MEMBENTUK SASARAN DALAM OBJEK SOSIAL (SOCIAL OBJECT) PADA KONTEN-KONTEN DIGITAL MARKETING

Dalam dunia bisnis, kebutuhan akan berbagai data-data seputar perkembangan informasi yang lebih cepat dan akurat semakin memaksa para pebisnis untuk mampu beradaptasi terhadap berbagai perkembangan dunia teknologi informasi terkini dalam rangka untuk lebih mengenalkan produk-produk atau jasa-jasa yang mereka dimiliki.

Conversations1Dan salah satu strategi marketing yang saat ini sudah menjadi begitu trend adalah berupa digital marketing yang banyak sekali dimanfaatkan untuk menjangkau para konsumen dengan luas jangkauan yang sudah bisa diprediksikan dan sudah serba tertarget. Selain itu juga dapat lebih menyentuh secara personal, sehingga pesan-pesan marketing dapat tersampaikan dengan lebih sempurna.

Dengan kata lain, digital marketing merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mempromosikan sebuah merek dengan jalan menggunakan media digital yang dikhususkan agar dapat menjangkau para konsumen secara lebih tepat waktu, dengan pribadi, dan cukup relevan. Tipe digital marketing mencakup banyak sekali teknik dan praktek yang sudah terkandung dalam kategori jenis internet marketing.

Dan untuk konsep digital marketing sendiri, yaitu berupa konsep yang lebih berfokus kepada pengembangan pemasaran internet dengan tiga macam kategori pengembangan, yaitu:

1. Search engine marketing.
2. Content marketing.
3. Social media strategy.

Dengan ketiga hal tersebut, maka penggunaan digital marketing akan semakin mampu dalam mencapai target-target pasar yang semakin lebih baik, memaksimalkan penjualan, dan untuk membangun digital branding dengan cost yang jauh lebih efisien.

Sasaran Objek Sosial dalam Digital Marketing

Perhatian terhadap “objek sosial” juga sangat penting dalam dunia digital marketing. Sebenarnya objek sosial seringkali terlupakan karena semakin terdistorsi oleh terlalu riuhnya perkembangan dari social media marketing, buzzer, influencer, jumlah follower-follower dan lain sebagainya, hal-hal seperti ini semakin menjadikan pihak pebisnis seringkali melupakan bahwa hal terpenting dari social media adalah berupa “Good social object/Objek sosial yang bagus” baik itu untuk ukuran pebisnis UKM maupun jenis brand-brand besar.

Basic utama dari penggunaan social studies adalah berupa hubungan antar sesama manusia yang diantaranya adalah terdapat “objek sosial” yang berupa alasan di antara manusia untuk saling “connect/terhubung”. Karena memang sudah semestinya setiap manusia pastinya akan ingin agar dapat berinteraksi dan menjalin hubungan baik dengan manusia lainnya.

Para pebisnis harus dapat mengerti tentang bagaimana dalam membuat alasan untuk manusia agar selalu terjalin hubungan yang baik dan dapat dikaitkan dengan brand-brand produk yang dijual. Karena itulah content strategy harus diatur ulang. Social media yang melingkupi dua hal penting, yaitu telling dan listening, atau give dan take, dan yang di tengah-tengah diantara semua itu adalah berupa connection (hubungan). Bagaimana jalinan hubungan tersebut dapat terjadi dengan baik? Bagaimana orang-orang dapat saling berhubungan dengan yang lainnya? Setidaknya kita harus menciptakan alasan yang baik untuk membentuk hubungan atau berupa jalinan tersebut. Dan hal inilah yang disebut dengan objek sosial. Untuk membuat objek sosial yang cukup meaningful terhadap suatu target market sebenarnya tidaklah mudah, karena membutuhkan adanya tingkat kreatifitas yang lebih tinggi dalam meng-connectkan brand terhadap objek sosial.

Agar Konten Dapat Membentuk Objek Sosial yang Lebih Efektif

Pada dasarnya terdapat tiga hal yang harus lebih diperhatikan agar content tersebut dapat membentuk objek sosial, yaitu:

1. Sustainable.

Agar content tersebut mampu bertahan lebih lama dan dapat terus diperbincangkan.

2. Fresh.

Content tersebut harus benar-benar baru dan masih belum pernah dibuat oleh siapapun.

3. Meaningful.

Adalah berupa konten yang dibuat karena benar-benar dibutuhkan oleh konsumen dan telah sesuai dengan produk yang sudah ditawarkan. Terdapat banyak sekali tantangan serta adanya peluang dalam era yang serba digital seperti sekarang ini, dan untuk bertahan, maka kita harus benar-benar siap untuk beradaptasi dan berinovasi dengan lebih cepat. So be smart dan selamat mencoba.

 

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 0811-3444-910
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *