Category Archives: Artikel

22Jul/17

STRATEGI BAGAIMANA DALAM MENURUNKAN BIAYA OPERASIONAL PERUSAHAAN YANG SEMAKIN MEMBENGKAK

Berbagai cara akan dilakukan oleh perusahaan agar dapat menekan sekecil mungkin biaya operasionalnya.Semakin besar sebuah perusahaan, maka akan semakin besar pula beban biaya operasional yang harus dikeluarkan agar perusahaan mampu tetap bertahan dan berjalan. Namun sayangnya, biaya operasional seperti ini terkadang sama sekali tidak sebanding dengan pemasukan yang didapatkan.

Dan dampak buruknya adalah pengeluaran perusahaanpun akan semakin membengkak dan tidak menutup kemungkinan akan membawa pada kerugian yang besar bagi perusahaan. Untuk itulah, sebagai seorang pemilik atau mungkin Anda adalah pengelola keuangan dari perusahaan, setidaknya Anda harus memutar otak untuk mencari cara bagaimana agar bisa menekan sekecil mungkin biaya operasional bisnis.

Berikut ini adalah beberapa cara cerdas bagaimana untuk menurunkan biaya operasional perusahaan yang mungkin masih bisa Anda coba terapkan dalam bisnis Anda.

1. Memangkas sekecil mungkin anggaran-anggaran untuk rapat.

Biasanya, untuk membahas tentang berbagai permasalahan perusahaan atau untuk mengatur rencana perusahaan untuk ke depannya, Anda harus mengagendakan meeting dengan masing-masing kepala divisi di hotel berbintang. Tujuannya adalah agar para peserta rapat dapat lebih fokus dan menjadi kreatif dalam mencari jalan keluar terbaik dari permasalahan yang sedang dihadapi perusahaan. Suasana di hotel berbintang memang sudah sangat mendukung untuk meeting, namun Anda juga harus memperhatikan dana operasionalnya. Harga sewa ruangan di hotel berbintang tentu saja tidak murah sehingga apabila memang tidak benar-benar mendesak, sebaiknya lakukan saja meeting di tempat lain dengan budged yang lebih murah namun tidak kalah kondusifnya dengan suasana rapat di hotel berbintang.

2. Mengurangi frekuensi pelatihan bagi karyawan.

Memang benar, untuk dapat meningkatkan skill dan kualitas karyawan, biasanya perusahaan akan mengadakan pelatihan khusus dengan cara mendatangkan mentor-mentor professional dari luar lingkungan perusahaan. Hal itu juga bisa saja menghabiskan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi ditambah dengan hasil yang belum tentu memuaskan apabila seluruh karyawan tidak mengikutinya dengan bersungguh-sungguh. Daripada hanya membuang-buang uang untuk hal-hal yang belum tentu berkualitas, alangkah lebih baiknya jika mengadakan pelatihan dengan meminta karyawan Anda yang lebih kompeten atau dari jajaran direksi untuk mengisi pelatihan karyawan tersebut secara internal.

3. Mengevaluasi penggunaan fasilitas kendaraan perusahaan.

Semakin sering kendaraan perusahaan digunakan untuk keluar, maka biaya yang diperlukan untuk mengisi bahan bakar juga akan menjadi semakin besar, bukan? Tanyakan kepada supir yang mengantarkan karyawan dinas keluar dengan mobil perusahaan, ke mana dan kapan mereka harus pergi. Pastikan juga bahwa karyawan pergi ke tempat yang memang ditunjuk oleh perusahaan, tidak sampai mampir ke sana kemari di luar jam kerja. Selain akan sangat memboroskan jam kerja, bahan bakar yang digunakanpun juga tentu saja akan semakin banyak. Hal ini sangat berpotensi untuk menyebabkan biaya operasional perusahaan akan smakin membengkak, oleh karena itu awasi dengan seksama penggunaan kendaraan perusahaan.

