All posts by admin

17Jan/19

PENGERTIAN DAN PENJELASAN TENTANG JENIS-JENIS BRANDING YANG HARUS DIKETAHUI SEORANG MARKETER

Kata branding yang sebenarnya berasal dari kata brand yang berarti adalah merek, sedangkan pengertian branding sendiri adalah tentang berbagai macam kegiatan komunikasi yang harus dilakukan oleh sebuah perusahaan dengan tujuan untuk membangun dan membesarkan sebuah merek agar bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas.

1. Komponen-komponen yang terdapat dalam Branding.

Komponen-komponen yang terdapat dalam branding adalah:

• Nama merek (brand).
• Logo brand (logo type, monogram, bendera perusahaan).
• Tampilan secara visual (desain produk, desain kemasan, desain seragam, dan lain sebagainya).
• Juru bicara (co-founder, maskot, tokoh perusahaan, orang-orang terkenal).
• Suara (lagu tematik, icon bunyi/nada).
• Kata-kata (slogan, tagline, jingle, akronim).

2. Beberapa jenis Branding.

• Personal Branding.

Personal branding merupakan suatu alat pemasaran yang paling banyak digunakan dengan cara mengangkat nama dari seorang publik figur, misalnya seorang artis, musisi, politisidan lain sebagainya. Dengan begitu, maka publik figur tersebut akan mendapatkan citra sesuai dengan yang diinginkan di mata masyarakat.

• Product Branding.

Bertujuan untuk mengarahkan dan mendorong agar para konsumen lebih memilih produk yang sedang di-branding dengan sedemikian rupa daripada produk-produk yang lain.

• Corporate Branding.

Tujuan utama dari corporate branding ini adalah untuk meningkatkan reputasi perusahaan dimata para konsumen dan calon konsumennya. Meliputi semua aspek-aspek perusahaan tersebut mulai dari produk/jasa yang ingin ditawarkan, sampai dengan kontribusi karyawan mereka terhadap masyarakat luas.

• Geographic Branding.

Bertujuan agar bisa memunculkan berbagai gambaran dari sebuah produk atau jasa ketika nama lokasi tersebut akan disebutkan oleh seseorang.

• Cultural Branding.

Bertujuan untuk mengembangkan reputasi tentang lingkungan dan orang-orang dari lokasi tertentu atau dari kebangsaannya.

3. Tujuan dan fungsi branding terhadap perkembangan perusahaan.

Setidaknya terdapat beberapa fungsi penting dari branding, yaitu:

• Sebagai pembeda dari brand-brand lainnya.

Produk yang sudah memiliki brand cukup kuat akan lebih mudah untuk dibedakan dengan brand dari merek-merek lainnya.

• Sebagai sarana untuk berpromosi dan sebagai daya tarik tersendiri.

Produk yang sudah memiliki brand yang lebih kuat akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para konsumen dan akan menjadi lebih mudah untuk dipromosikan kepada masyarakat luas.

• Membangun keyakinan, jaminan kualitas, citra, dan prestise perusahaan.

Fungsi utama dari branding adalah Untuk membentuk citra dari sebuarh merek, sehingga akan menjadikan sebuah produk lebih mudah untuk diingat-ingat oleh orang lain.

• Sebagai upaya untuk pengendalian terhadap pasar.

Brand yang lebih kuat akan menjadi lebih mudah digunakan untuk mengendalikan pasar, karena masyarakat juga telah mengenal, percaya, dan cukup mengingat brand Anda. Jika Anda merasa lebih tertarik untuk strategi-strategi marketing atau berupa pelatihan marketing lainnya, Anda bisa menghubungi kami via WhatsApp 0812-5298-2900 atau email ke groedu@gmail.com. Kami tunggu kabar baiknya dari Anda semua. Selamat mencoba dan semoga sukses.

15Jan/19

STRATEGI UNTUK MENJADI SEORANG MARKETING PROPERTI FREELANCE HANDAL

Perkembangan dunia bisnis dalam bidang properti di Indonesia untuk saat ini dan diperkirakan pada periode-periode mendatang akan menjadi sangat luar biasa cepatnya. Kita akan bisa melihat bahwa perkembangan investasi dalam bidang properti setiap tahun semakin meningkat nilainya. Jadi sangat tidak mengherankan jika banyak orang yang sudah berlomba-lomba untuk membeli properti untuk dijadikan sebagai salah satu investasi untuk masa depan. Tidak hanya di Indonesia saja, bisnis properti akan semakin terus meningkat nilainya hampir di seluruh dunia ini.

Momen-seperti inilah yang akan menjadikan para developer untuk terus berlomba-lomba dalam membuat properti dengan menawarkan lokasi yang lebih strategis dan berbagai fasilitas yang paling lengkap. Akan tetapi kebanyakan para developer properti tersebut begitu lemah dalam hal strategi pemasaran, memang produk propertinya cukup bagus, akan tetapi jika teknik pemasarannya terbilang masih kurang handal, properti tersebut akan semakin sulit untuk bia terjual. Apalagi properti bukanlah barang yang murah untuk dibeli, perlu adanya suatu keputusan yang lebih matang untuk bisa membelinya.

Dalam praktek sesungguhnya, pihak developer biasanya akan membuka kerja sama dengan banyak marketing properti agar bisnisnya bisa menjadi semakin berkembang pesat. Fenomena tersebut akan menjadi peluang baru, terutamanya adalah bagi para marketing properti freelance, Anda hanya perlu untuk melakukan kerja sama dengan para developer dan menentukan berapa besar komisi yang akan bisa didapatkan setiap terdapat unit yang terjual.

