images (4)

Selamat datang di e-learning Managemen Distribusi

Tidak terasa sudah 30 tahun kami bergerak di bidang manajemen distribusi dengan segala  rintangan dan tantangan. Pada akhirnya lahirlah Groedu International Consultant pada tahun 2005 dengan para klien yang bergerak sebagai Principal maupun Distributor dalam praktek-praktek pemasaran dan distribusi produk. Groedu mulai menyediakan layanan konsultasi dan training yang sangat terbatas dengan tim yang tidak gemuk, sebab tidak banyak praktisi-akademisi bisa melebur dalam penanganan konsultasi khususnya, sehingga kami mengalami kesulitan yang cukup lama dalam melayani klien yang beragam dengan lokasi semakin meluas.

Kekurangan ini semakin kami rasakan sejak didirikannya perusahaan sekelas dealer yang khusus dalam software accounting, software Distribusi, software manufacturing, software Pay Roll & HRD dan software Komunikasi-promosi yang merupakan group Groedu. Semakin lebarlah cakrawala kami, bahwa dengan dua perusahaan tersebut kami semakin kurang bisa melayani perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi. Sebab ternyata kebutuhan klien tidak sekedar dalam manajemen distribusi atau software, tetapi pada kebutuhan SDM yang cukup mumpuni di bidang distribusi, seperti Manager operasional, Sales manager, Sales supervisor bahkan SDM lini-depan seperti Salesman, collector dan SPG. Sedangkan persediaan tenaga-tenaga tersebut makin terbatas dari hari ke hari, sehingga memunculkan ide pada kami untuk membantu para klien secara lebih luas dalam pengembangan SDM dalam bentuk pembelajaran jarak jauh.

Ide kami sebenarnya sangat sederhana yakni, untuk pengembangan SDM di bidang distribusi tidak hanya kami yang akan memberikan. Tetapi kami mengharapkan peran serta para praktisi, akademisi, pemilik perusahaan dan pemilik distributor dalam pengembangan keilmuan manajemen distribusi ini. Dengan begini diharapkan ilmu distribusi semakin berkembang melalui kajian dan pemecahan kasus-kasus riil yang terjadi di lapangan tanpa meninggalkan teori-teori yang sudah ada.

Presiden Joko Widodo telah mencanangkan untuk fokus memperbaiki transportasi laut dan potensi kemaritiman Indonesia. Kondisi geografis Indonesia yang 2/3 wilayahnya adalah laut, ditambah dengan kurangnya perhatian terhadap pembangunan infrastruktur perhubungan laut menyebabkan pembangunan ekonomi dan perkembangan perdagangan di wilayah-wilayah Timur Indonesia relatif lebih lambat dibandingkan di Pulau Jawa dan Sumatra. Akibat umumnya adalah harga-harga komoditas dan produk fisik di wilayah-wilayah tersebut lebih tinggi.

Apabila rencana Presiden Jokowi jadi diwujudkan, tidak tertutup kemungkinan ilmu manajemen distribusi semakin dibutuhkan di seluruh Tanah Air. Saat itu berlaku, sistem pembelajaran paling efektif untuk diterapkan dalam rangka penyebarluasan ilmu manajemen distribusi adalah pembelajaran elektronik jarak jauh memanfaatkan Internet dan teknologi informasi (e-learning). Tantangan terbesar kami saat ini dalam memanfaatkan peluang ini adalah membangun organisasi dari orang-orang yang cakap sekaligus memiliki passion untuk mengelola sistem pendidikan online  yang menyampaikan manfaat-manfaat TERBAIK dalam bidangnya.

Oleh karena itu kami menawarkan peluang kepada para praktisi, pengusaha dan akademisi untuk bergabung bersama kami mengembangkan e-learning ini.

Visi e-learning -> “Menjadi e-learning bidang manajemen distribusi, serta keilmuan pelengkap lainnya yang pertama dan terbesar di Indonesia dengan menjadi tolok ukur atau acuan industri-industri bidang produk dan jasa di Indonesia maupun mancanegara”

Misi e-learning -> “Menjadikan sumberdaya khususnya kaum praktisi, pengusaha dan akademisi bisa terlibat dalam aktivitas ini, sehingga mendapatkan manfaat untuk perkembangan bisnis maupun karir pribadi secara berkesinambungan.”

