Category Archives: Artikel

20Sep/18

BEBERAPA KONSEP DALAM METODE PSIKOLOGI YANG BERPERAN BESAR DALAM PROSES STRATEGI MARKETING BANYAK PERUSAHAAN

Strategi psikologi untuk meningkatkan penjualan! Seperti terdengar terlalu asing, namun kenyataannya hal seperti ini malah justru semakin banyak diterapkan oleh beberapa jenis bisnis. Terlepas dari berbagai macam teori marketing yang sudah kita pahami, maka tentu saja kita mengetahui persis bahwa sebenarnya orang yang datang untuk membeli barang hanya didasarkan oleh adanya “perasaan/keinginan” murni. Meskipun untuk membeli barang berawal dari kebutuhan yang masih belum terpenuhi, namun pada akhirnya para pelanggan Anda akan melakukan pembelian ketika mereka merasa bahwa mereka telah membuat keputusan yang tepat untuk segera membeli produk tersebut.

indexDari sisi psikologis, sebenarnya orang datang bukan hanya sekedar untuk membeli produk saja, namun mereka merasa ada sesuatu yang dirasa sebagai sesuatu yang terbaik baginya. Anda bisa saja mencoba untuk menjual sesuatu dengan cara menuliskan alasan yang lebih logis dan sangat panjang-lebar, menggunakan metode statistik yang lebih rumit, atau berupa argumen secara ilmiah dengan berbagai macam dukungan penelitian, namun bagi si pelanggan bisa saja merasa tidak perlu untuk memilih produk tersebut jika mereka merasa bahwa itu bukanlah yang terbaik mereka.

Maka dengan langsung menyadari betapa pentingnya rasa atau persepsi dari pelanggan, bukan sekedar sebagai sesuatu yang terlalu aneh jika dari beberapa konsep ilmu psikologi sangat membantu performa dari strategi marketings Anda. Karena itulah konsultan marketing kali ini akan menjelaskan tentang beberapa konsep dalam metode psikologi yang berperan sangat penting sebagai penunjang utama dalam strategi marketing dari bisnis Anda:

1. Menggunakan Prinsip Timbal-Balik (Rule of Reciprocation).

Orang baik akan lebih cenderung selalu ingat untuk membalas budi, bahkan jika Anda tidak memintanya sekalipun. Karena itu sudah menjadi semacam etika adat kesopanan diantara sesame manusia. Masyarakat kita sangat mengagungkan sikap saling membantu, atau “gotong royong” dalam terminologi khas Indonesia. Sehingga kita menjadi semakin tumbuh dalam satu lingkungan yang lebih banyak membudayakan metode balas budi. Bahkan bagi sebagian orang, akan menjadi sangat mengganjal jika dia tidak bisa membalas budi dari kebaikan seseorang yang sudah berbuat baik terhadapnya.

Pernahkah Anda merasa sangat tidak enak jika seseorang tidak membiarkan Anda membayar makan malam sebagai suatu ucapan terima kasih? Atau Anda akan merasa sedikit tersinggung jika ada seseorang yang sudah menolak hadiah dari Anda? Kita sebagai seorang manusia seringkali merasakan sedikit beban psikologis ketika berhutang budi terhadap seseorang. Dan kita secara natural akan berkeinginan untuk membalasnya, bahkan jika memungkinkan harus lebih besar daripada apa yang seharusnya Anda berikan sebagai timbal balik dari apa yang orang lain sudah lakukan untuk kita.

2. Konsep Bukti Sosial (Social Proof).

Konsep terhadap bukti sosial lebih menekankan kepada sebuah ide di mana Anda membandingkannya dengan orang lain sebelum akhirnya menciptakan suatu keputusan. Hal ini didasarkan kepada premis bahwa Anda adalah sebagai bagian dari “makhluk” sosial dan merasa akan jauh lebih nyaman untuk melakukan sesuatu dengan bersama “kelompok” Anda.

Konsep seperti inilah yang paling mendasari mengapa sangat banyak diantara beberapa bisnis yang menaruh berbagai logo pelanggannya pada website mereka. Tujuannya sangat jelas, yaitu untuk menunjukkan siapa saja pelanggan/klien yang sudah berbisnis dengan mereka. Hal ini adalah satu cara yang lebih implisit untuk mengatakan bahwa, “Jangan khawatir, kelompok Anda yang lain sudah membeli dari kami dan mereka merasa sangat puas dengan keputusan tersebut. Kami adalah pilihan yang paling aman untuk Anda. Jadi sudahlah, beli saja langsung dari kami”.