4. Mengatur pengambilan jatah waktu cuti karyawan.

Buatlah kebijakan baru yang mengharuskan karyawan untuk izin cuti minimal satu atau dua bulan sebelumnya apabila mereka ingin mengambil jatah cuti. Dengan begitu, Anda bisa menyesuaikan jadwalnya dengan berbagai deadline yang ada. Jangan sampai karena karyawan yang cuti, masih ada pekerjaan yang terbengkalai sehingga Anda harus mengeluarkan biaya tambahan untuk lembur. Karena itulah, segera minta kepada karyawan Anda yang akan mengambil jatah cuti untuk segera menyelesaikan semua bagian pekerjaannya sebelum deadline berakhir. Biasanya, libur akhir pekan yang panjang menjadikan banyak karyawan ingin berebut mengajukan jatah cuti mereka. Batasi jumlahnya, jangan sampai karena banyaknya karyawan yang cuti, jumlah karyawan yang masuk menjadi sangat sedikit sehingga akan semakin menurunkan produktivitas perusahaan.

5. Membatasi penggunaan fasilitas internet dari perusahaan.

Media internet menjadi salah satu hal terpenting dalam menunjang kinerja karyawan, khususnya apabila perusahaan Anda bergerak dalam bidang yang membutuhkan koneksi internet setiap harinya. Sayangnya, hal seperti ini terkadang seringkali dimanfaatkan oleh karyawan untuk hal-hal yang tidak terlalu penting. Apabila hanya sekedar browsing sebenarnya tidak masalah, namun apabila terlalu sering dipakai untuk mengunduh atau streaming video yang tidak berhubungan dengan pekerjaan, hal tidak saja akan membuang-buang jam kerja secara percuma, namun juga semakin menurunkan kinerja perusahaan. Karena itu, batasi penggunaan internet dengan cara mengeluarkan peraturan penggunaan internet secara cerdas. Jika memang dirasa perlu, batasi penggunaan untuk setiap masing-masing PC agar tidak melebihi penggunaan kuota.

Yang harus Anda adalah dengan menurunkan biaya operasional perusahaan dibutuhkan adanya kerja sama dari semua pihak. Apabila hanya Anda sendiri saja yang melakukan hal tersebut, namun tingkat kesadaran dari para karyawan masih sangat kurang, maka akanmenjadi lebih sulit untuk direalisasikan. Biaya operasional perusahaan juga akan dapat dikurangi dengan cara menggunakan software accounting. Anda tidak perlu lagi harus mengurus keuangan secara manual. Sistemnya yang sudah berbasis cloud juga akan semakin memungkinkan bagi Anda untuk mengaksesnya kapan dan di mana saja Anda berada selama terkoneksi internet yang stabil.

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 081-59417699
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com

19Jul/17

STRATEGI PEMASARAN PRODUK YANG TEPAT BAGI PELAKU BISNIS RUMAHAN

Apakah Anda berencana untuk memiliki bisnis rumahan? Atau bahkan mungkin sudah memiliki bisnis rumahan sendiri, namun masih tetap saja merasa bingung tentang bagaimana caranya dalam mengoptimalkan pemasaran atau strategi pemasarannya?

Bisnis rumahan memang sudah menjadi pilihan yang tepat bagi para pemula yang ingin bisa terjun langsung untuk memulai usaha sendiri dengan modal sekecil mungkin. Selain bisa dengan mudah dapat dijalankan dari rumah, tanpa harus meninggalkan tugas utama untuk bersama dengan keluarga, bisnis rumahan juga bisa dijadikan sebagai mata pencaharian sampingan untuk bisa meningkatkan pendapatan keluarga.

Mulai dari proses perencanaan, proses produksi sampai dengan dengan pemasaran, bisnis rumahan tentunya sangat jauh berbeda dengan bisnis-bisnis besar pada umumnya. Lalu sekarang bagaimana caranya untuk dapat menjadikan bisnis rumahan sebagai tambahan pendapatan yang besar?

Tentu saja tidak terlepas dari strategi pemasaran yang baik dan harus tepat. Berikut ini adalah beberapa strategi pemasaran bisnis rumahan bagi seorang pemula yang mungkin akan dapat Anda terapkan dalam bisnis Anda.