Untuk itu bapak/ibu dapat mendaftarkan diri segera di situs ini www.groeduacademy.com untuk segera terlibat dalam membesarkan e-learning ini yang merupakan milik kita secara bersama demi perkembangan manajemen distribusi di Indonesia.

Apa yang bisa kita lakukan ketika join di situs www.groeduacademy.com ?

Bapak/ ibu bisa menjadi pengelola situs ini sesuai kemampuan di bidang masing-masing layaknya mengelola sebuah universitas, seperti pengelola perpustakaan, admission, dosen, fotografer, desainer, serta lain-lain kebutuhan universitas on line. Atau bapak/ibu bisa sebagai konsultan, trainer/tutor, penulis, pencetak kasus-kasus distribusi yang cukup berbobot, maupun sebagai mahasiswa yang ber-sertificate, yang nantinya bisa digunakan sebagai refrensi di dunia kerja. Manfaat ini akan sangat terasa apabila bapak/ibu, saudara-i memposisikan sebagai mahasiswa sehingga sertificate yang didapat bisa menjadi refrensi pada perusahaan dimana kita bekerja, baik di perusahaan FMCG (Fast Moving consumenr good) atau perusahaan sejenis lainnya yang bergerak dalam bidang distribusi.

Aktivitas-aktivitas yang sangat beragam di bidang manajemen distribusi serta ilmu pelengkapnya dapat didokumentasikan dalam bentuk video, foto, tulisan/artikel, tulisan buku, ceramah-ceramah yang terekam serta lainnya, sehingga kepakaran bapak/ibu dalam bidang manajemen distribusi benar-benar ternyatakan dalam dokumen-dokumen tersebut, yang nantinya bisa menjadi bahan ajar mengajar yang sangat luar biasa.

Dari aktivitas tersebut di atas tentunya bapak ibu layaknya sebagai seorang author (apabila bapak ibu sebagai kontributor) yang setiap semester akan mendapatkan Royalty fee yang besarnya tidak terbatas tergantung dari besar kecilnya peserta di situs ini. Sedangkan untuk pengembangan percobaan situs ini kami membutuhkan donasi awal sebesar Rp 1.000.000,- (Satu juta rupiah) per mahasiswa dengan kompensasi bagi mahasiswa akan mendapatkan buku ajar Manajemen Distribusi dalam bentuk e-book sebanyak 15 materi yang bisa di-down load di situs ini. Kemudian submmit form ujian dengan bebas dipilih oleh seorang mahasiswa dan sertificate setelah lulus ujian.

100 Mahasiswa awal yang mendaftar, selain mendapatkan materi e-book sebanyak 15, akan mendapatkan e-book free berikutnya yang berkaitan dengan  :  Negotiation, Market Intelligence, Lounching New Product, Basic Distributorship Management, Sales Force Territory Management, Management Account Receivable, Management data base customer, Management kantor cabang, Supervisory Management, Managerial skill, yang bisa di-download secara berkala sampai dengan penyempurnaan situs ini. Serta soal-soal ujian, yang membuat mahasiswa mahir secara keterampilan dan knowledge dibidang manajemen penjualan dan distribusi.

Mahasiswa yang mengikuti tidak kami batasi dari lulusan apa, minimal SLTA, dan yang penting pada saat ini sedang menggeluti bidang distribusi di perusahaan, di usaha masing-masing, atau belum ada usaha sama sekali, setatus sebagai mahasiswa, dosen, atau lain-lain. Pada tahap awal percobaan ini kami membutuhkan 100 orang yang bisa membantu pengembangan situs ini.

