Category Archives: Artikel

07Aug/17

PERGESERAN FUNGSI DAN MANFAAT PENGGUNAAN SALESMAN SEBAGAI TENAGA PENJUALAN PERUSAHAAN

Semakin banyak diantara perusahaan-perusahaan besar yang melakukan pemangkasan biaya (cutting cost), dan salah satunya adalah dengan cara pengurangan karyawan atau bahkan bisa dibilang sebagai salah satu usaha untuk merampingkan beberapa divisi pada perusahaan mereka. Semakin banyak perusahaan yang masih tetap mampu untuk perform (melakukan yang terbaik) meskipun hanya dengan semakin sedikit karyawan yang dimilikinya.

Namun perusahaan belum pernah sedikitpun berani coba-coba untuk memikirkan tentang bagaimana caranya untuk merampingkan divisi atau tim penjualan, hal ini tentunya justru akan semakin merugikan pihak perusahaan yang selama ini melakukan perampingan itu sendiri, karena peluang agar bisa bertemu dan membangun hubungan yang baik dengan konsumen secara lebih berkualitas untuk dapat semakin meningkatkan profit bagi perusahaan akan menjadi semakin berkurang, karena hal ini hanya bisa dilakukan oleh para tim marketing/salesman (penjual) saja.

Walau sehebat apapun tehnik penjualan strategi penjualan digital (serba online) pada era digital seperti sekarang ini, namun personal contact atau bertemu secara langsung dengan para konsumen masih dianggap sangat penting, terutamanya apabila di daerah-daerah atau wilayah perdesaan, tanpa terkecuali juga untuk di kota-kota besar. Berbagai macam impres (ketertarikan) dan termasuk kesan positifpun masih lebih mudah jika dibangun dengan hubungan secara langsung dengan konsumen/calon konsumen daripada sekedar hanya melalui media online. Setelah terjalin hubungan yang baik dan kuat dengan konsumen, maka segala aktivitas follow up untuk menjual, baru akan bisa dilakukan melalui media internet, media sosial, dan juga teknologi lainnya.

Faktor utama jika di perkotaan penjualan secara online menjadi jauh lebih banyak disukai adalah alasan utamanya karena tingkat kemacetannya masih jauh lebih parah dan menjadikan orang-orang merasa malas dan semakin tidak nyaman untuk pergi berbelanja ke luar rumah atau untuk mengunjungi secara langsung toko yang agak jauh. Lebih dari itu, terlalu malas untuk mencari lokasi lahan parkir pada saat sudah sampai di toko atau pusat perbelanjaan pun terkadang bisa juga menjadi pekerjaan yang sangat melelahkan dan terbilang menyita banyak waktu. Lagi pula, konsumen di kota-kota besar sudah terbiasa untuk melakukan segala aktivitasnya dengan menggunakan media internet, aplikasi mobile, serta banyak yang sudah memiliki kartu kredit. Segala bentuk infrastruktur media internetpun sudah menjadi jauh lebih kuat dan semakin kokoh pada perkotaan.

Tim Penjual Sebagai Para Eksekutor Utama dalam Menciptakan Co-Creation Penjualan

Para salesman bisa dibilang sebagai ujung tombak terdepan dari penjualan perusahaan. Namun segala aktivitas sales tanpa didukung dengan adanya strategi marketing yang rapi dan matang malah justru akan menjadi tumpul. seorang salespun harus tetap belajar cara marketing. Semakin teknologi bertambah canggih, maka semakin perlu bagi seorang penjual untuk mempelajari ilmu marketing. Hal ini adalah karena sales dan marketing seharusnya saling melengkapi.

Marketing mendefinisikan strategi, konsep, dan planning. Sementara bagian research and development (R&D) adalah untuk mengembangkan produk sekaligus untuk mengusahakan segala inovasi yang diperlukan. Selanjutnya, dari divisi saleslah yang akan mengeksekusi segala strategi yang sudah dirumuskan oleh tim marketing tersebut.

Jadi, logikanya adalah, para salesman harus bisa menjadi sang eksekutor utama dalam menciptakan co-creation dengan para pelanggan potensialnya serta pelanggan kunci, dalam usaha untuk menemukan bersama solusi yang serba inovatif atas berbagai permasalahan yang ada. Sementara tim marketing adalah untuk mempromosikan, meningkatkan awareness (kesadaran), serta untuk menciptakan image yang positif di pasar.

Maka dari itu, salesman pada era serba digital seperti sekarang ini harus mampu untuk mempermudah dan menyederhanakan segala bentuk proses kerja bagi konsumen. Ibaratnya adalah, (Consumer does not want to buy a quarter-inch drill. They want a quarter-inch hole/ Konsumen tidak ingin membeli bor seperempat inci. Mereka hanya menginginkan lubang seperempat inci) Peran dari para penjual tetap tidak berkurang, melainkan harus berubah, untuk membantu pelanggan agar tetap bisa memaksimalkan benefit dan value dari produk dan layanan, memenuhi kebutuhan, sekaligus untuk menemukan solusi bagi para pelanggan.

