All posts by admin

25Apr/17

TIPS BAGAIMANA DALAM MENGUKUR KINERJA TIM MARKETING DAN SALES

Apakaha Anda memiliki marketing? Atau posisi yang berada di bawahnya yaitu sales? Yang menjadi ujung tombak utama dari kegiatan pemasaran dari bisnis Anda. Apabila Anda memiliki produk dengan kualitas yang bagus namun Anda memiliki tim marketing dan sales dengan kinerja yang terbilang masih kurang bagus, maka bisnis Anda bisa saja akan berakhir dengan sangat buruk, Anda hanya tinggal menunggu waktu saja.

Marketing dan sales tentunya sudah menjadi hal yang sangat penting dalam kegiatan pemasaran dari bisnis karena mereka adalah satu-satunya yang mamp untuk menghubungkan antara Anda dengan para pembeli (pelanggan). Bayangkan saja apabila tim marketing dan sales Anda kinerjanya sangat buruk, maka akibatnya adalah Anda akan semakin kehilangan para pembeli potensial atau Anda hanya akan mendapatkan jumlah pembeli yang sangat sedikit jauh dibawah apa yang menjadi prediksi Anda selama ini.

Tugas Marketing Dan Sales

Setidaknya Anda harus mengetahui perbedaan antara marketing dan sales sebelum akan memulai untuk menjalankannya. Seringkali orang menganggap bahwa kedua profesi itu adalah sama padahal antara marketing dan sales adalah dua profesi yang sangat berbeda. Tim marketing akan bekerja sebelum sebuah produk akan diluncurkan, bisa berhubungan dengan segala strategi yang nanti akan dilakukan. Tim marketing merupakan keseluruhan dari kegiatan bisnis, dimulai dengan merencanakan produk, menetapkan harga, berpromosi sampai kepada proses untuk mendistribusikan produk sedangkan sales hanya akan berfokus pada kegiatan penjualan produk. Baik itu adalah marketing maupun sales masing-masing memiliki peran penting dalam sebuah bisnis.

Tim marketing akan memberikan segala informasi tentang produk kepada para calon konsumen termasuk keunggulannya, apa saja manfaat dan fungsi dari produk. Sales selanjutnya akan bertugas untuk menyampaikan produk tersebut kepada para pembeli atau melakukan penjualan dengan para pembeli. Apabila Anda sudah menjalankan strategi marketing dan sales Anda masih kurang bagus kinerjanya, lalu bagaimana untuk mengukur kinerja mereka? Dan apakah kinerja tersebut sangat efektif terhadap perkembangan bisnis Anda?

Sebenarnya terdapat banyak sekali cara yang mumglom bisa untuk Anda lakukan bagaimana dalam mengukur kinerja para tim marketing dan sales. Dan berikut ini adalah beberapa cara bagaimana dalam mengukur kinerja dari tim marketing dan sales Anda :

1. Cara Mereka Dalam Mencapai Target Penjualan.

Penjualan merupakan salah satu alat dalam mengukur kinerja dari marketing dan sales yang dianggap bagus pada saat mereka mampu dalam mencapai target yang telah ditentukan sebelumnya. Sebelum mereka akan memulai aktivitas marketing tentunya Anda harus terlebih dahulu menetapkan target untuk penjualan. Target penjualan tersebut akan bisa Anda tetapkan bisa dalam waktu perbulan atau pertigabulan, bahkan juga selama enam bulan. Apabila Anda sudah menentukan target penjualannya, maka selanjutnya Anda bisa menurunkan target menjadi mingguan kemudian selanjutnya bisa menjadi harian. Anda juga bisa menetapkan target penjualan dengan cara menambahkan sekian persen dari penjualan periode sebelumnya.

Jika Anda sama sekali tidak memiliki target yang jelas tentunya akan semakin menyulitkan bagaimana dalam memastikan target penjualan apakah sudah tercapai atau belum, hal yang paling mudah dalam mengukur kinerja dari marketing dan sales adalah dari tercapainya target penjualan mereka yang nanti akan memberikan informasi tentang segala kegiatan marketing yang telah mereka lakukan sudah cukup efektif.

2. Ukur Akuntabilitas Marketing Dan Sales.

Pastikan bahwa Anda dan tim sales telah mengikuti seluruh proses penjualan yang ada, misalnya actual call dan effektif call.

• Actual call adalah kunjungan yang dilakukan oleh sales. Pastikan bahwa tim sales Anda telah mengunjungi semua toko, reseller atau pembeli yang sudah menjadi tanggungjawabnya.

• Effektif call yaitu toko, reseller atau pembeli yang melakukan transaksi. Idealnya adalah semua yang dikunjungi pada proses penjualan akan membeli dengan jumlah besar, namun pada kenyataannya dilapangan tidak semudah itu. Apabila proses penjualan diikuti dengan tepat maka kemungkinan untuk mendapatkan pembeli dan meningkatkan penjualan juga akan semakin bertambah besar karena proses penjualan akan semakin meningkatkan jumlah prospek.