Setelah menjadi mahasiswa bapak/ibu memperoleh kesempatan untuk berkontribusi lebih lanjut di situs ini seperti penawaran kami di muka, baik sebagai trainer/tutor, konsultan, dosen maupun pencipta artikel dan kasus-kasus distribusi di situs ini. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi groedu@gmail.com

 

 

07Nov/17

MENGATASI PERMASALAHAN MARKETING LEBIH PENTING MANA ANTARA PROBLEM SOLVING ATAU PROBLEM FRAMING?

Percakapan antara seorang sales engineer dari sebuah perusahaan pelumas dengan kliennya tentang permintaan jenis pelumas terbaru. Sales engineer berkata: “Saya dapat permintaan dari Bapak tentang pelumas baru, apakah benar?”

Klien: “Iya , memang betul, kami akan membuat produk baru. Namun karena mesin kami tidak dirancang untuk membuat produk baru tersebut, jadinya kami perlu pelumas yang lebih handal untuk mesin kami.”

Sales engineer: “Mengapa perusahaan Bapak tidak membeli mesin yang hanya khusus untuk produk baru tersebut?”

Klien: “Karena sampai saat ini tidak ada produsen yang bisa membuat mesin yang benar-benar sesuai untuk produk baru kami tersebut.”

Dari pembicaraan tersebut dapat disimpulkan bahwa: akar dari permasalahan sebenarnya, apakah perusahaan perlu dan membutuhkan pelumas jenis baru ATAU perusahaan yang perlu cara baru untuk membuat produk baru?

PREVIEW-problem-solving-techniques-624x426Dalam praktek sebenarnya dan tentang literatur manajemen, kemampuan untuk memecahkan permasalahan (problem solving) telah lama diakui sebagai sebuah karakteristik terpenting yang berperan aktif bagi kesuksesan dari seorang manajer atau seorang pemimpin perusahaan. Berbagai modul-modul pelatihan telah dirancang secara khusus hanya untuk melatih kemampuan para manajer dan pemimpin bisnis agar bisa memiliki kemampuan dalam memecahkan permasalahan, dan diharapkan juga untuk solusi dari permasalahan tersebut agar bisa menjadi sumber dari lahirnya ide-ide dan inovasi terbaru.

Karena begitu pentingnya kemampuan dalam memecahkan permasalahan tersebut, maka banyak orang yang mengabaikan satu aspek lagi yang juga tidak kalah pentingnya (bahkan pada beberapa konteks menjadi jauh lebih penting) dari pemecahan masalah, yaitu kemampuan dalam perumusan masalah (problem framing). Perumusan masalah yang lebih menekankan tentang betapa pentingnya di awal untuk mendefinisikan secara lebih jelas tentang permasalahan yang sebenarnya ingin dipecahkan, sebelum semuanya terjun dan berupaya untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut.

Dalam artikelnya di MIT Sloan Management Review edisi Summer 2016, Albrecht Enders dan tim telah menunjukkan hasil risetnya terhadap lebih dari 250 manajer senior perusahaan multinasional dalam kurun waktu antara tahun 2013-2015. Para manajer ini sebenarnya berasal dari Australia, Brasil, UEA, Finlandia, Jerman, Hong Kong, Jepang, Afrika Selatan, Singapura, AS, dan lain-lain, sehingga dianggap sangat cukup dalam mewakili keragaman konteks situasional dari bisnis dari berbagai belahan dunia.

Hasil riset Enders dan tim, menunjukkan bahwa saat mereka dihadapkan pada konteks permasalahan yang jauh lebih kompleks, maka mayoritas dari manajer senior tersebut secara tersistematis akan membatasi alternatif dan kriteria dari pemilihan opsi yang sudah tersedia, yaitu rata-rata dari ukuran grid berupa keputusan antara 4 sampai 10 (opsi x kriteria) saja dan bahkan beberapa dari kriteria tersebut terdapat yang saling tumpang tindih, bukan sangat murni dari dua kriteria yang berbeda. Misalnya mereka sebutkan terdapat kriteria “tanggungjawab” dan kriteria “akuntabilitas”, padahal kedua kriteria tersebut pada esensinya adalah sama, jadi sebenarnya hanya ada satu kriteria.