3. Menggunakan Metode Prinsip Kontras (Contrast Principle).

Metode ini sangat penting dalam seni bernegosiasi: bahwa nilai merupakan sesuatu yang relatif. Misalnya saja, jika ada yang menawarkan atu jam tangan Seharga 5 juta Rupiah, maka reaksi pertama yang sangat mungkin muncul adalah terkesan “mahal”. Namun ketika informasinya berubah, bahwa harga jam tangannya adalah 20 juta, dan akan dijual dengan seharga 7 juta, maka kita akan menganggap bahwa itu adalah harga yang paling bagus.

Maka menjadi sesuatu yang sangat natural jika seseorang berusaha untuk menjual harga dimulai dengan yang tertinggi. Kemudian dia menurunkannya agar terkesan bahwa harganya jauh lebih masuk akal. Dan ini merupakan teknik yang paling banyak digunakan pada jenis perusahaan ritel modern, atau pada level korporat, banyak perusahaan teknologi yang menawarkan “list price” yang begitu tinggi di awal, kemudian memberikan “harga diskon” yang begitu jauh. Terdapat banyak contoh dari konsep psikologis ini, namun masih terdapat dua kemungkinan objektif yang ingin bisa dicapai, yaitu: untuk memberikan kesan harga terjangkau. Atau untuk memberikan nilai yang terasa jauh lebih worth pada produk mahal yang pertamakali ditawarkan.

4. Menggunakan Prinsip Kekuasaan (Authority Principle).

Orang akan lebih cenderung untuk menaruh kepercayaannya pada sesuatu yang terlihat lebih resmi. Seperti, kita mengalami atmosfer yang berbeda ketika berbicara dengan polisi yang tidak sedang menggunakan seragamnya, jika dibandingkan dengan jika mereka sedang mengenakan seragam yang lengkap. Ini merupakan salah satu naluri sosial kita, yang dengan cepat bereaksi terhadap kekuasaan (otoritas).

Seperti dicontohkan, bahwa otoritas dapat dimanifestasikan kedalam berbagai bentuk. Dan salah satunya yang paling efektif adalah dengan sesuatu yang tertulis. Seperti contoh termudahnya adalah, ketika sedang bernegosiasi, maka suatu pernyataan dalam bentuk surat (baik itu secara fisik maupun digital) akan jauh lebih memiliki otoritas yang akan mampu meyakinkan jika dibandingkan dengan hanya sekadar berupa perkataan saja?

5. Metode Prinsip Kelangkaan (Scarcity Principle).

Kita biasanya akan lebih cenderung menghargai sesuatu ketika mereka semakin langka atau yang akan menjadi langka. Begitu banyak contoh yang bisa kita ambil, terlebih lagi dalam sebuah konteks ekonomi makro. Contoh yang paling sederhana adalah ketika suatu barang sudah menjadi sangat jarang, maka secara otomatis harganyapun akan semakin naik. Begitu pula sebaliknya, ketika suatu produk sudah terlalu banyak membanjiri pasar, maka harganyapun akan menjadi semakin turun. Di Indonesia sendiri, dinamika seperti ini sangat sering kita lihat pada banyak sekali kasus, mulai dari bahan komoditas sampai dengan jasa.

Konsep seperti inipun sangat bisa diterapkan pada level mikro. Seperti halnya teknik “stok terbatas” atau “hanya tinggal 2 di stok” akan dapat semakin mendorong para calon pembeli untuk segera membuat keputusan pembelian dengan secepat mungkin. Dan itulah beberapa contoh praktis dari teknik penjualan dengan menggunakan prinsip seperti ini.

Itulah beberapa metode konsep psikologi yang paling berpengaruh besar dalam strategi marketing bisnis Anda. Pada dasarnya, psikologi sangat membantu Anda dan para tim penjualan untuk menjadi lebih dekat dan persuasif terhadap para pelanggan potensial. Meskipun hal ini bukanlah satu-satunya cara yang bisa dilakukan, namun sangat jelas bahwa penggunaan metode-metode psikologi seperti ini cukup efektif dalam memikat hati para calon pelanggan Anda. Jika dieksekusi, dimonitor, dan dievaluasi dengan baik, maka peningkatan angka penjualan Anda adalah sesuatu yang sangat mungkin untuk bisa terjadi.

