30 tahun kami bergerak di bidang manajemen distribusi dengan segala  rintangan dan tantangan. Pada akhirnya lahirlah Groedu International Consultant pada tahun 2005 dengan para klien yang bergerak sebagai Principal maupun Distributor dalam praktek-praktek pemasaran dan distribusi produk. Groedu mulai menyediakan layanan konsultasi dan training yang sangat terbatas dengan tim yang tidak gemuk, sebab tidak banyak praktisi-akademisi bisa melebur dalam penanganan konsultasi khususnya, sehingga kami mengalami kesulitan yang cukup lama dalam melayani klien yang beragam dengan lokasi semakin meluas.

Kekurangan ini semakin kami rasakan sejak didirikannya perusahaan sekelas dealer yang khusus dalam software accounting, software Distribusi, software manufacturing, software Pay Roll & HRD dan software Komunikasi-promosi yang merupakan group Groedu. Semakin lebarlah cakrawala kami, bahwa dengan dua perusahaan tersebut kami semakin kurang bisa melayani perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi. Sebab ternyata kebutuhan klien tidak sekedar dalam manajemen distribusi atau software, tetapi pada kebutuhan SDM yang cukup mumpuni di bidang distribusi, seperti Manager operasional, Sales manager, Sales supervisor bahkan SDM lini-depan seperti Salesman, collector dan SPG. Sedangkan persediaan tenaga-tenaga tersebut makin terbatas dari hari ke hari, sehingga memunculkan ide pada kami untuk membantu para klien secara lebih luas dalam pengembangan SDM dalam bentuk pembelajaran jarak jauh.

Ide kami sebenarnya sangat sederhana yakni, untuk pengembangan SDM di bidang distribusi tidak hanya kami yang akan memberikan. Tetapi kami mengharapkan peran serta para praktisi, akademisi, pemilik perusahaan dan pemilik distributor dalam pengembangan keilmuan manajemen distribusi ini. Dengan begini diharapkan ilmu distribusi semakin berkembang melalui kajian dan pemecahan kasus-kasus riil yang terjadi di lapangan tanpa meninggalkan teori-teori yang sudah ada.

Presiden Joko Widodo telah mencanangkan untuk fokus memperbaiki transportasi laut dan potensi kemaritiman Indonesia. Kondisi geografis Indonesia yang 2/3 wilayahnya adalah laut, ditambah dengan kurangnya perhatian terhadap pembangunan infrastruktur perhubungan laut menyebabkan pembangunan ekonomi dan perkembangan perdagangan di wilayah-wilayah Timur Indonesia relatif lebih lambat dibandingkan di Pulau Jawa dan Sumatra. Akibat umumnya adalah harga-harga komoditas dan produk fisik di wilayah-wilayah tersebut lebih tinggi.

Apabila rencana Presiden Jokowi jadi diwujudkan, tidak tertutup kemungkinan ilmu manajemen distribusi semakin dibutuhkan di seluruh Tanah Air. Saat itu berlaku, sistem pembelajaran paling efektif untuk diterapkan dalam rangka penyebarluasan ilmu manajemen distribusi adalah pembelajaran elektronik jarak jauh memanfaatkan Internet dan teknologi informasi (e-learning). Tantangan terbesar kami saat ini dalam memanfaatkan peluang ini adalah membangun organisasi dari orang-orang yang cakap sekaligus memiliki passion untuk mengelola sistem pendidikan online  yang menyampaikan manfaat-manfaat TERBAIK dalam bidangnya.

Oleh karena itu kami menawarkan peluang kepada para praktisi, pengusaha dan akademisi untuk bergabung bersama kami mengembangkan e-learning ini.

Visi e-learning -> “Menjadi e-learning bidang manajemen distribusi, serta keilmuan pelengkap lainnya yang pertama dan terbesar di Indonesia dengan menjadi tolok ukur atau acuan industri-industri bidang produk dan jasa di Indonesia maupun mancanegara”

Misi e-learning -> “Menjadikan sumberdaya khususnya kaum praktisi, pengusaha dan akademisi bisa terlibat dalam aktivitas ini, sehingga mendapatkan manfaat untuk perkembangan bisnis maupun karir pribadi secara berkesinambungan.”

Untuk itu bapak/ibu dapat mendaftarkan diri segera di situs ini www.groeduacademy.com untuk segera terlibat dalam membesarkan e-learning ini yang merupakan milik kita secara bersama demi perkembangan manajemen distribusi di Indonesia.

Apa yang bisa kita lakukan ketika join di situs www.groeduacademy.com ?