Jadi intinya adalah untuk bisa mendapatkan pemikiran yang “out of the box/ keluar dari kotak” dan keputusan yang jauh lebih optimal, maka ukuran dari grid keputusan harusnya lebih diperluas lagi. Melingkupi sebanyak mungkin opsi, dan juga untuk kriteria pemilihan harus lebih kaya dan tidak sampai tumpang tindih. Dari sinilah peranan dari kemampuan dalam hal perumusan permasalahan menjadi esensial, sehingga para manajer tidak sampai terburu-buru dalam mencari solusi dengan framing yang terlalu sempit di awalnya.

Yang boleh jadi tidak terpikirkan sebelumnya adalah jika manajer akan terjun langsung untuk terus berupaya dalam mencarikan solusinya. Perumusan masalah memang menjadi bagian penting dalam rangkaian proses pencarian solusi, seperti ungkapan Einstein: “If I were given one hour to save the planet, I would spend 59 minutes defining the problem and one minute resolving it (Jika saya diberikan waktu hanya satu jam untuk menyelamatkan planet ini, maka saya akan menghabiskan 59 menit untuk menentukan masalahnya dan satu menit untuk menyelesaikannya)”.
 

 

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 0811-3444-910
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com

 

04Nov/17

LEBIH PENTING MANA ANTARA PENCATATAN KEUANGAN ATAU HASIL PENJUALAN BISNIS?

Sebagai seorang pengusaha, pastinya Anda menginginkan agar usaha Anda bisa sukses. Dan salah satu tolak ukur dari kesuksesan sebuah usaha adalah dengan memiliki angka penjualan produk yang sangat tinggi. Tentunya hal ini begitu didambakan oleh para pengusaha. Agar bisa mendapatkan angka penjualan yang sangat tinggi, maka banyak hal yang harus Anda perhatikan. Mulai dari melakukan pemasaran, membangun dan memperluas jaringan sampai dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Karena terlalu banyaknya pekerjaan yang harus Anda lakukan untuk meningkatkan angka penjualan, terkadang sesekali Anda melupakan tentang satu hal lain yang sangat penting, yaitu tentang pencatatan keuangan dari usaha Anda.

Contoh-Pembukuan-Keuangan-Untuk-Usaha-Kecil-horzBanyak diantara pengusaha yang mengira bahwa dengan memiliki angka penjualan produk yang sangat tinggi, maka akan semakin tinggi pula keuntungan yang akan mereka dapatkan. Namun Sayangnya pemikiran tersebut belum tentu benar sepenuhnya. Memang benar, dengan memiliki angka penjualan yang tinggi itu berarti bahwa Anda akan mendapatkan omzet atau pemasukan yang sangat besar. Namun, omzet bukan berarti benar-benar sebuah keuntungan usaha. Keuntungan baru akan bisa Anda dapatkan, pada saat pemasukan dari usaha penjualan produk Anda telah dikurangi biaya produksi dan biaya-biaya lainnya yang telah Anda keluarkan untuk menjual produk Anda. Omzet yang terlalu tinggi, namun dengan pengeluaran untuk produksi dan penjualan juga sangat tinggi, maka yang terjadi adalah Anda tidak akan mendapatkan untung. Bahkan mungkin saja Anda bisa mengalami kerugian. Oleh karena itulah, Anda membutuhkan pencatatan keuangan dari usaha Anda.

Setiap usaha yang dijalankan, pastinya akan memiliki pemasukan dan pengeluaran dalam bentuk transaksi bisnis. Setiap transaksi keuangan tersebut idealnya harus memiliki bukti-bukti sebagai bentuk pencatatan. Pada awal memulai usaha, biasanya pemiliklah yang akan mencatat seluruh transaksi tersebut. Akan tetapi apabila usaha sudah mulai berkembang pesat, maka pengusaha pun akan semakin kewalahan dalam mengatur hal tersebut.