Berikut ini merupakan beberapa tips dari konsultan marketing agar bisa sukses untuk menjadi marketing properti freelance.

1. Mengupgrade pengetahuan tentang dunia marketing properti.

Sebelum Anda akan menjadi marketing properti freelance, setidaknya Anda harus meng upgrade terlebih dahulu pengetahuan dalam bidang properti. Terdapat banyak hal baru yang harus Anda ketahui, misalnya tentang status dokumen dari properti, untuk status tanah, akte jual-beli, sistem kredit bank, nilai investasi, dan masih banyak lagi yang lainnya. Sebenarnya Anda tidak perlu terlalu khawatir dengan semua pengetahuan di atas, karena biasanya para developer yang mengadakan training kepada para marketer mereka, terutamanya adalah bagi yang baru saja bergabung. Selain itu, Anda juga akan bisa datang ke beberapa event properti, karena di sana biasanya terdapat para pemateri-pemateri handal dalam bidang properti.

2. Membuat tampilan website yang lebih professional.

Dalam mendukung jangkauan pemasaran yang jauh lebih luas lagi, marketing properti seharusnya memiliki sebuah website yang akan dikelola secara lebih profesional. Tampilan website akan menjadi satu nilai tambah utama, karena untuk saat ini bisa dijadikan sebagai salah satu modal paling utama untuk membuat para calon konsumen mempercayainya. Selain itu, Anda juga bisa memberikan beberapa artikel-artikel yang berhubungan langsung dengan dunia properti agar para pengunjung yang datang ke website Anda bisa semakin lebih banyak. Jika Anda tidak terlalu mahir dalam membuat website dengan lebih profesional, maka Anda bisa menyerahkan semuanya kepada seorang web developer.

3. Mempelajari tehnik SEO.

Setelah memiliki website, maka langkah selanjutnya adalah dengan cara melakukan strategi optimasi SEO (Search Engine Optimization) agar website Anda berada pada halaman satu pada mesin pencarian. Dengan berada pada posisi paling puncak, maka nantinya akan terdapat banyak sekali pengunjung yang akan datang ke website Anda, sehingga tingkat konversi dari properti yang sudah Anda jual akan menjadi semakin lebih tinggi.

4. Membuat proposal untuk ketentuan-ketentuan kerja sama.

Jika Anda memiliki website yang sebelumnya sudah memiliki nilai jual yang lebih tinggi, maka Anda akan bisa menawarkan kerja sama dengan pihak developer dengan cara memberikan proposal kerja sama. Ceritakanlah bahwa website Anda cukup potensial untuk para calon pembeli properti, jika memang dirasa sangat perlu, maka berikan data-datanya secara lebih lengkap tentang berapa visitor hariannya dan juga beberapa data-data pendukung lainnya. Jangan hanya terpaku pada satu developer saja, namun masukkan proposal-proposal tersebut kepada developer properti lainnya, sehingga nantinya akan terdapat banyak sekali pilihan bagi para calon pembeli properti tersebut.

5. Menggunakan strategi Email marketing.

Menawarkan produk properti menggunakan email tentu saja akan menjadi lebih bisa untuk mendekatkan secara personal, selain itu Anda juga bisa menjalin hubungan yang lebih baik dengan para calon pelanggan dan biaya email marketing akan menjadi jauh lebih murah. Tentu saja persyaratan utamanya adalah Anda harus memiliki email customer. Cara untuk mendapatkannya juga cukup mudah, Anda bisa membuat form khusus untuk buku tamu bagi para visitor website Anda untuk memasukkan data diri dan juga email. Berikanlah bonus kepada para visitor yang sudah mengisinya dengan e- book yang lebih menarik dan bermanfaat agar lebih banyak orang yang mengisi. Bisa juga Anda memberikan newsletter bulanan kepada para visitor yang sudah mengisi alamat emailnya.

6. Miliki kemampuan dalam bernegosiasi.

bernegosiasi dalam dunia bisnis sangat wajib untuk dikuasai. Karena proses negosiasi sama ibaratnya seperti sebuah permainan yang tujuannya adalah untuk mendapatkan kesepakatan terbaik antar kedua belah pihak, di mana salah satu pihak yang tidak ada adalah yang dirugikan dalam keputusan tersebut. Untuk menjadi negosiator yang paling handal, Anda perlu untuk memiliki jam terbang yang lebih tinggi.

7. Tetap bersabar dan lebih tekun dalam berusaha.

Selalu bersabar dan lebih tekun lagi dalam berusaha bukan hanya sekedar kata-kata yang mudah untuk diucapkan. Namun, Anda juga harus bisa menahan rasa emosi di waktu yang lebih sulit, tidak mudah mengeluh dan merasa putus asa. Lebih tekun berarti tidak mudah putus asa dan selalu bersemangat walau bagaimanapun keadaannya. Apalagi untuk bisnis yang sedang dijalankan adalah bidang properti, tidak bisa calon pembeli datang langsung deal terhadap penawaran dari Anda, membutuhkan keputusan yang lebih matang untuk sebuah jawaban. Sehingga kesabaran dan ketekunan Anda dalam meyakinkan konsumen merupakan salah satu tips sukses dalam menjadi seorang broker properti.

Jika Anda merasa lebih tertarik untuk strategi-strategi marketing atau berupa pelatihan marketing lainnya, Anda bisa menghubungi kami via WhatsApp 0812-5298-2900 atau email ke groedu@gmail.com. Kami tunggu kabar baiknya dari Anda semua. Selamat mencoba dan semoga sukses.