Bapak/ ibu bisa menjadi pengelola situs ini sesuai kemampuan di bidang masing-masing layaknya mengelola sebuah universitas, seperti pengelola perpustakaan, admission, dosen, fotografer, desainer, serta lain-lain kebutuhan universitas on line. Atau bapak/ibu bisa sebagai konsultan, trainer/tutor, penulis, pencetak kasus-kasus distribusi yang cukup berbobot, maupun sebagai mahasiswa yang ber-sertificate, yang nantinya bisa digunakan sebagai refrensi di dunia kerja. Manfaat ini akan sangat terasa apabila bapak/ibu, saudara-i memposisikan sebagai mahasiswa sehingga sertificate yang didapat bisa menjadi refrensi pada perusahaan dimana kita bekerja, baik di perusahaan FMCG (Fast Moving consumenr good) atau perusahaan sejenis lainnya yang bergerak dalam bidang distribusi.

Aktivitas-aktivitas yang sangat beragam di bidang manajemen distribusi serta ilmu pelengkapnya dapat didokumentasikan dalam bentuk video, foto, tulisan/artikel, tulisan buku, ceramah-ceramah yang terekam serta lainnya, sehingga kepakaran bapak/ibu dalam bidang manajemen distribusi benar-benar ternyatakan dalam dokumen-dokumen tersebut, yang nantinya bisa menjadi bahan ajar mengajar yang sangat luar biasa.

Dari aktivitas tersebut di atas tentunya bapak ibu layaknya sebagai seorang author (apabila bapak ibu sebagai kontributor) yang setiap semester akan mendapatkan Royalty fee yang besarnya tidak terbatas tergantung dari besar kecilnya peserta di situs ini. Sedangkan untuk pengembangan percobaan situs ini kami membutuhkan donasi awal sebesar Rp 1.000.000,- (Satu juta rupiah) per mahasiswa dengan kompensasi bagi mahasiswa akan mendapatkan buku ajar Manajemen Distribusi dalam bentuk e-book sebanyak 15 materi yang bisa di-down load di situs ini. Kemudian submmit form ujian dengan bebas dipilih oleh seorang mahasiswa dan sertificate setelah lulus ujian.

100 Mahasiswa awal yang mendaftar, selain mendapatkan materi e-book sebanyak 15, akan mendapatkan e-book free berikutnya yang berkaitan dengan  :  Negotiation, Market Intelligence, Lounching New Product, Basic Distributorship Management, Sales Force Territory Management, Management Account Receivable, Management data base customer, Management kantor cabang, Supervisory Management, Managerial skill, yang bisa di-download secara berkala sampai dengan penyempurnaan situs ini. Serta soal-soal ujian, yang membuat mahasiswa mahir secara keterampilan dan knowledge dibidang manajemen penjualan dan distribusi.

Mahasiswa yang mengikuti tidak kami batasi dari lulusan apa, minimal SLTA, dan yang penting pada saat ini sedang menggeluti bidang distribusi di perusahaan, di usaha masing-masing, atau belum ada usaha sama sekali, setatus sebagai mahasiswa, dosen, atau lain-lain. Pada tahap awal percobaan ini kami membutuhkan 100 orang yang bisa membantu pengembangan situs ini.

Setelah menjadi mahasiswa bapak/ibu memperoleh kesempatan untuk berkontribusi lebih lanjut di situs ini seperti penawaran kami di muka, baik sebagai trainer/tutor, konsultan, dosen maupun pencipta artikel dan kasus-kasus distribusi di situs ini. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi groedu@gmail.com

 

 

20Feb/19

FAKTOR-FAKTOR TERPENTING DALAM STRATEGI INTEGRASI KOMUNIKASI PEMASARAN (INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION/IMC)

Dalam satu istilah yang paling sederhana, integrated marketing communication (IMC) atau lebih sering disebut dengan integrasi komunikasi pemasaran terpadu merupakan satu strategi tentang bagaimana bisnis Anda mampu dalam mengomunikasikan berbagai pesan-pesan pada semua saluran pemasaran.

Banyak diantara para marketer yang telah mengabaikan strategi semacam ini. Sehingga, pesan-pesan komunikasi yang sudah disampaikan malah seringkali berupa pesan-pesan yang tidak konsisten dan sama sekali tidak terorganisir dengan baik yang akibatnya tidak mampu menciptakan pengalaman (customer experience) apapun bagi para konsumennya.

Untuk masalah semacam itu, maka berikut ini konsultan pemasaran akan menjelaskan tentang beberapa jenis faktor pemasar yang memerlukan strategi Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC) ini.