1. Strategi dari mulut ke mulut.

Sebagai langkah awal dalam memasarkan produk bisnis rumahan memang bukan hal yang mudah. Biasanya para pemula bisnis rumahan akan memasarkannya dengan cara dari mulut ke mulut. Yang bisa Anda jadikan sebagai target pasar adalah, teman, keluarga, tetangga bahkan rekan kerja. Mulai dari orang terdekat tersebut Anda sebagai permulaan awal pemasaran bisnis dari merekalah Anda mungkin akan bisa mendapatkan berbagai saran-saran masukan maupun mendapatkan kritikan agar dapat memperbaiki kekurangan Anda dalam mengembangkan bisnis rumahan yang saat ini sedang Anda jalankan.

2. Membuat dan menyebarkan brosur.

Membuat dan menyebarkan brosur merupakan salah satu strategi pemasaran yang cocok untuk jenis usaha rumahan yang cukup efektif. Selain dengan menyebarkan brosur, Anda juga bisa memasang pamphlet di tempat-tempat yang mudah untuk dilihat orang dan selalu padat penduduk. Semakin banyak orang yang membaca brosur atau pampflet Anda, maka akan semakin besar pula kemungkinan bagi Anda untuk menemukan pelanggan.

3. Memanfaatkan layanan media Online.

Memasarkan produk rumahan melalui media online bukanlah hal yang baru lagi. Anda bisa memulainya dengan cara membuat akun facebook, twitter dan lain sebagainya untuk menjaring banyak konsumen. Selain hal itu, Anda juga masih dapat mencoba untuk bergabung dengan forum-forum (komunitas) online yang sesuai dengan pangsa pasar Anda. Dengan cara menjalin hubungan yang lebih luas akan semakin memberikan kesempatan yang lebih baik bagi seorang pebisnis pemula.

4. Mengikuti berbagai event-event penjualan seperti bazaar murah atau pameran.

Bisnis rumahan tidak akan mampu berkembang dengan baik saat Anda hanya lebih fokus untuk duduk diam tanpa melakukan usaha apapun. Salah satu strategi pemasaran untuk mengenalkan produk Anda adalah dengan cara mengikuti pameran atau bazar-bazar. Dengan cara seperti itu Anda akan memiliki kesempatan untuk memamerkan produk dari hasil olahan rumahan Anda. Dengan mengikuti acara pameran maupun bazar, seorang pebisnis pemula tidak hanya akan bisa meningkatkan penjualan produknya, akan tetapi juga mampu menjaring banyak sekali relasi-relasi bisnis yang berbeda-beda.

5. Memasarkan hasil produk rumahan ke toko-toko terdekat.

Apabila hal ini dirasa sangat perlu dan harus dilakukan, maka Anda akan dapat memasarkan produk-produk dari bisnis rumahan Anda kepada toko-toko yang berada di sekitar maupun yang jauh dari tempat tinggal Anda. Namun sebelum Anda menggunakan strategi pemasaran rumahan seperti ini, cobalah terlebih dahulu untuk memahami tentang bagaimana karakter seorang pembeli dari toko tersebut. Apa yang mereka butuhkan dan bagaimana pengaruhnya bagi bisnis rumahan Anda untuk kedepannya.

6. Membuat kartu nama atau merek bisnis Anda.

Membuat kartu nama bagi sebagian pebisnis pemula terkadang dianggap sebagai sebuah hal sepele dan kurang menunjang. Dan banyak diantara pebisnis pemula yang menganggap bahwa membuat kartu nama hanyalah sebagai salah satu sarana dalam memudahkan seseorang untuk menghubungi perusahaan Anda. Padahal yang harus Anda ketahui adalah kartu nama bisa saja digunakan sebagai alat bantu yang sangat efektif untuk pemasaran dari bisnis rumahan Anda.

Rumah memanglah tempat untuk memulai bisnis yang sangat strategis bagi Anda yang memiliki modal sangat minim. Apabila bisnis rumahan Anda sudah semakin berkembang pesat, maka barulah Anda harus memikirkan strategi baru untuk menyewa tempat bisnis yang lebih besar lagi.

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 081-59417699
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com