3. Dokumentasikan Aktivitas dari Penjualan.

Dokumentasikan segala bentuk aktivitas dari penjualan akan semakin membantu Anda dalam memantau secara lebih detail tentang segala aktivitas sales dan marketing. Dengan cara  dokumentasi seperti ini maka Anda akan mendapatkan informasi tentang segala kegiatan yang sudah dilakukan, jumlah dan siapa saja yang nanti akan menjadi prospek, dan lain sebagainya. Data-data tersebut sangat penting bagi Anda. Anda bisa melihat apabila terdapat kegiatan yang tidak dilakukan oleh tim sales Anda. Anda juga bisa menggunakan data tersebut untuk menentukan bagaimana strategi marketing yang lebih tepat.

Nah, itulah beberapa hal yang harus Anda lakukan dalam mengukur kinerja dari tim marketing dan sales. Apakah Anda memiliki cara lain untuk menilai efektifitas kinerja dari marketing dan sales?

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 081-59417699
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com

22Apr/17

APAKAH ANDA SEORANG MARKETING ATAU HANYA SALES? APABILA MASIH BINGUNG MAKA INILAH PERBEDAAANNYA

Apabila Anda ditanya “apakah perbedaan antara sales dan marketing?” sebagian besar masyarakat pasti akan menjawab bahwa dua hal tersebut adalah sama atau bias juga sama persis (beda kata). Padahal sebenarnya kedua istilah tersebut memang sangatlah berbeda baik dari sisi pengertian maupun juga perkataan. Namun masyarakat seringkali menyalah artikan bahwa sales adalah marketing dan marketing adalah sama dengan sales, yaitu berjualan produk.

Padahal sebenarnya yang dimaksud dengan marketing adalah keseluruhan dari sistem kegiatan bisnis yang memang ditujukan untuk merencanakan produk, menetapkan harga, mempromosikan produk dan termasuk mendistribusikan produk  yang bertujuan untuk memuaskan para konsumen.

Sedangkan pengertian dari sales sebuah bentuk kegiatan yang hanya berfokus kepada penjualan produk, dan bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk dan berharap untuk memperoleh komisi dari penjualan tersebut. Semakin besar penjualan seorang sales maka akan semakin besar pula komisi yang nanti akan didapatkannya, dari dua pengertian diatas, sudah  sangat jelas bukan bahwa proses marketing termasuk yang lebih panjang dan lebih kompleks apabila dibandingkan dengan proses aktivitas kerja dari sales.

Secara umum dalam strategi marketing, terdapat 4P bahkan ada juga yang menambahkan sampai dengan 7P, yang terdiri dari :

1. Product (Produk).
2. Price  (Harga).
3. Place (Tempat).
4. Promotion (Promosi).
5. Process (Proses).
6. People (Orang).
7. Physical evidence (Bukti fisik).

Sedangkan sales hanya menjadi salah satu bagian dari promotion (promosi), sehingga sama sekali tidak memperhatikan faktor lain yang dapat menunjang pemasarannya.

Perbedaan selanjutnya dalam strategi marketing, para marketer atau pemasar selalu menjaga brand image product. Sehingga para konsumen yang memang memutuskan untuk membeli suatu produk karena sudah mengetahui kualitas dari produk dan image brand produk tersebut.

Sedangkan strategi yang akan dijalankan oleh seorang sales, mereka sama sekali tidak mementingkan untuk menjaga brand produk, namun yang terpenting adalah mereka menawarkan terhadap pasar dengan cara menginformasikan kelebihan produk, agar para konsumen semakin tertarik dan ingin membelinya. Dan yang lebih menarik lagi adalah seorang salesman tidak pernah memikirkan apakah konsumen merasa terpuaskan atau tidak, yang terpenting adalah produknya laku terjual dan target penjualan yang ditetapkan oleh perusahaan dapat terpenuhi.

Meskipun begitu, masih ada saja beberapa perusahaan yang menjadikan sales sebagai bagian dari marketing, namun tetap harus membedakan tugas kerja mereka masing-masing. Apabila marketing berfokus kepada perencanaan strategi pemasaran produk yang sesuai dengan 4P atau 7P yang merupakan bagian dari marketing mix, maka sales akan mulai bekerja setelah produk yang memang sudah siap untuk  dipasarkan. Jadi bisa dibilang bahwa marketing merupakan tim yang telah menyusun strategi pemasaran, sedangkan sales adalah tim pelaksananya.

Perbedaan antara sales dan marketing lainnya adalah, bahwa hubungan sales dengan para konsumen hanya sampai kepada proses transaksi jual beli, setelah itu sales tidak akan bertanggungjawab lagi untuk menjaga hubungan baik dengan para konsumen. Sedangkan hubungan marketing dan konsumen harus tetap terjaga dari mulai sebelum transaksi, sampai setelah transaksi untuk menjaga loyalitas dari para pelanggan.

Sebuah perusahaan tidak akan bisa berhasil dalam memenangkan persaingan pasar apabila hanya mengandalkan sales. Dan sales tidak akan bisa bekerja dengan baik jika apabila tanpa didukung dengan adanya strategi marketing yang baik.

Setiap perusahaan akan bisa melakukan penjualan, namun belum tentu setiap perusahaan mampu untuk merencanakan strategi pemasaran yang mampu memuaskan kebutuhan dan keinginan dari para konsumennya.

Nah, sudah tahu bedanya kan? Lalu sekarang, apakah Anda adalah termasuk pelaku bisnis yang lebih berjiwa marketing atau hanya sekedar berjiwa sales? Semoga bisa bermanfaat dan salam sukses untuk kita semua.

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 081-59417699
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com