1. Menyampaikan pesan-pesan agar bisa tetap konsisten.

Jika strategi IMC Anda hanya sekedar ingin bisa menyampaikan satu atau dua pesan pada semua saluran dengan tetap konsisten, maka hal itu akan dinilai sudah berhasil. Mengapa demikian? Karena, begitu pesan dari bisnis Anda menjadi semakin buram, tidak fokus, atau bahkan sama sekali tidak konsisten, maka pada saat itu sebenarnya Anda sendiri sudah mulai kehilangan konsumen. Pentingnya menyampaikan satu pesan dengan tetap konsisten, tidak boleh terlalu dilebih-lebihkan.

2. Untuk membangun pencitraan yang baik terhadap merek.

Bukan hanya sekedar pesan Anda saja yang akan selalu sama, akan tetapi juga berupa unsur-unsur merek Anda juga akan ikut terbentuk dengan lebih “mulus”. Ketika ciri khas, logo, header, konten, dan juga suara sudah bekerja dengan sangat baik bersinergi secara bersama-sama, maka Anda akan dapat lebih memaksimalkan pencapaian dari merek milik Anda.

3. Agar mampu dalam mendukung budged.

Strategi yang selama ini masih “diminyaki” dengan sangat baik akan semakin menghemat budged dari busisnes marketer pada sejumlah bidang. Dan tentu saja, memiliki satu pesan saja agar dapat semakin memudahkan Anda dalam menghemat sumber daya dan untuk mengurangi terjadinya pemborosan.

Anda tidak boleh membuat atau bahkan memodifikasi satu pesan Anda setiap kali Anda sedang berkomunikasi dengan dengan para pelanggan. Kurangi waktu yang sudah dihabiskan untuk proses membuat sesuatu, dan sebagai gantinya, maksimalkan anggaran pemasaran Anda dengan cara bersirkulasi.

4. Bertujuan untuk menciptakan pengalaman pelanggan (pengalaman pelanggan) yang lebih bekesan.

Selain di dunia digital, para konsumen tidak hanya akan mencari produk atau layanan terfavorit baru mereka berikutnya. Akan tetap para pelanggan juga menginginkan adanya satu pengalaman yang benar-benar sesuai dengan keinginan mereka. Dengan kata lain, pelanggan Anda mungkin saja tidak menginginkan satu kampanye iklan surat atau TV secara langsung.

Dan melalui strategi IMC ini, maka para pelanggan akan ikut membantu dalam menentukan tentang bagaimana pesan-pesan dari bisnis Anda tersebut mampu tersampaikan dengan baik, sehingga akan mampu menghasilkan hasil yang lebih baik bagi perusahaan Anda.

5. Agar tetap fokus terhadap hasil.

Strategi IMC sebenarnya tidak hanya akan semakin memperkuat pesan-pesan yang sama di hati para konsumen Anda saja, akan tetapi juga untuk menjaga agar pesan-pesan dan tujuan yang lebih jelas dalam internal organisasi Anda sendiri.

Saat semua pihak sudah mampu untuk bekerja sama dengan baik dalam diskusi yang sama, maka saat ini Anda akan dapat membuat satu kampanye yang benar-benar cukup baik. Semakin baik Anda dapat mengomunikasikan pesan-pesan yang sama dengan eksternal dan internal, maka akan menjadi semakin besar pula laba yang dibutuhkan akan diperoleh lebih banyak dari investasi dari Anda. Jika Anda Suka lebih tertarik untuk strategi-strategi pemasaran atau pelatihan lain, Anda dapat menghubungi kami melalui WhatsApp 0812-5298-2900 atau email ke groedu@gmail.com. Kami menunggu kabar gembira dari Anda semua. Selamat mencoba dan semoga sukses.

11Feb/19

SEMAKIN MENJAMURNYA TREN-TREN MARKETING COMMUNICATIOAN BARU DITAHUN 2019 INI

Pada 2018 lalu sempat ada World Cup Russia dan Asia Games yang banyak digunakan sebagai kesempatan emas bagi brand sebagai sebuah momentum marketing, selain daripada momentum hari-hari besar keagamaan yang lebih banyak mempengaruhi tingkat konsumsi masyarakat.

Namun untuk tahun ini sendiri tidak terlalu banyak momentum yang bisa digunakan. Selain dari hari raya Imlek dan menjelang Hiruk-pikuk kampanye politik jelang Pemilu serentak Presiden dan Legislatif pada April 2019 mendatang tampaknya tidak akan terlalu banyak mempengaruhi komunikasi dari pemasaran brand-brand di Indonesia.

Brand-brand untuk tahun ini akan lebih intens dalam berkomunikasi secara efektif dan efisien. Mereka akan berupaya untuk bergerak lebih cepat, tepat dan tajam dalam menganalisis tentang bagaimana situasi untuk menghasilkan konten yang lebih relevan dan dalam kontekstual dengan yang sedang banyak dialami oleh para konsumen. Berikut adalah merupakan beberapa trend-trend Marketing Communications dari konsultan marketing di tahun 2019 ini.