 

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 081-59417699
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com

03Aug/17

KEAHLIAN LAIN DARI SEORANG AKUNTAN YANG BANYAK DIBUTUHKAN OLEH PERUSAHAAN

Anda sebagai seorang akuntan maupun sebagai chief accounting tentunya sangat tahu bahwa seorang akuntan kemungkinan besar akan menjadi sangat ahli apabila memang sudah berbakat dan sering berhadapan dengan angka-angka. Bahkan hal tersebut akan menjadi salah satu keahlian teknis utama yang harus dimiliki seorang akuntan apabila ingin menjadi seorang akuntan yang profesional. Tentunya akan selalu ada berbagai keahlian lain yang banyak dibutuhkan oleh seorang akuntan agar bisa semakin memajukan perusahaan.

nalogovye-kanikuly-2016Beberapa keahlian lain yang harus dimiliki oleh seorang akuntan adalah sebagai berikut:

1. Sikap kepemimpinan.

Keahlian yang harus dimiliki oleh seorang akuntan selanjutnyaadalah sikap kepemimpinan. Menjadi seorang pemimpin yang baik berarti adalah harus tahu tentang bagaimana caranya untuk menjadi seorang mentor. Di sisi lain, Anda juga harus menjadi seorang yang cukup mudah untuk didekati oleh para karyawan. Kuncinya adalah terletak pada keseimbangan antara menjadi seorang role model dan juga sebagai pihak yang memegang kendali penuh saat menjadi bagian utama dari tim. Hal tersebut memang membutuhkan kepercayaan diri yang sangat tinggi, kesabaran, dan kemampuan untuk mendelegasikan apapun. Pada bidang akuntansi, keahlian memimpin juga akan melibatkan perencanaan jangka panjang dan juga pemikiran yang lebih strategis. Para akuntan yang dikenal berdedikasi tinggi biasanya lebih cenderung visioner dalam proses pengambilan keputusan mereka.

2. Kemampuan berkomunikasi dan presentasi.

Hal ini merupakan keahlian pertama yang harus dimiliki oleh seorang akuntan. Hanya karena sering berhubungan dengan yang namanya angka, bukan berarti Anda hanya akan duduk diam di depan komputer sepanjang hari saja. Lebih daripada itu, Anda akan diminta untuk mengikuti berbagai meeting-meeting penting dengan para karyawan atau harus bertemu dengan para klien. Dari sinilah Anda akan semakin dituntut untuk mampu menjelaskan tentang berbagai hal sejelas mungkin, bahwa sebenarnya tidak semua orang yang Anda ajak untuk berkomunikasi mengetahui informasi tentang akuntansi. Tidak hanya itu, akan ada saatnya di mana seorang akuntan akan diminta untuk mempresentasikan data yang selama ini sudah dia kerjakan. Dari sinilah kemampuan presentasi seorang akuntan sangat dibutuhkan. Seorang akuntan harus bisa menahan perhatian dari para audiensnya dalam waktu yang cukup lama untuk menjelaskan poin-poin penting dari data keuangan yang sudah Anda kerjakan.

3. Penyesuaian terhadap tempat bekerja.

Bidang akuntansi memiliki dinamika kerja yang sangat tinggi, jadi para akuntan yang dengan cepat dan mudah untuk beradaptasi akan memiliki keuntungan tersendiri. Terlebih lagi, orang yang mampu beradaptasi dengan cepat biasanya memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk bisa belajar dan berkembang dalam karir mereka, karena mereka menganggap setiap tantangan adalah sebagai sebuah kesempatan untuk melatih keahlian mereka sendiri. Mulai sekarang, belajarlah untuk bisa selalu memandang lebih positif seputar perubahan yang ada. Jadilah seorang akuntan yang proaktif dalam berbagai sisi agar para karyawan semakin menghargai pendapat Anda.

4. Keingin untuk terus belajar.

Pada saatmemasuki dunia kerja, Anda tidak boleh hanya mengandalkan keahlian yang sudah Anda miliki. Jika ingin terus berkembang dalam berkarir, Anda juga harus siap untuk terus belajar dan menerapkan ilmu-ilmu baru yang sudah dipelajari dalam prosesnya. Mempelajari hal yang baru akan menjadikan keahlian yang Anda miliki masih tetap fresh dan memastikan bahwa profesi Anda sebagai seorang akuntan akan selalu relevan dalam pekerjaan. Lagi pula, dunia kerja akan selalu bergerak secara dinamis. Akan ada banyak sekali hal-hal baru yang muncul dan harus segera dipelajari agar Anda selalu ter up-to-date dan tidak sampai ketinggalan informasi penting tentang terjadinya perubahan tersebut.

5. Sikap keterbukaan.

Sikap kejujuran dan integritas merupakan dua kualitas yang masih sangat dijunjung tinggi dalam bidang akuntansi. Adanya transparansi dalam hal pengambilan keputusan dan memberikan masukan memiliki keuntungan tersendiri untuk dapat meningkatkan hubungan dalam pekerjaan Anda. Hal itu akan menjadikan kinerja tim bisa semakin mudah dan akan sangat membantu Anda dalam hal membentuk lingkungan kerja yang respectful (hormat). Kebanyakan dari para akuntan bekerja dalam tim besar, sehingga kepercayaan pun menjadi salah satu hal utama bagimereka. Kepercayaan tersebut hanya bisa didapatkan dengan adanya saling keterbukaan di antara para akuntan dan para karyawannya.

Nah, itulah beberapa keahlian lain dari seorang akuntan yang sangat dibutuhkan oleh banyak perusahaan. Keahlian-keahlian tersebut juga bisa Anda gunakan sebagai salah satu dasar pada saat akan merekrut seorang akuntan baru bagi perusahaan Anda.

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 081-59417699
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com