 

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 0811-3444-910
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com

18Sep/18

LANGKAH-LANGKAH UNTUK MENARIK LEBIH BANYAK PELANGGAN BARU UNTUK MEMBELI PRODUK ANDA

Dalam upaya untuk menjaga agar bisnis Anda masih tetap mampu bertahan dan bisa berjalan dengan lancar, maka pastinya sampai kapanpun Anda masih tetap membutuhkan para pelanggan. Tanpa adanya dukungan dari para pelanggan, maka bisnis Anda semakin lama akan mengalami kerugian. Dalam menjalankan sebuah bisnis terdapat beberapa peraturan tidak tertulis yang harus Anda pahami, baik itu dalam berbisnis online maupun offline.

yea_10carauntukmenarik1Dengan terus berkomitmen untuk selalu mengikuti beberapa langkah dari konsultan marketing berikut ini, Anda akan mampu menarik lebih banyak lagi pelanggan dan bisa menghasilkan pendapatan yang sesuai dengan keinginan Anda.

1. Menentukan target market Anda dengan pasti.

Sebelum akan memulai untuk menjalankan sebuah bisnis atau untuk memasarkan bisnis Anda. Langkah paling yang harus Anda lakukan adalah untuk menentukan siapa saja yang akan target market Anda. melakukan studi atau pengamatan dengan berbagai macam cara untuk menemukan siapa saja kelompok dari orang-orang yang nantinya akan sangat membutuhkan produk atau layanan dari bisnis Anda saat ini. Tanpa adanya pemahaman yang lebih pasti tentang siapa saja yang akan menjadi target pasar Anda, maka bisnis Anda tidak akan pernah bisa berhasil.

Pada awalnya khususkan perhatian Anda hanya untuk mendekati para calon pelanggan dalam ruang lingkup yang lebih kecil saja. Dan hal ini mungkin saja akan menjadikan Anda merasa terlalu takut bahwa hanya akan memiliki sedikit pelanggan, namun Anda harus percaya bahwa memulai sebuah bisnis dengan memberikan perhatian secara khusus dalam ruang lingkup yang lebih kecil terlebih dahulu akan menjadikan bisnis Anda memiliki banyak klien untuk jangka panjang.

2. Memahami bagaimana kebutuhan dari target market Anda.

Setelah Anda berhasil menetapkan siapa saja yang menjadi target pasar Anda, maka langkah selanjutnya adalah cara mengenali kebutuhan dan keinginan mereka. Dalam hal ini Anda harus memahami apa saja yang menjadi keinginan mereka? Apa yang benar-benar mereka harapkan? Dan apa saja yang menjadikan mereka tertarik sepanjang waktu?

Tidak ada gunanya suatu strategi marketing jika Anda tidak merasa yakin dengan apa yang diinginkan oleh target pasar Anda. Konsep terpenting dalam hal ini adalah, seperti: “orang yang ingin membeli apa yang mereka butuhkan, bukan seperti apa yang Anda pikir mereka inginkan”. Kenali bagaimana kondisi pasar, maka Anda akan menemukan bagaimana dalam membuat penjualan yang terasa jauh lebih mudah dan cuku menguntungkan.

3. Paketkan produk Anda sesuai dengan hasil yang Anda tawarkan kepada mereka.

Siapa lagi yang mampu lebih mengenal produk Anda selain dari Anda dan tim Anda sendiri? Karena pastinya sudah mengetahui dengan sangat jelas bagaimana hasil akhir dari setiap jenis layanan Anda tersebut. Nah, dengan cara mengetahui kebutuhan target pasar dan produk-produk Anda, maka langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah dengan memaketkan atau mengelompokkan produk atau layanan dari bisnis Anda tersebut sesuai dengan hasil yang sudah ditawarkan. Dengan cara demikian, maka akan semakin mempermudah pelanggan Anda untuk menjatuhkan pilihannya dengan lebih tepat.

4. Mencari dan menemukan keberadaan dari target pasar Anda.

Langkah selanjutnya adalah Anda harus mulai bergerak cepat, mencari tahu, dan berfikir di manakah biasanya para target pasar Anda akan selalu berkumpul. Apakah mereka berkumpul di forum diskusi online? publikasi seperti apa yang mereka baca? organisasi mana tempat mereka bergabung?