1. Munculnya tuntutan yang semakin lebih tinggi terhadap sebuah kecepatan.

Konsumen akan semakin menuntut adanya kecepatan respon yang harus diberikan oleh brand, terutamanya adalah ketika mereka berhubungan secara online, baik dalam hal transaksi komersial maupun sosial. User Interface akan menjadi media komunikasi terbaik yang semakin krusial bahkan akan menentukan loyalitas tidaknya para konsumen.

2. Semakin menguatnya Mobile Content.

Jumlah pengakses internet melalui dundia digital akan semakin meningkat dengan signifikan, hampir untuk semua jenis fungsi komunikasi. Peningkatan semacam ini akan menjadikan para pemilik brand akan menempatkan mobile channel sebagai salah satu titik sentral utama untuk berkomunikasi dalam bidang pemasaran.

3. Semakin menguatnya penggunaan Machine Learning dan Artificial Intelligent.

Machine Learning dan Artificial Intelligent akan menunjukkan ketajamannya dalam hal personalization/customization. Platform yang berbasis Search dan Conversation akan menjadi semakin pintar dalam membaca bagaimana pola dari target pasar, bukan hanya pada teks, namun juga pada intensi-intensi perilaku pembelian untuk ke depannya.

4. Menguatnya Dynamic Content dan Contextual Content.

Akibat dari semakin kuatnya fungsi-fungsi artificial intelligent dan machine learning, maka akan semakin banyak brand-brand yang mampu dalam berkomunikasi secara lebih cepat, tepat dan tajam. Relevan dengan bagaimana konteks yang sedang dialami oleh para konsumen saat ini.

5. Dari Communication Design kepada Customer Experience Design.

Dari sudut pandang perancangan komunikasi pemasaran akan menjadi semakin bergeser secara signifikan dari sekadar hanya “berkomunikasi” menjadi “berinteraksi” dalam berbagai macam bentuk dari berbagai contact point. Masing-masing contact point akan menjadi semakin memiliki keunikannya tersendiri dan membutuhkan treatment yang khusus.

6. Customer Journey akan menjadi semakin dinamis.

Data-data yang menjadi semakin cepat, kuat dan lebih detail dari search engine, e-commerce dan platform social network, ditambah lagi dengan semakin beragamnya volume penawaran akan menjadikan para customer journey menjadi semakin lebih dinamis dan kompleks.

7. Semakin berlipatnya Content Visual, Video dan juga Simbol.

Semakin menguatnya berbagai infrastruktur internet dan semakin terjangkaunya harga data, semakin lebih memungkinkan bagi lalu lintas data-data visual dan video semakin mudah untuk dinikmati. Selain dari brand-brand akan menjadi semakin banyak untuk memproduksi content, crowd content juga akan menjadi semakin tumbuh dan berkembang.

8. Integrasi menggunakan data-data dan Automation yang menjadi semakin massif jika diterapkan.

Basic commercial brand data dan third party data akan lebih banyak digunakan secara lebih intensif dan meluas. Di waktu yang sama, personalisasi dalam bentuk dynamic content/contextual content akan menjadi semakin banyak diproduksi.

9. Privacy, Etika dan Brand Safety akan muncul Sebagai Concern terbaru.

Semakin meningkatnya praktek-praktek komunikasi yang sudah berbasis data, akan memunculkan masalah baru dalam hal perlindungan privasi konsumen yang selama ini belum diatur secara jelas. Sementara dari wilayah brand, penyebaran content dan pesan juga masih belum sepenuhnya aman, terutamanya adalah masalah tentang jaminan bahwa programmatic advertising akan mulai menyasar secara lebih tepat di channel-channel seperti yang sudah ditargetkan sesuai dengan brand valuenya.

10. Social Causes akan menjadi permasalahan baru yang lebih strategis.

Telah meleburnya wilayah komersial dengan wilayah sosial dan semakin meningkatnya kebutuhan interaksi dari brand pada social network akan semakin memaksa brand tersebut untuk menambah narasinya agar selalu bersentuhan dengan issue-issue sosial. Perebutan thema sosial dan perancangan narasi sosial akan menjadi semakin meramaikan dunia komunikasi pemasaran saat ini. Jika Anda merasa lebih tertarik untuk strategi-strategi marketing atau berupa pelatihan marketing lainnya, Anda bisa menghubungi kami via WhatsApp 0812-5298-2900 atau email ke groedu@gmail.com. Kami tunggu kabar baiknya dari Anda semua. Selamat mencoba dan semoga sukses.