Banyak diantara pengusaha yang semakin terlena dengan angka-angka penjualan yang terlalu tinggi, kemudian mereka akan mulai laru dalam mengesampingkan tugas untuk pencatatan keuangan usaha. Padahal pencatatan keuangan usaha juga sama pentingnya dengan memiliki angka penjualan yang sangat tinggi. Dengan memiliki sistem pencatatan keuangan yang lebih tepat dan akurat, maka Anda akan dapat menghitung dan mengontrol berbagai biaya-biaya yang telah dikeluarkan untuk menjual produk Anda.

Pencatatan keuangan usaha yang akurat akan semakin memungkinkan bagi Anda untuk merancang sebuah strategi penjualan yang benar-benar tepat dan tetap efisien. Sehingga, biaya pemasaran dan penjualanpun akan dapat semakin ditekan dan keuntunganpun akan bisa Anda dapatkan.

Mengapa pencatatan keuangan dari usaha begitu penting?

Terdapat beberapa alasan penting mengapa pencatatan keuangan dari usaha begitu penting untuk dilakukan oleh seorang pengusaha. Diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Digunakan sebagai alat utama dalam pengambilan keputusan yang tepat.

Dengan melihat perkembangan keuangan dari waktu ke waktu, maka kita akan dapat meninjau apakah sangat perlu untuk berinvestasi tentang alat produksi, fokus pada marketing, atau membuat keputusan yang lebih strategis lainnya berdasarkan bagaimana kondisi keuangan usaha saat ini.

2. Untuk memenuhi kewajiban sebagai warga negara yang baik.

Yaitu dengan jalan melaporkan hasil pajak usaha terhadap kantor pajak. Perhitungan pajak memang didasarkan pada laporan keuangan usaha yang telah didapatkan dari neraca dan laporan laba rugi.

3. Laporan keuangaan yang dapat digunakan sebagai dasar utama untuk menentukan kelayakan dari usaha.

Untuk mendapatkan bantuan atau tambahan modal dari pihak lain seperti: perbankan atau investor. Hal ini dikarenakan laporan keuangan akan menunjukkan tingkat kesehatan atau tidaknya kondisi keuangan perusahaan.

Pentingnya pembukuan dalam bisnis ini juga harus didukung dengan pengetahuan dari si pengusaha itu sendiri. Namun, karena tidak semua orang bisa membuat laporan keuangan yang baik, maka hal itu akan menjadi sebuah kendala tersendiri. Terlebih lagi apabila pembukuan tersebut masih dilakukan secara manual, berkecimpung dengan berbagai tumpukan kertas, kalkulator, akan menjadikan Anda terpaksa harus mengisi kolom-kolom transaksi, serta harus lebih teliti dalam mencatat data keuangan yang penting-penting dari laporan. Tentu saja hal ini akan semakin menghabiskan banyak waktu dan tenaga Anda bukan? Belum lagi dengan adanya berbagai resiko dari human error dalam melakukan kalkulasi.

Lalu apa yang harus dilakukan agar bisa mengatasinya?

Solusi terbaik agar bisa mengatasi berbagai permasalahan tersebut adalah dengan jalan menggunakan software akuntansi. Software akuntansi ini merupakan salah satu tools terbaik yang banyak dibutuhkan oleh para pengusaha untuk mengolah data dan menyajikan informasi dengan lebih cepat dan akurat. Dalam perkembangannya, software akuntansi tidak hanya sekedar berfungsi untuk mencatat transaksi akuntansi saja, namun juga untuk menyediakan berbagai macam fitur seperti business dashboard yang dapat membantu para pengusaha dalam mengetahui tentang bagaimana kondisi usahanya secara lebih cepat.

Dengan menggunakan software akuntansi, yang nantinya akan menjadikan pencatatan semakin lebih mudah, teratur, dan untuk memberikan hasil yang jauh lebih akurat. Tidak hanya semata-mata untuk menghindari kesalahan dari kalkulasi, namun juga untuk memberikan tinjauan secara menyeluruh terhadap kinerja bisnis. Dan yang terpenting lagi adalah Anda tidak perlu lagi harus menjadi seoarng ahli akuntansi terlebih dahulu untuk bisa membuat laporan keungan dari usaha milik Anda.

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 0811-3444-910
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com