Jika Anda sudah melakukan riset pasar yang baik pada langkah sebelumnya, Anda sudah harus mengetahui bagaimana jawaban dari semua pertanyaan tersebut. Sekarang, pergi ke sana dan tonjolkan pembicaraan dari Anda, ikut berkomentar pada forum atau dengan cara apapun yang bisa Anda pikirkan dan lakukan sehingga menjadikan mereka bisa ter jangkau oleh Anda dan sebaliknya.

5. Memberikan tindak lanjut yang lebih tepat.

Setelah Anda sudah melakukan riset, lalu menciptakan produk yang hebat, mengemas semua produk Anda sesuai dengan bagaimana kebutuhan target pasar Anda dan yang terakhir adalah membuat penawaran di mana target pasar Anda seringkali berkumpul. Nah. Langkah berikutnya untuk semakin memaksimalkan semua  kerja keras yang sudah Anda lakukan tersebut, Anda harus menindaklanjutinya dengan tetap konsisten.

Lalu, bagaimana cara terbaik untuk memastikan bahwa kerja keras Anda tersebut sudah berhasil? Jawabannya adalah dengan cara mengotomatisasi dan mensistematisasi sebanyak mungkin tindak lanjut yang bisa Anda berikan. Dalam hal ini peraturan yang masih berlaku adalah: Selalu menindaklanjuti, dan menemukan bagaimana cara untuk membuatnya bisa terotomatis.

6. Proses closing.

Dalam berbisnis terdapat satu hal terpenting yang jangan pernah Anda melupakannya, yaitu “rasa malu”. Buanglah sejauh mungkin rasa malu Anda. Bagi sebagian target pasar Anda mungkin akan meminta sebuah pertemuan sebelum akan menjatuhkan pilihan untuk berbisnis dengan Anda atau sebagiannya yang lain mungkin akan lebih setuju untuk melakukannya dengan otomatis. Jangan menolak semua itu, akan tetapi lakukan saja.

Seperti apapun cara yang ingin Anda gunakan dalam “close the sale (menutup penjualan)”, Anda harus memberikan prospek Anda berupa informasi yang cukup tentang produk dari bisnis Anda dan buatlah mereka untuk menjadi percaya bahwa mereka masih dapat membeli dengan penuh keyakinan. Otomatisasi dari berbagai macam jenis informasi sebanyak yang Anda bisa, melalui halaman web, surat penjualan dan juga brosur, sehingga Anda dapat semakin memperluas pengaruh Anda dalam waktu yang lebih singkat.

7. Membuat penawaran tambahan.

Sebagian besar keuntungan Anda akan bisa didapat dari adanya penjualan tambahan yang dapat dengan mudah dilakukan terhadap pelanggan yang puas. Jika sejak di tahap awal Anda sudah membangun hubungan yang lebih baik dengan mereka dan mereka sudah mengetahui bahwa Anda dapat dipercaya. Maka Anda akan bisa dengan mudah memanfaatkan keadaan seperti ini untuk menciptakan produk yang dapat Anda tawarkan lagi kepada mereka sebagai suatu indikasi bahwa Anda masih bisa terus mendengarkan dan memberikan solusi sesuai dengan apapun kebutuhan mereka.

Anda harus menyadari bahwa klien untuk jangka panjang ini akan mampu memberikan stabilitas terhadap bisnis Anda, dan hal itu akan menjadikan Anda tidak perlu harus mengejar pelanggan baru secara terus-menerus. Belajar untuk membuat penawaran tambahan akan menjadikan perbedaan besar dalam keberlansungan dari bisnis Anda.

Nah, setelah beberapa langkah di atas sudah berhasil menempatkan Anda pada jalan yang lebih tepat untuk menarik pelanggan baru dan mendapatkan lebih banyak pendapatan. Maka Anda harus selalu ingat untuk tetap mengotomatisasikan sebanyak mungkin proses yang bisa Anda lakukan, dan jangan lupa untuk menawarkan produk-produk tambahan bagi pelanggan yang puas. Dengan demikian, maka Anda akan dengan sangat mudah bisa mendapatkan apa saja yang bisnis Anda inginkan.

 

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 0811-3444-910
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com